Susu Formula Sgm Ananda 0-6bln 150g Box
Rp25.561
Per DUS
Dijamin Orisinal
Tiba dalam 1 Jam
Diskon Ongkir Deskripsi
SGM Ananda adalah susu formula yang bermanfaat sebagai asupan nutrisi untuk bayi usia 0–6 bulan.
SGM Ananda mengandung protein jenis whey yang lebih mudah dicerna bayi. Susu formula ini juga mengandung asam amino esensial yang lengkap, AA-DHA, serta multivitamin dan mineral . SGM Ananda dapat mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
Perlu diketahui, susu formula diberikan untuk bayi sebagai pendamping air susu ibu (ASI) dan makanan pendamping ASI (MPASI). Oleh karena itu, dosis pemberian susu formula untuk bayi perlu disesuaikan dengan petunjuk dokter.
Golongan
Consumer product
Kategori
Susu bayi
Komposisi
Protein whey, susu bubuk skim, campuran minyak nabati mengandung antioksidan askorbil palmitat dan tokoferol, maltodekstrin, sukrosa, susu bubuk full cream, Fos Inulin, mineral, pengemulsi lesitin kedelai, laktosa, DHA, vitamin, perisa vanila.
Informasi nilai gizi per takaran saji 28,8 gram susu
Energi total 140 kkal, Lemak total 6 gr, asam linoleat (Omega 6) 1042 mg, asam a-linolenat (Omega 3) 85 mg, protein 3 g, karbohidrat total 17 gr, serat pangan 1 gr, FOS inulin 1 gr, gula total 13 gr, sukrosa 0 gr, Natrium 60 mg, kalium 170 mg.
AA 12 mg, DHA 12 mg, klorida 134 mg, dan total asam amino esensial (isoleusin, leusin, lisin, metionin, fenilalanin, threonin, triptofan, valine, dan histidin) 1184 mg.
Persentase Vitamin dan mineral berdasarkan angka kebutuhan gizi (AKG):
Vitamin A 30%, C 35%, D3 45%, E 30%, K 75%, B1 20%, B2 55%, B3 15%, B5 25%, B6 20%, B9 20%, B12 45%, biotin (B7) 8%, kolin 35%, inositol 25%, L-karnitin 40%, kalsium 40%, fosfor 35%, magnesium 20%, kalium 40%, tembaga 30%, zat besi 40%, iodium 30%, zinc 6%, mangan 30%, natrium 30%, dan selenium 40%.
Dikonsumsi oleh
Bayi usia 0-6 bulan
Bentuk
Serbuk susu
Kemasan
Dus karton dan aluminium foil @ 150 gr
Pabrik/Manufaktur
PT Sarihusada Generasi Mahardika - PT Nutricia Indonesia Sejahtera
No. BPOM
MD 860411001116
Hal yang Perlu Diperhatikan
Jangan memberikan SGM Ananda kepada bayi yang alergi terhadap bahan yang terkandung dalam produk ini.
Konsultasikan dengan dokter perihal penggunaan SGM Ananda untuk mendapatkan dosis yang sesuai, terutama jika bayi Anda menderita kondisi atau penyakit tertentu, seperti diabetes, penyakit ginjal, atau penyakit liver.
Konsultasikan dengan dokter jika anak Anda sedang mengonsumsi obat atau suplemen tertentu, untuk mengantisipasi interaksi obat dan susu formula.
Segera periksakan ke dokter jika terjadi reaksi alergi setelah bayi Anda mengonsumsi SGM Ananda.
Cara Mengonsumsi SGM Ananda dengan Benar
Ikuti anjuran dokter sebelum memberikan SGM Ananda kepada bayi. Selalu cuci tangan dengan sabun dan air terlebih dahulu sebelum menyiapkan susu ini.
Masukkan air bersuhu 70°C atau air mendidih yang sudah dibiarkan selama 10-15 menit ke dalam botol susu. Masukkan bubuk formula ke dalam botol, lalu kocok botol sampai formula larut dengan baik.
Dinginkan formula dengan merendam bagian bawah botol susu di dalam air dingin sampai suhunya pas untuk diminum bayi. Sisa formula yang telah dilarutkan harus dibuang setelah lebih dari 2 jam berada di tempat bersuhu ruangan.
