Ravalgin 500 Mg 1 Tablet
Rp16.500
Per PIECE
Dijamin Orisinal
Tiba dalam 1 Jam
Diskon Ongkir Untuk mendapatkan resep obat ini, Anda harus chat dengan dokter terlebih dahulu.
Deskripsi
Ravalgin 500 Mg bermanfaat untuk meredakan rasa nyeri sedang hingga berat.
Metamizole di dalam Ravalgin 500 Mg diduga bekerja dengan cara menghambat hormon prostaglandin, senyawa yang menyebabkan nyeri dan peradangan.
Ravalgin 500 Mg dapat digunakan untuk sakit kepala, migrain, sakit gigi, nyeri setelah operasi, nyeri akibat kanker, serta nyeri otot dan sendi. Obat ini juga dapat digunakan untuk mengobati demam saat pengobatan lain kurang efektif.
Golongan
Obat resep
Kategori
Obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS)
Komposisi
Metamizole 500 mg
Dikonsumsi oleh
Dewasa dan anak-anak
Kategori N: Belum dikategorikan.
Metamizole tidak boleh digunakan selama hamil, karena kandungan obat ini berisiko menyebabkan kelainan darah (agranulositosis) yang berbahaya.
Metamizole di dalam Ravalgin 500 Mg dapat terserap ke dalam ASI. Bila Anda sedang menyusui, jangan menggunakan obat ini tanpa berkonsultasi dulu dengan dokter.
Bentuk obat
Tablet
Kemasan
Dus, 10 Strip @ 10 Kaplet
Pabrik/Manufaktur
FIRST MEDIPHARMA
No. BPOM
DKL0307114104A1
Hal yang Perlu Diperhatikan
- Jangan mengonsumsi Ravalgin 500 Mg jika Anda alergi terhadap bahan aktif yang terkandung di dalam obat ini.
- Beri tahu dokter jika Anda pernah atau sedang menderita kelainan darah (seperti anemia aplastik, agranulositosis, leukopenia), defisiensi G6PD, tekanan darah rendah, porfiria, gagal hati, atau gagal ginjal. Obat ini tidak boleh digunakan pada pasien dengan kondisi tersebut.
- Jangan memberikan Ravalgin 500 Mg pada anak-anak usia di bawah 3 bulan atau anak dengan berat badan kurang dari 5 kg.
- Beri tahu dokter jika Anda pernah atau sedang mengalami kelemahan otot, penyakit jantung, dehidrasi, biduran, asma, tukak lambung atau ulkus duodenum, penyakit liver, atau penyakit ginjal.
- Beri tahu dokter jika Anda sedang hamil, menyusui, atau merencanakan kehamilan. Gunakan kondom setiap berhubungan intim untuk mencegah kehamilan selama mengonsumsi Ravalgin 500 Mg.
- Jangan mengonsumsi minuman beralkohol selama Anda menjalani pengobatan dengan Ravalgin 500 Mg.
- Jangan langsung mengemudikan kendaraan atau mengoperasikan alat berat setelah mengonsumsi Ravalgin 500 Mg karena metamizole dalam obat ini dapat menurunkan konsentrasi Anda saat beraktivitas.
- Beri tahu dokter jika Anda sedang menggunakan obat lain, termasuk suplemen dan produk herbal, untuk mengantisipasi interaksi obat.
- Segera ke dokter jika terjadi reaksi alergi obat atau overdosis setelah mengonsumsi Ravalgin 500 Mg Dosis dan Aturan Pakai Ravalgin 500 Mg
Dewasa: 0,5-1 gram, 3-4 kali sehari. Dosis maksimal adalah 4 gram per hari. Durasi pengobatan selama 3-5 hari.
Anak usia ≥3 bulan: 8-16 mg/kgBB sebagai dosis tunggal. Jika masih diperlukan, dosis dapat diulang hingga 3-4 kali.
Cara Mengonsumsi Ravalgin 500 Mg dengan Benar
Ikuti anjuran dokter dan baca informasi yang tertera pada kemasan Ravalgin 500 Mg sebelum mulai mengonsumsinya.
Ravalgin 500 Mg sebaiknya dikonsumsi bersama dengan makanan atau saat makan. Minum air putih untuk membantu menelan tablet Novalgin.
Konsumsi Ravalgin 500 Mg pada jam yang sama setiap harinya agar efek pengobatan maksimal. Bila Anda lupa mengonsumsi obat ini, segera konsumsi jika belum mendekati waktu konsumsi berikutnya. Jika sudah dekat, abaikan dosis yang terlewat dan jangan menggandakan dosis di waktu selanjutnya.
