Bayi tidur tanpa bantal sering diragukan oleh para orang tua karena banyak anggapan bahwa bantal bisa membuat bayi lebih nyaman. Padahal, memahami keamanan bayi tidur tanpa bantal penting untuk mencegah risiko yang bisa membahayakan keselamatan Si Kecil.
Kebiasaan orang dewasa menggunakan bantal kerap dianggap juga diperlukan untuk bayi. Namun, struktur tubuh dan kebutuhan tidur bayi sangat berbeda dengan orang dewasa. Khususnya, pada bayi di bawah usia 1 tahun, struktur leher dan kepalanya masih sangat lembut dan rentan.

Oleh karena itu, penting bagi orang tua memahami keamanan tidur bayi tanpa bantal agar tidak salah mengambil langkah dalam merawat Si Kecil.
Mengetahui Keamanan Bayi Tidur Tanpa Bantal
Umumnya, dokter akan merekomendasikan agar bayi tidur tanpa bantal. Ini karena tidur menggunakan bantal justru bisa meningkatkan risiko terjadinya sindrom kematian bayi mendadak (SIDS) atau kematian mendadak pada bayi saat tidur.
Selain meningkatkan terjadinya SIDS, bayi tidur dengan bantal juga bisa menyebabkan bayi tercekik, hidung dan mulutnya tertutup, atau gangguan pernapasan, terutama jika posisi kepala dan leher bayi belum kokoh. Struktur tubuh bayi yang sedang berkembang tidak memerlukan bantal untuk menopang kepala atau leher.
Permukaan tempat tidur yang datar dan padat justru jauh lebih aman untuk mendukung pertumbuhan tulang serta menjaga saluran napas tetap terbuka. Bayi disarankan tidur tanpa bantal setidaknya hingga usia 1 tahun. Setelah itu, penggunaan bantal boleh dipertimbangkan sesuai dengan tumbuh kembang Si Kecil dan anjuran dokter.
Tips Bayi Tidur Tanpa Bantal dengan Nyaman
Agar bayi tetap nyaman meski tidur tanpa bantal, berikut ini adalah beberapa langkah yang bisa Bunda lakukan:
- Pilih kasur yang cukup padat, rata, dan tidak terlalu empuk, supaya bayi tidak tenggelam saat tidur.
- Gunakan sprei berbahan katun yang lembut dan bisa menyerap keringat agar bayi tidak mudah merasa gerah.
- Jaga suhu kamar tetap sejuk dan nyaman, sekitar 24–26°C, sehingga bayi tidak kepanasan tanpa membutuhkan bantal tambahan.
- Kenakan pakaian tidur yang tipis, tidak terlalu tebal, dan mudah menyerap keringat.
- Jauhkan benda-benda lembut seperti boneka, selimut tebal, atau bumper di sekitar tempat tidur bayi untuk menghindari risiko tercekik atau sesak napas.
- Selalu posisikan bayi tidur telentang setiap kali menidurkannya, karena posisi ini paling aman dan tidak membutuhkan bantal.
Membiasakan bayi tidur tanpa bantal memerlukan adaptasi, terutama bagi orang tua yang terbiasa melihat bayi tidur dengan berbagai perlengkapan. Namun, kebiasaan ini sangat membantu mengurangi risiko berbahaya selama masa awal kehidupan bayi.
Langkah sederhana seperti membiarkan bayi tidur tanpa bantal adalah bentuk pencegahan penting untuk melindungi kesehatan dan keselamatan Si Kecil. Namun, apabila Bunda masih ragu soal posisi tidur atau kenyamanan bayi, sebaiknya konsultasikan melalui Chat Bersama Dokter di aplikasi Alodokter. Dengan begitu, Bunda bisa mendapatkan saran yang sesuai dengan kondisi Si Kecil.