Setelah dibuka, lipat kantung SGM Ananda. Simpan kantung sachet dan sendok takar dalam wadah kering yang tertutup rapat di tempat kering. Batas penyimpanan SGM Ananda yang sudah dibuka tidak boleh lebih dari 1 bulan.
Jangan memberikan SGM Ananda kepada bayi, jika terjadi perubahan warna, bau, dan rasa dari bubuk formula.
Interaksi SGM Ananda dengan Obat Tertentu
Mengingat SGM Ananda mengandung whey protein, interaksi yang mungkin terjadi jika produk ini dikonsumsi bersama obat tertentu adalah:
Penurunan efektivitas antibiotik quinolone, seperti ciprofloxacin dan levofloxacin; antibiotik tetrasiklin, seperti doxycycline dan minocycline; dan bisfosfonat
Efek Samping dan Bahaya SGM Ananda
Jika digunakan sesuai aturan pakai, susu formula ini jarang menimbulkan efek samping. Meski demikian, konsultasikan dengan dokter jika anak mengalami sembelit, perut kembung, rewel, atau diare, setelah mengonsumsi susu formula.
Hentikan penggunaan SGM Ananda dan periksakan ke dokter jika bayi Anda mengalami reaksi alergi yang bisa ditandai dengan ruam kulit yang gatal, bengkak pada kelopak mata atau bibir, atau sesak napas.
Hal yang Perlu Diperhatikan
Jangan memberikan SGM Ananda kepada bayi yang alergi terhadap bahan yang terkandung dalam produk ini.
Konsultasikan dengan dokter perihal penggunaan SGM Ananda untuk mendapatkan dosis yang sesuai, terutama jika bayi Anda menderita kondisi atau penyakit tertentu, seperti diabetes, penyakit ginjal, atau penyakit liver.
Konsultasikan dengan dokter jika anak Anda sedang mengonsumsi obat atau suplemen tertentu, untuk mengantisipasi interaksi obat dan susu formula.
Segera periksakan ke dokter jika terjadi reaksi alergi setelah bayi Anda mengonsumsi SGM Ananda.
Cara Mengonsumsi SGM Ananda dengan Benar
Ikuti anjuran dokter sebelum memberikan SGM Ananda kepada bayi. Selalu cuci tangan dengan sabun dan air terlebih dahulu sebelum menyiapkan susu ini.
Masukkan air bersuhu 70°C atau air mendidih yang sudah dibiarkan selama 10-15 menit ke dalam botol susu. Masukkan bubuk formula ke dalam botol, lalu kocok botol sampai formula larut dengan baik.
Dinginkan formula dengan merendam bagian bawah botol susu di dalam air dingin sampai suhunya pas untuk diminum bayi. Sisa formula yang telah dilarutkan harus dibuang setelah lebih dari 2 jam berada di tempat bersuhu ruangan.
Setelah dibuka, lipat kantung SGM Ananda. Simpan kantung sachet dan sendok takar dalam wadah kering yang tertutup rapat di tempat kering. Batas penyimpanan SGM Ananda yang sudah dibuka tidak boleh lebih dari 1 bulan.
Jangan memberikan SGM Ananda kepada bayi, jika terjadi perubahan warna, bau, dan rasa dari bubuk formula.
Interaksi SGM Ananda dengan Obat Tertentu
Mengingat SGM Ananda mengandung whey protein, interaksi yang mungkin terjadi jika produk ini dikonsumsi bersama obat tertentu adalah:
Penurunan efektivitas antibiotik quinolone, seperti ciprofloxacin dan levofloxacin; antibiotik tetrasiklin, seperti doxycycline dan minocycline; dan bisfosfonat
Efek Samping dan Bahaya SGM Ananda
Jika digunakan sesuai aturan pakai, susu formula ini jarang menimbulkan efek samping. Meski demikian, konsultasikan dengan dokter jika anak mengalami sembelit, perut kembung, rewel, atau diare, setelah mengonsumsi susu formula.
