Pyrexin 160 mg 5 Suppositoria

Rp94.287

Per STRIP

Dijamin Orisinal
Tiba dalam 1 Jam
Diskon Ongkir


Deskripsi

Pyrexin 160 Mg 5 Suppositoria bermanfaat menurunkan demam dan rasa nyeri akibat sakit kepala Pyrexin 160 Mg 5 Suppositoria ditujukan untuk anak usia 2–4 tahun yang tidak dapat menelan obat.

Pyrexin 160 Mg 5 Suppositoria mengandung paracetamol. Paracetamol diketahui bekerja pada pusat pengaturan suhu yang ada di otak untuk menurunkan suhu tubuh pada penderita demam. Selain itu, obat ini juga bisa menghambat pembentukan prostaglandin, sehingga bisa meredakan nyeri.

Golongan

Obat resep

Kategori

Obat demam dan obat nyeri

Komposisi

Paracetamol 160 mg

Digunakan oleh

Anak usia 2–4 tahun

Kategori B: Studi pada binatang percobaan tidak memperlihatkan adanya risiko terhadap janin, tetapi belum ada studi terkontrol pada wanita hamil. Paracetamol dapat terserap ke dalam ASI.

Namun demikian, perlu diketahui obat ini ditujukan untuk anak-anak.

Bentuk obat

Suppositoria

Kemasan

Dus, 2 Strip @ 5 suppositoria

Pabrik/Manufaktur

MEPROFARM

No. BPOM

DKL0715620153B1

Hal yang Perlu Diperhatikan

Jangan memberikan Pyrexin 160 Mg 5 Suppositoria pada anak jika anak Anda alergi terhadap obat ini.

Konsultasikan dengan dokter perihal penggunaan Pyrexin 160 Mg 5 Suppositoria jika anak Anda menderita penyakit liver atau penyakit ginjal.

Konsultasikan dengan dokter perihal penggunaan Pyrexin 160 Mg 5 Suppositoria jika Anda akan memberikan anak Anda suplemen, produk herbal, atau obat lain, untuk mengantisipasi interaksi antarobat yang bisa terjadi.

Segera temui dokter jika terjadi reaksi alergi obat pada anak setelah penggunaan Pyrexin 160 Mg 5 Suppositoria.

Dosis dan Aturan Pakai Pyrexin 160 Mg 5 Suppositoria

Untuk meredakan nyeri akibat sakit kepala dan demam, secara umum berikut dosis Pyrexin 160 Mg 5 Suppositoria:

Anak-anak usia 2–4 tahun: 1 suppositoria (160 mg), 4 kali sehari.

Cara Menggunakan Pyrexin 160 Mg 5 Suppositoria dengan Benar

Selalu ikuti anjuran dokter dan baca informasi yang terdapat pada kemasan Pyrexin 160 Mg 5 Suppositoria sebelum menggunakannya.

Suppositoria digunakan dengan cara dimasukkan ke dalam anus. Pastikan Anda membuka plastik pembungkusnya terlebih dahulu, kemudian masukkan bagian ujung lancip obat ke dalam dubur anak. Dorong suppositoria dengan jari telunjuk hingga berada di dalam dubur anak.

Setelah obat masuk, pastikan anak duduk atau berbaring selama 10–15 menit hingga obat meleleh. Usahakan agar anak tidak buang air besar selama sekitar 1 jam setelah obat dimasukkan agar obat tidak terbuang.

Jangan lupa cuci tangan sebelum dan sesudah memberikan obat ini pada anak.

Hentikan penggunaan obat dan periksakan anak ke dokter, jika keluhan yang dialami anak tidak membaik dalam 3 hari.

Simpan Pyrexin 160 Mg 5 Suppositoria di dalam kulkas agar tidak meleleh.

Interaksi Pyrexin 160 Mg 5 Suppositoria dengan Obat Lain

Mengingat Pyrexin 160 Mg 5 Suppositoria mengandung paracetamol, efek interaksi yang bisa terjadi jika menggunakan obat ini bersama obat-obatan tertentu adalah:

Penurunan kadar paracetamol dalam darah jika digunakan dengan carbamazepine, cholestyramine, phenobarbital, phenytoin, atau primidone

Peningkatan risiko terjadinya perdarahan jika digunakan dengan warfarin

Peningkatan risiko terjadinya efek samping dari busulfan

Peningkatan penyerapan paracetamol jika digunakan dengan metoclopramide,domperidone, chloramphenicol, atau probenecid

Peningkatan risiko terjadinya kerusakan hati jika digunakan dengan isoniazid

Efek Samping dan Bahaya Pyrexin 160 Mg 5 Suppositoria

Obat yang mengandung paracetamol, umumnya jarang menimbulkan efek samping, jika digunakan sesuai aturan pada kemasan atau petunjuk dokter. Berikut adalah beberapa efek samping yang bisa terjadi sesudah menggunakan obat yang mengandung paracetamol secara berlebihan:

- Sakit kepala

- Mual atau muntah

- Sulit tidur

- Perut bagian atas terasa sakit

- Urine berwarna gelap

- Kelelahan yang tidak biasa

- Penyakit kuning

Periksakan ke dokter jika efek samping tersebut tidak kunjung reda atau justru semakin berat. Segera bawa anak dokter jika anak Anda mengalami reaksi alergi obat, misalnya timbul biduran, ruam, sesak napas, kesulitan menelan, atau bengkak pada bibir.

Lihat Selengkapnya