Simpan Ravalgin 500 Mg di tempat sejuk dan terhindar dari sinar matahari secara langsung. Jauhkan obat dari jangkauan anak-anak.
Interaksi Ravalgin 500 Mg dengan Obat Lain
Mengingat Ravalgin 500 Mg mengandung metamizole, efek interaksi antarobat yang mungkin timbul jika menggunakan obat ini bersama obat-obatan tertentu adalah:
- Peningkatan risiko terjadinya trombositopenia, yakni kondisi yang menyebabkan mudah memar dan perdarahan, jika digunakan bersama obat antikoagulan, seperti warfarin
- Peningkatan risiko terjadinya hipotermia berat jika digunakan bersama obat golongan phenothiazine, misalnya chlorpromazine
- Peningkatan risiko terjadinya efek samping atau keracunan metamizole jika digunakan bersama obat antidepresan trisiklik, pil KB, allopurinol, atau obat MAOI (monoamine oxidase inhibitors)
- Penurunan efektivitas metamizole jika digunakan bersama obat golongan barbiturat, seperti phenobarbital
- Peningkatan risiko terjadinya efek samping obat methotrexate berupa kelainan darah
- Peningkatan risiko terjadinya efek samping obat antidiabetes, antibiotik sulfonamida, atau phenytoin
- Penurunan efektivitas ciclosporin atau bupropion
Efek Samping dan Bahaya Ravalgin 500 Mg
- Tekanan darah rendah (hipotensi), yang bisa ditandai dengan pusing, sulit berkonsentrasi, dan pandangan kabur
- Mual
- Nyeri perut
- Muntah
- Nyeri dada
- Jantung berdebar
- Urine berwarna merah
Periksakan ke dokter jika efek samping tersebut tidak kunjung mereda atau makin berat. Segera ke dokter jika timbul reaksi alergi obat, atau efek samping yang berat, seperti:
- Gejala infeksi, yang dapat ditandai dengan demam, menggigil, sakit tenggorokan, sariawan, kelelahan, dan lemas
- Gangguan ginjal, yang dapat ditandai dengan jarang buang air kecil, urine yang keluar sedikit, pembengkakan pada tungkai
- Kelainan darah, yang dapat ditandai dengan mudah memar, mimisan, atau gusi berdarah
Metamizole di dalam Ravalgin 500 Mg diduga bekerja dengan cara menghambat hormon prostaglandin, senyawa yang menyebabkan nyeri dan peradangan.
Ravalgin 500 Mg dapat digunakan untuk sakit kepala, migrain, sakit gigi, nyeri setelah operasi, nyeri akibat kanker, serta nyeri otot dan sendi. Obat ini juga dapat digunakan untuk mengobati demam saat pengobatan lain kurang efektif.
Golongan
Obat resep
Kategori
Obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS)
Komposisi
Metamizole 500 mg
Dikonsumsi oleh
Dewasa dan anak-anak
Kategori N: Belum dikategorikan.
Metamizole tidak boleh digunakan selama hamil, karena kandungan obat ini berisiko menyebabkan kelainan darah (agranulositosis) yang berbahaya.
Metamizole di dalam Ravalgin 500 Mg dapat terserap ke dalam ASI. Bila Anda sedang menyusui, jangan menggunakan obat ini tanpa berkonsultasi dulu dengan dokter.
Bentuk obat
Tablet
Kemasan
Dus, 10 Strip @ 10 Kaplet
Pabrik/Manufaktur
FIRST MEDIPHARMA
No. BPOM
DKL0307114104A1
Hal yang Perlu Diperhatikan
- Jangan mengonsumsi Ravalgin 500 Mg jika Anda alergi terhadap bahan aktif yang terkandung di dalam obat ini.
- Beri tahu dokter jika Anda pernah atau sedang menderita kelainan darah (seperti anemia aplastik, agranulositosis, leukopenia), defisiensi G6PD, tekanan darah rendah, porfiria, gagal hati, atau gagal ginjal. Obat ini tidak boleh digunakan pada pasien dengan kondisi tersebut.
- Jangan memberikan Ravalgin 500 Mg pada anak-anak usia di bawah 3 bulan atau anak dengan berat badan kurang dari 5 kg.