Hentikan penggunaan SGM Ananda dan periksakan ke dokter jika bayi Anda mengalami reaksi alergi yang bisa ditandai dengan ruam kulit yang gatal, bengkak pada kelopak mata atau bibir, atau sesak napas.
SGM Ananda mengandung protein jenis whey yang lebih mudah dicerna bayi. Susu formula ini juga mengandung asam amino esensial yang lengkap, AA-DHA, serta multivitamin dan mineral . SGM Ananda dapat mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
Perlu diketahui, susu formula diberikan untuk bayi sebagai pendamping air susu ibu (ASI) dan makanan pendamping ASI (MPASI). Oleh karena itu, dosis pemberian susu formula untuk bayi perlu disesuaikan dengan petunjuk dokter.
Golongan
Consumer product
Kategori
Susu bayi
Komposisi
Protein whey, susu bubuk skim, campuran minyak nabati mengandung antioksidan askorbil palmitat dan tokoferol, maltodekstrin, sukrosa, susu bubuk full cream, Fos Inulin, mineral, pengemulsi lesitin kedelai, laktosa, DHA, vitamin, perisa vanila.
Informasi nilai gizi per takaran saji 28,8 gram susu
Energi total 140 kkal, Lemak total 6 gr, asam linoleat (Omega 6) 1042 mg, asam a-linolenat (Omega 3) 85 mg, protein 3 g, karbohidrat total 17 gr, serat pangan 1 gr, FOS inulin 1 gr, gula total 13 gr, sukrosa 0 gr, Natrium 60 mg, kalium 170 mg.
AA 12 mg, DHA 12 mg, klorida 134 mg, dan total asam amino esensial (isoleusin, leusin, lisin, metionin, fenilalanin, threonin, triptofan, valine, dan histidin) 1184 mg.
Persentase Vitamin dan mineral berdasarkan angka kebutuhan gizi (AKG):
Vitamin A 30%, C 35%, D3 45%, E 30%, K 75%, B1 20%, B2 55%, B3 15%, B5 25%, B6 20%, B9 20%, B12 45%, biotin (B7) 8%, kolin 35%, inositol 25%, L-karnitin 40%, kalsium 40%, fosfor 35%, magnesium 20%, kalium 40%, tembaga 30%, zat besi 40%, iodium 30%, zinc 6%, mangan 30%, natrium 30%, dan selenium 40%.
Dikonsumsi oleh
Bayi usia 0-6 bulan
Bentuk
Serbuk susu
Kemasan
Dus karton dan aluminium foil @ 150 gr
Pabrik/Manufaktur
PT Sarihusada Generasi Mahardika - PT Nutricia Indonesia Sejahtera
No. BPOM
MD 860411001116
Hal yang Perlu Diperhatikan
Jangan memberikan SGM Ananda kepada bayi yang alergi terhadap bahan yang terkandung dalam produk ini.
Konsultasikan dengan dokter perihal penggunaan SGM Ananda untuk mendapatkan dosis yang sesuai, terutama jika bayi Anda menderita kondisi atau penyakit tertentu, seperti diabetes, penyakit ginjal, atau penyakit liver.
Konsultasikan dengan dokter jika anak Anda sedang mengonsumsi obat atau suplemen tertentu, untuk mengantisipasi interaksi obat dan susu formula.
Segera periksakan ke dokter jika terjadi reaksi alergi setelah bayi Anda mengonsumsi SGM Ananda.
Cara Mengonsumsi SGM Ananda dengan Benar
Ikuti anjuran dokter sebelum memberikan SGM Ananda kepada bayi. Selalu cuci tangan dengan sabun dan air terlebih dahulu sebelum menyiapkan susu ini.
Masukkan air bersuhu 70°C atau air mendidih yang sudah dibiarkan selama 10-15 menit ke dalam botol susu. Masukkan bubuk formula ke dalam botol, lalu kocok botol sampai formula larut dengan baik.
Dinginkan formula dengan merendam bagian bawah botol susu di dalam air dingin sampai suhunya pas untuk diminum bayi. Sisa formula yang telah dilarutkan harus dibuang setelah lebih dari 2 jam berada di tempat bersuhu ruangan.
