Promedex Sirup 60 ml

Rp67.200

Per BOTOL

Dijamin Orisinal
Tiba dalam 1 Jam
Diskon Ongkir
Obat Ini Memerlukan Resep Dokter
Untuk mendapatkan resep obat ini, Anda harus chat dengan dokter terlebih dahulu.


Deskripsi

Promedex Sirup adalah obat batuk alergi yang cocok untuk meredakan batuk karena flu, bronkitis, atau common cold (batuk pilek biasa).


Dextromethorphan pada Promedex Sirup bekerja mengurangi batuk kering dengan cara menekan refleks batuk di otak. Sementara itu, guaifenesin mengatasi batuk berdahak dengan cara mengencerkan lendir kental di saluran napas, sehingga mudah dikeluarkan saat batuk. Promedex Sirup mengandung bahan tambahan berupa promethazine yang menekan efek histamin pemicu gejala alergi, seperti bersin-bersin, hidung tersumbat, atau pilek.


Golongan
Obat bebas terbatas


Kategori
Obat batuk alergi kombinasi antitusif (penekan batuk), ekspektoran, dan antihistamin


Komposisi
Dextromethorphan HBr 5 mg, Guaifenesin 50 mg, Na Citrate 197 mg,Promethazine HCl 5 mg


Digunakan oleh
Dewasa dan anak usia ≥2 tahun


Kategori C: Studi pada binatang percobaan memperlihatkan adanya efek samping obat batuk berbahan dextromethorphan, promethazine, dan guaifenesin terhadap janin, tetapi belum ada studi terkontrol pada ibu hamil.

Obat ini hanya boleh digunakan jika besarnya manfaat yang diharapkan melebihi besarnya risiko terhadap janin.

Penggunaan Promedex Sirup selama masa menyusui harus atas persetujuan dan arahan dokter.


Bentuk obat
Sirop


Kemasan
DUS, 1 BOTOL @ 60 ML


Pabrik/Manufaktur
INTERBAT - Indonesia


No. BPOM
DTL7617624837A1


Hal yang Perlu Diperhatikan

  • Jangan menggunakan Promedex Sirup jika memiliki alergi terhadap kandungan obat ini. Bila ragu, berkonsultasilah ke dokter sebelum menggunakan Promedex Sirup.

  • Jangan memberikan Promedex Sirup kepada anak usia <2 tahun tanpa persetujuan dokter.

  • Berkonsultasilah ke dokter sebelum menggunakan Promedex Sirup jika sedang mengalami batuk dengan dahak yang banyak, batuk berdarah, atau batuk kronis.

  • Bicarakan terlebih dahulu dengan dokter mengenai penggunaan Promedex Sirup jika memiliki gangguan pernapasan menahun, seperti asma.

  • Berkonsultasilah ke dokter sebelum menggunakan Promedex Sirup jika sedang mengalami obstruksi usus, sumbatan di lambung, glaukoma, atau susah buang air kecil, misalnya karena pembesaran prostat.

  • Diskusikan mengenai penggunaan Promedex Sirup ke dokter jika memiliki penyakit liver, penyakit Parkinson, trombositopenia, leukopenia, sindrom Reye, tukak lambung, tukak usus dua belas jari, feokromositoma, penyakit ginjal, epilepsi, atau penyakit tiroid.

  • Mintalah saran dokter mengenai penggunaan Promedex Sirup jika sedang menderita hipertensi, penyakit jantung, atau baru-baru ini mengalami serangan jantung.

  • Diskusikan mengenai penggunaan Promedex Sirup ke dokter jika sedang menderita diabetes. Obat batuk cair biasanya mengandung gula yang perlu dibatasi konsumsinya oleh penderita penyakit tersebut.

  • Hindari penggunaan Promedex Sirup pada masa kehamilan atau menyusui, kecuali atas anjuran dokter.

  • Konsultasikan mengenai penggunaan Promedex Sirup jika sedang menjalani terapi dengan obat tertentu, termasuk suplemen dan produk herbal. Tujuannya adalah untuk mencegah terjadinya interaksi obat yang tidak diinginkan.

  • Jangan langsung mengemudi atau melakukan aktivitas yang memerlukan kewaspadaan setelah minum Promedex Sirup. Kandungan obat ini bisa menyebabkan kantuk, pusing, dan penglihatan buram sementara waktu. Pastikan kondisi Anda sudah benar-benar prima sebelum melakukan kegiatan tersebut. 