- Beri tahu dokter jika Anda pernah atau sedang mengalami kelemahan otot, penyakit jantung, dehidrasi, biduran, asma, tukak lambung atau ulkus duodenum, penyakit liver, atau penyakit ginjal.
- Beri tahu dokter jika Anda sedang hamil, menyusui, atau merencanakan kehamilan. Gunakan kondom setiap berhubungan intim untuk mencegah kehamilan selama mengonsumsi Ravalgin 500 Mg.
- Jangan mengonsumsi minuman beralkohol selama Anda menjalani pengobatan dengan Ravalgin 500 Mg.
- Jangan langsung mengemudikan kendaraan atau mengoperasikan alat berat setelah mengonsumsi Ravalgin 500 Mg karena metamizole dalam obat ini dapat menurunkan konsentrasi Anda saat beraktivitas.
- Beri tahu dokter jika Anda sedang menggunakan obat lain, termasuk suplemen dan produk herbal, untuk mengantisipasi interaksi obat.
- Segera ke dokter jika terjadi reaksi alergi obat atau overdosis setelah mengonsumsi Ravalgin 500 Mg Dosis dan Aturan Pakai Ravalgin 500 Mg
Dewasa: 0,5-1 gram, 3-4 kali sehari. Dosis maksimal adalah 4 gram per hari. Durasi pengobatan selama 3-5 hari.
Anak usia ≥3 bulan: 8-16 mg/kgBB sebagai dosis tunggal. Jika masih diperlukan, dosis dapat diulang hingga 3-4 kali.
Cara Mengonsumsi Ravalgin 500 Mg dengan Benar
Ikuti anjuran dokter dan baca informasi yang tertera pada kemasan Ravalgin 500 Mg sebelum mulai mengonsumsinya.
Ravalgin 500 Mg sebaiknya dikonsumsi bersama dengan makanan atau saat makan. Minum air putih untuk membantu menelan tablet Novalgin.
Konsumsi Ravalgin 500 Mg pada jam yang sama setiap harinya agar efek pengobatan maksimal. Bila Anda lupa mengonsumsi obat ini, segera konsumsi jika belum mendekati waktu konsumsi berikutnya. Jika sudah dekat, abaikan dosis yang terlewat dan jangan menggandakan dosis di waktu selanjutnya.
Simpan Ravalgin 500 Mg di tempat sejuk dan terhindar dari sinar matahari secara langsung. Jauhkan obat dari jangkauan anak-anak.
Interaksi Ravalgin 500 Mg dengan Obat Lain
Mengingat Ravalgin 500 Mg mengandung metamizole, efek interaksi antarobat yang mungkin timbul jika menggunakan obat ini bersama obat-obatan tertentu adalah:
- Peningkatan risiko terjadinya trombositopenia, yakni kondisi yang menyebabkan mudah memar dan perdarahan, jika digunakan bersama obat antikoagulan, seperti warfarin
- Peningkatan risiko terjadinya hipotermia berat jika digunakan bersama obat golongan phenothiazine, misalnya chlorpromazine
- Peningkatan risiko terjadinya efek samping atau keracunan metamizole jika digunakan bersama obat antidepresan trisiklik, pil KB, allopurinol, atau obat MAOI (monoamine oxidase inhibitors)
- Penurunan efektivitas metamizole jika digunakan bersama obat golongan barbiturat, seperti phenobarbital
- Peningkatan risiko terjadinya efek samping obat methotrexate berupa kelainan darah
- Peningkatan risiko terjadinya efek samping obat antidiabetes, antibiotik sulfonamida, atau phenytoin
- Penurunan efektivitas ciclosporin atau bupropion
Efek Samping dan Bahaya Ravalgin 500 Mg
- Tekanan darah rendah (hipotensi), yang bisa ditandai dengan pusing, sulit berkonsentrasi, dan pandangan kabur
- Mual
- Nyeri perut
- Muntah
- Nyeri dada
- Jantung berdebar
- Urine berwarna merah
Periksakan ke dokter jika efek samping tersebut tidak kunjung mereda atau makin berat. Segera ke dokter jika timbul reaksi alergi obat, atau efek samping yang berat, seperti:
- Gejala infeksi, yang dapat ditandai dengan demam, menggigil, sakit tenggorokan, sariawan, kelelahan, dan lemas
- Gangguan ginjal, yang dapat ditandai dengan jarang buang air kecil, urine yang keluar sedikit, pembengkakan pada tungkai
- Kelainan darah, yang dapat ditandai dengan mudah memar, mimisan, atau gusi berdarah
Lihat Selengkapnya