Setelah dibuka, lipat kantung SGM Ananda. Simpan kantung sachet dan sendok takar dalam wadah kering yang tertutup rapat di tempat kering. Batas penyimpanan SGM Ananda yang sudah dibuka tidak boleh lebih dari 1 bulan.
Jangan memberikan SGM Ananda kepada bayi, jika terjadi perubahan warna, bau, dan rasa dari bubuk formula.
Interaksi SGM Ananda dengan Obat Tertentu
Mengingat SGM Ananda mengandung whey protein, interaksi yang mungkin terjadi jika produk ini dikonsumsi bersama obat tertentu adalah:
Penurunan efektivitas antibiotik quinolone, seperti ciprofloxacin dan levofloxacin; antibiotik tetrasiklin, seperti doxycycline dan minocycline; dan bisfosfonat
Efek Samping dan Bahaya SGM Ananda
Jika digunakan sesuai aturan pakai, susu formula ini jarang menimbulkan efek samping. Meski demikian, konsultasikan dengan dokter jika anak mengalami sembelit, perut kembung, rewel, atau diare, setelah mengonsumsi susu formula.
Hentikan penggunaan SGM Ananda dan periksakan ke dokter jika bayi Anda mengalami reaksi alergi yang bisa ditandai dengan ruam kulit yang gatal, bengkak pada kelopak mata atau bibir, atau sesak napas.
Hal yang Perlu Diperhatikan
Jangan memberikan SGM Ananda kepada bayi yang alergi terhadap bahan yang terkandung dalam produk ini.
Konsultasikan dengan dokter perihal penggunaan SGM Ananda untuk mendapatkan dosis yang sesuai, terutama jika bayi Anda menderita kondisi atau penyakit tertentu, seperti diabetes, penyakit ginjal, atau penyakit liver.
Konsultasikan dengan dokter jika anak Anda sedang mengonsumsi obat atau suplemen tertentu, untuk mengantisipasi interaksi obat dan susu formula.
Segera periksakan ke dokter jika terjadi reaksi alergi setelah bayi Anda mengonsumsi SGM Ananda.
Cara Mengonsumsi SGM Ananda dengan Benar
Ikuti anjuran dokter sebelum memberikan SGM Ananda kepada bayi. Selalu cuci tangan dengan sabun dan air terlebih dahulu sebelum menyiapkan susu ini.
Masukkan air bersuhu 70°C atau air mendidih yang sudah dibiarkan selama 10-15 menit ke dalam botol susu. Masukkan bubuk formula ke dalam botol, lalu kocok botol sampai formula larut dengan baik.
Dinginkan formula dengan merendam bagian bawah botol susu di dalam air dingin sampai suhunya pas untuk diminum bayi. Sisa formula yang telah dilarutkan harus dibuang setelah lebih dari 2 jam berada di tempat bersuhu ruangan.
Setelah dibuka, lipat kantung SGM Ananda. Simpan kantung sachet dan sendok takar dalam wadah kering yang tertutup rapat di tempat kering. Batas penyimpanan SGM Ananda yang sudah dibuka tidak boleh lebih dari 1 bulan.
Jangan memberikan SGM Ananda kepada bayi, jika terjadi perubahan warna, bau, dan rasa dari bubuk formula.
Interaksi SGM Ananda dengan Obat Tertentu
Mengingat SGM Ananda mengandung whey protein, interaksi yang mungkin terjadi jika produk ini dikonsumsi bersama obat tertentu adalah:
Penurunan efektivitas antibiotik quinolone, seperti ciprofloxacin dan levofloxacin; antibiotik tetrasiklin, seperti doxycycline dan minocycline; dan bisfosfonat
Efek Samping dan Bahaya SGM Ananda
Jika digunakan sesuai aturan pakai, susu formula ini jarang menimbulkan efek samping. Meski demikian, konsultasikan dengan dokter jika anak mengalami sembelit, perut kembung, rewel, atau diare, setelah mengonsumsi susu formula.
Hentikan penggunaan SGM Ananda dan periksakan ke dokter jika bayi Anda mengalami reaksi alergi yang bisa ditandai dengan ruam kulit yang gatal, bengkak pada kelopak mata atau bibir, atau sesak napas.
Lihat Selengkapnya