Loperamide 2 mg 10 Tablet First Medifarma
Rp16.500
Per STRIP
Dijamin Orisinal
Tiba dalam 1 Jam
Diskon Ongkir Deskripsi
Loperamide Tablet bermanfaat untuk meredakan diare.
Loperamide bekerja dengan cara memperlambat gerakan usus. Dengan begitu, frekuensi buang air besar bisa berkurang dan feses menjadi lebih padat saat keluar. Namun, perlu diingat bahwa loperamide hanya dapat mengurangi gejala diare dan tidak bisa menyembuhkan penyebab yang mendasari terjadinya diare.
Golongan
Obat resep
Kategori
Antidiare
Komposisi
1 tablet berisi loperamide HCl 2 mg
Digunakan oleh
Dewasa dan anak-anak usia ≥2 tahun
Kategori C: Studi pada binatang percobaan memperlihatkan adanya efek samping terhadap janin, tetapi belum ada studi terkontrol pada wanita hamil.
Obat hanya boleh digunakan jika besarnya manfaat yang diharapkan melebihi besarnya risiko terhadap janin.
Loperamide dapat terserap ke dalam ASI. Obat ini tidak boleh dikonsumsi selama menyusui.
Bentuk obat
Tablet salut selaput
Kemasan
Strip @ 10 tablet
Pabrik/Manufaktur
First Medipharma Indonesia
No. BPOM
GKL0507116517A1
Hal yang Harus Diperhatikan
- Jangan mengonsumsi Loperamide Tablet bila Anda alergi terhadap obat ini. Beri tahu dokter tentang riwayat alergi yang Anda miliki.
- Jangan memberikan Loperamide Tablet pada anak-anak usia di bawah 2 tahun karena dapat menyebabkan efek samping serius.
- Jangan mengonsumsi minuman beralkohol selama menjalani pengobatan dengan Loperamide Tablet.
- Jangan mengonsumsi Loperamide Tablet jika Anda mengalami sakit perut tanpa diare, konstipasi, atau kolitis ulseratif (akut).
- Beri tahu dokter jika Anda mengalami diare dengan BAB berdarah atau berlendir, terlebih jika disertai dengan demam. Loperamide Tablet tidak ditujukan untuk mengatasi diare akibat disentri, infeksi bakteri, atau akibat penggunaan antibiotik.
- Beri tahu dokter jika Anda menderita HIV/AIDS, penyakit liver, gangguan irama jantung (aritmia), atau glaukoma.
- Jangan mengemudikan kendaraan atau melakukan aktivitas yang membutuhkan kewaspadaan setelah mengonsumsi Loperamide Tablet, karena obat ini dapat menimbulkan pusing.
- Beri tahu dokter jika Anda sedang menggunakan obat lain, termasuk suplemen dan produk herbal, untuk mengantisipasi interaksi obat.
- Beri tahu dokter bila Anda sedang hamil, menyusui, atau sedang merencanakan kehamilan.
- Segera ke dokter jika muncul reaksi alergi obat atau efek samping yang serius setelah mengonsumsi loperamide.
Dosis dan Aturan Pakai Loperamide Tablet
Berikut adalah dosis umum loperamide untuk mengatasi diare akut berdasarkan usia pasien:
- Dewasa: 4 mg setelah buang air besar (BAB). Dosis dapat ditambah 2 mg lagi jika masih diare, maksimal 8 mg per hari.
- Anak-anak usia 6-8 tahun: 2 mg setelah BAB. Dosis dapat ditambah 1 mg lagi jika masih diare, maksimal 4 mg per hari.
- Anak-anak usia 9-11 tahun: 2 mg setelah BAB. Dosis dapat ditambah 1 mg lagi jika masih diare, maksimal 6 mg per hari.
Cara Mengonsumsi Loperamide Tablet dengan Benar
Ikuti anjuran dokter dan baca petunjuk penggunaan yang tertera pada kemasan sebelum mengonsumsi Loperamide Tablet. Jangan menambah dosis tanpa anjuran dokter, karena hal ini bisa berakibat fatal.
Telan Loperamide Tablet secara utuh dengan segelas air. Jangan membelah, mengunyah, atau menghancurkannya.
Minum banyak air atau cairan yang mengandung elektrolit untuk mengganti cairan tubuh yang hilang saat Anda mengalami diare. Konsultasikan dengan dokter jika muncul gejala dehidrasi.
Hentikan penggunaan Loperamide Tablet dan temui dokter jika diare tidak membaik dalam 2 hari atau muncul gejala dehidrasi.
Simpan Loperamide Tablet di tempat kering yang terhindar dari paparan sinar matahari langsung. Jauhkan obat dari jangkauan anak-anak.
Interaksi Loperamide Tablet mg dengan Obat Lainnya
- Peningkatan risiko terjadinya overdosis loperamide yang dapat menyebabkan komplikasi fatal, seperti henti jantung mendadak, jika digunakan bersama cimetidine, ranitidine, diltiazem, erythromycin, ketoconazole, atau spironolactone
- Peningkatan risiko terjadinya gangguan irama jantung yang fatal jika digunakan bersama obat yang dapat memanjangkan interval QT, seperti amiodarone atau kina
- Peningkatan risiko terjadinya efek samping obat desmopressin oral
Efek Samping dan Bahaya Loperamide Tablet
Efek samping yang bisa terjadi setelah mengonsumsi Loperamide Tablet antara lain:
- Sembelit
- Pusing
- Kantuk
- Kram perut
- Mual
Lakukan pemeriksaan ke dokter jika efek samping di atas tak kunjung reda atau memburuk. Segera ke dokter bila terjadi reaksi alergi obat atau efek samping yang lebih serius, seperti:
- Diare berdarah atau berair (tidak berampas)
- Nyeri perut atau kembung
- Diare yang semakin parah
- Jantung berdebar atau terasa seperti bergetar, sesak napas, dan rasa seperti akan pingsan