Mytaderm Krim 5 gr
Rp19.900
Per TUBE
Dijamin Orisinal
Tiba dalam 1 Jam
Diskon Ongkir Deskripsi
Mytaderm Krim 5 gr bermanfaat untuk mengatasi masalah kulit, seperti eksim dan dermatitis.
Mytaderm Krim 5 gr bekerja dengan cara menghidupkan senyawa-senyawa alami yang berguna untuk meredakan gejala iritasi, pembengkakan, dan kemerahan pada kulit.
Golongan
Obat resep
Kategori
Obat Antiradang
Komposisi
Betametason (valerat) 0,1 %, neomisin sulfat 0,5 %
Digunakan oleh
Usia 12 tahun ke atas
Kategori C: Studi pada binatang percobaan memperlihatkan adanya efek samping terhadap janin, namun belum ada studi terkontrol pada wanita hamil. Obat hanya boleh digunakan jika besarnya manfaat yang diharapkan melebihi besarnya risiko terhadap janin.
Belum diketahui apakah Mytaderm Krim 5 gr dapat terserap ke dalam ASI atau tidak. Bila Anda sedang menyusui, jangan menggunakan obat ini tanpa berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter.
Bentuk obat
Krim
Kemasan
Tube @ 5 gr
Pabrik/Manufaktur
Pharmalab
No. BPOM
DKL9910706029A1
Hal yang Perlu Diperhatikan
- Jangan menggunakan Mytaderm Krim jika Anda menderita diabetes, kelainan sistem kekebalan tubuh, aliran darah buruk, gangguan ginjal, gangguan hati, infeksi kulit, psoriasis yang cukup luas, rosacea, atau jerawat.
- Jangan memberikan Mytaderm Krim kepada anak berusia di bawah 12 tahun tanpa petunjuk dari dokter.
- Pemakaian Mytaderm Krim jangka panjang dan berlebihan bisa meningkatkan risiko gangguan kelenjar adrenal, terutama pada anak-anak.
- Mytaderm Krim hanya untuk digunakan pada kulit, apabila terkena mata, hidung, mulut, atau kulit yang mengalami luka, segera bilas dengan air.
- Beri tahu dokter jika Anda sedang mengonsumsi obat-obatan lainnya, termasuk suplemen, atau obat herbal.
- Sebelum menjalani operasi, termasuk operasi gigi, informasikan kepada dokter jika sedang menggunakan Mytaderm Krim.
- Segera ke dokter jika terjadi reaksi alergi obat atau overdosis setelah menggunakan Mytaderm Krim.
Dosis dan Aturan Pakai Mytaderm Krim
Oleskan tipis-tipis pada kulit yang bermasalah 1-3 kali sehari atau sesuai petunjuk dokter.
Cara Menggunakan Mytaderm Krim dengan Benar
Baca petunjuk pada kemasan obat dan mengikuti anjuran dokter dalam menggunakan Mytaderm Krim. Jangan menambahkan atau mengurangi dosis tanpa berkonsultasi dulu dengan dokter. Jangan menggunakan obat ini pada wajah, ketiak, atau selangkangan, kecuali dianjurkan oleh dokter.
Cuci dan bersihkan tangan sebelum memakai Mytaderm Krim. Bersihkan dan keringkan area kulit yang mengalami peradangan. Oleskan Mytaderm Krim pada area tersebut dan gosok secara perlahan-lahan. Jangan ditutup dengan perban, kain, atau penutup, kecuali disarankan dokter.
Cuci tangan sampai bersih setelah selesai mengoleskan obat. Hindari mengoleskan Mytaderm Krim pada daerah sekitar mata, hidung, dan mulut. Jika obat mengenai daerah-daerah ini, maka bilas dengan air yang banyak.
Jangan memakai Mytaderm Krim untuk daerah kulit yang mengalami infeksi. Mytaderm Krim hanya boleh dioleskan pada kulit yang terinfeksi jika digunakan bersama obat-obatan yang mengandung antibiotik atau antijamur. Diskusikan dengan dokter mengenai pemakaian Mytaderm Krim untuk kulit yang terinfeksi.
Jika ingin menggunakan produk pelembap kulit, sebaiknya digunakan sebelum mengoleskan Mytaderm Krim. Setelah menggunakan pelembap kulit, tunggu sekitar 10-15 menit agar zat pelembap diserap oleh kulit. Pastikan kondisi kulit tidak licin saat akan mengoleskan Mytaderm Krim pada kulit yang meradang.
Jika lupa menggunakan obat ini, disarankan untuk segera melakukannya begitu ingat, jika jeda dengan jadwal penggunaan berikutnya belum terlalu dekat. Jika sudah dekat, abaikan dan jangan menggandakan dosis.
Interaksi Mytaderm Krimdengan Obat Lain
Belum ada data terkait mengenai interaksi obat jika Mytaderm Krim digunakan bersamaan dengan obat lain. Agar aman, konsultasikan ke dokter sebelum menggunakan Mytaderm Krim bersamaan dengan obat lain.
Efek Samping dan Bahaya Mytaderm Krim
Efek samping di bawah ini jarang terjadi. Namun, segera hentikan pemakaian obat dan hubungi dokter jika Anda mengalaminya.
- Iritasi kulit
- Kulit kering, kemerahan, gatal, dan panas
- Bengkak
- Ruam
- Benjolan yang disertai nanah