  • Beri tahu dokter bahwa Anda atau anak sedang mengonsumsi Promedex Sirup jika direncanakan untuk menjalani operasi atau pemeriksaan medis tertentu, seperti tes alergi.

  • Jangan mengonsumsi minuman beralkohol selama menggunakan Promedex Sirup. Minuman beralkohol bisa menambah berat efek samping obat ini. 

  • Segera ke dokter jika mengalami reaksi alergi obat atau efek samping serius setelah mengonsumsi Promedex.


Dosis dan Aturan Pakai

Dewasa dan anak usia >12 tahun: 2–3 sendok takar (10–15 ml), 3 kali sehari.

Anak usia 6–12 tahun: 1 sendok takar (5 ml), 3 kali sehari.

Anak usia 2–6 tahun: ½ sendok takar (2,5 ml), 3 kali sehari.


Cara Mengonsumsi

Gunakan Promedex Sirup sesuai petunjuk yang tertera pada kemasan obat, atau ikuti anjuran dokter. Jangan menambah atau mengurangi dosis yang dianjurkan tanpa berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter. 

Berikut adalah panduan penggunaan Promedex Sirup yang benar:

  • Promedex Sirup bisa dikonsumsi sebelum atau sesudah makan.

  • Kocoklah botol sebelum obat dikonsumsi. Gunakan alat takar yang disertakan dalam kemasan agar dosisnya akurat.

  • Perbanyaklah minum air putih selama mengalami batuk. Tujuannya adalah untuk membantu mengencerkan dahak dan melegakan pernapasan.

  • Hentikan konsumsi Promedex Sirup jika batuk sudah mereda. Obat batuk ini digunakan ketika ada keluhan saja.

  • Minumlah air sesering mungkin dan isaplah perman jika timbul keluhan mulut kering selama menggunakan Promedex Sirup. Hubungi dokter jika keluhan tersebut tidak membaik atau malah makin parah.

  • Lakukan konsultasi online dengan dokter jika batuk tidak berkurang meski sudah 7 hari menggunakan Promedex Sirup, atau jika batuk disertai demam, sakit tenggorokan yang parah, dan ruam kulit. Dokter akan mengevaluasi kondisi Anda dan memberikan penanganan yang tepat.

  • Simpan Promedex Sirup di tempat bersuhu ruangan, kering, dan terhindar dari sinar matahari langsung. Jauhkan obat ini dari jangkauan anak-anak.


Interaksi dengan Obat Lainnya

Dextromethorphan dan promethazine pada Promedex Sirup bisa berinteraksi dengan obat tertentu jika digunakan secara bersamaan. Efek interaksi yang bisa terjadi bisa berupa:

  • Meningkatkan risiko terjadinya sindrom serotonin jika digunakan bersama antidepresan golongan SSRIs atau trisiklik

  • Meningkatkan risiko terjadinya efek samping dextromethorphan jika digunakan dengan haloperidol atau amiodarone

  • Meningkatkan risiko terjadinya efek samping berupa pusing, kantuk, dan sulit berkonsentrasi jika digunakan dengan antihistamin, obat pereda nyeri opioid, obat tidur, obat penenang, obat bius, atau obat antipsikotik

  • Meningkatkan risiko terjadinya overdosis phenytoin

  • Menurunkan ambang kejang jika digunakan dengan obat anestesi lokal

  • Menurunkan efektivitas obat epinephrine

  • Menyamarkan gejala kerusakan organ pendengaran (ototoksisitas) yang disebabkan oleh obat salisilat

  • Agar terhindar dari efek interaksi yang tidak diinginkan, konsultasikan ke dokter jika akan menggunakan obat lain bersama Promedex Sirup.


Efek Samping dan Bahaya

Efek samping yang mungkin muncul akibat penggunaan obat ini antara lain:

  • Mual atau muntah

  • Sembelit

  • Pusing

  • Kantuk

Pada sebagian orang, penggunaan obat batuk berbahan aktif yang sama dengan Promedex Sirup bisa menimbulkan:

  • Diare

  • Gelisah

  • Susah tidur

  • Mulut kering

  • Sakit kepala

  • Penglihatan buram sementara

Segera ke IGD rumah sakit terdekat jika timbul reaksi alergi obat setelah mengonsumsi Promedex Sirup. Gejala alergi obat bisa berupa biduran, gatal-gatal, bengkak di bibir dan kelopak mata, mengi, atau sesak napas.


Lihat Selengkapnya