Singulair 4 Mg 7 Tablet
Rp99.495
Per STRIP
Dijamin Orisinal
Tiba dalam 1 Jam
Diskon Ongkir Deskripsi
Singulair 4 mg bermanfaat untuk membantu mengontrol asma dalam jangka panjang dan mencegah penyempitan saluran napas akibat aktivitas fisik pada anak sesuai indikasi.
Montelukast dalam Singulair bekerja dengan menghambat reseptor leukotrien CysLT1. Leukotrien merupakan zat yang berperan dalam menyebabkan peradangan, pembengkakan, dan penyempitan saluran napas pada penderita asma.
Golongan
Obat resep
Kategori
Antagonis reseptor leukotriene
Komposisi
Montelukast 4 Mg
Digunakan oleh
Dewasa dan anak usia ≥6 bulan
Kategori Kehamilan
Kategori B: Studi pada binatang percobaan tidak memperlihatkan adanya risiko terhadap janin, tetapi belum ada studi terkontrol pada ibu hamil.
Jika Anda sedang hamil, konsultasikan dengan dokter mengenai penggunaan obat ini.
Singulair untuk ibu menyusui Singulair dapat dikonsumsi oleh ibu menyusui sesuai dengan anjuran dokter.
Bentuk obat
Tablet kunyah
Kemasan
DUS, 4 BLISTER @ 7 TABLET KUNYAH
Pabrik/Manufaktur
ORGANON PHARMA INDONESIA TBK - Indonesia
No. BPOM
DKL2106609963A1
Hal yang Perlu Diperhatikan
Jangan menggunakan Singulair jika anak memiliki alergi terhadap montelukast atau kandungan lainnya.
Singulair bukan obat untuk meredakan serangan asma akut.
Anak tetap harus memiliki obat pelega saluran napas yang diresepkan dokter untuk serangan asma.
Jangan menghentikan atau mengganti obat kortikosteroid inhalasi secara tiba-tiba tanpa arahan dokter.
Montelukast memiliki peringatan serius terkait efek samping neuropsikiatri, seperti perubahan perilaku, gangguan tidur, mimpi buruk, depresi, dan pikiran untuk bunuh diri.
Hentikan penggunaan dan segera konsultasikan kepada dokter jika muncul perubahan suasana hati atau perilaku yang tidak biasa.
Beri tahu dokter jika anak memiliki riwayat gangguan kesehatan mental atau sedang menggunakan obat lain.
Dosis dan Aturan Pakai Singulair 4 mg 7 Tablet
Anak usia 2–5 tahun dengan asma: 1 tablet kunyah 4 mg, 1 kali sehari pada malam hari.
Untuk pencegahan penyempitan saluran napas akibat aktivitas fisik, dosis diberikan minimal 2 jam sebelum aktivitas sesuai petunjuk dokter.
Jangan memberikan dosis tambahan dalam waktu 24 jam setelah dosis sebelumnya.
Gunakan sesuai petunjuk dokter atau aturan pakai pada kemasan.
Cara Menggunakan Singulair 4 mg 7 Tablet
Berikan tablet dengan cara dikunyah sampai hancur sebelum ditelan.
Obat dapat diberikan dengan atau tanpa makanan.
Untuk pengobatan asma, berikan pada waktu yang sama setiap malam.
Gunakan secara teratur sesuai jadwal meskipun gejala asma sudah membaik.
Simpan pada suhu ruang dan jauhkan dari jangkauan anak-anak.
Interaksi Singulair 4 mg 7 Tablet dengan Obat Lainnya
Phenobarbital dan phenytoin dapat menurunkan kadar montelukast dalam darah.
Rifampicin dapat mengurangi kadar montelukast sehingga berpotensi menurunkan efektivitasnya.
Gemfibrozil dapat meningkatkan paparan montelukast dalam tubuh.
Beri tahu dokter jika anak sedang menggunakan obat antikejang, antibiotik tertentu, atau obat lain secara rutin.
Efek Samping dan Bahaya Singulair 4 mg 7 Tablet
Efek samping yang dapat terjadi setelah menggunakan Singulair antara lain:
Sakit kepala.
Sakit perut.
Diare.
Mual.
Batuk atau gejala infeksi saluran napas atas.
Ruam kulit.
Gangguan tidur.
Efek samping serius yang perlu diwaspadai meliputi mimpi buruk, insomnia, gelisah, perubahan perilaku, depresi, halusinasi, dan pikiran untuk bunuh diri.