Bintik air di tangan bisa disebabkan oleh berbagai hal, mulai dari gesekan berulang hingga kondisi tertentu seperti eksim dan cacar air. Bintik air ini biasanya akan hilang sendiri tanpa harus dipecahkan. Namun, beberapa obat terkadang diperlukan untuk meredakan gejala yang menyertai.

Bintik air terjadi ketika lapisan di bawah kulit terisi cairan, baik cairan bening, darah, atau nanah. Kondisi ini bisa muncul di bagian tubuh mana saja, termasuk bintik air di tangan. Selain bintik air, ada pula gejala lain yang menyertai, seperti gatal dan kemerahan di sekitar area kulit yang muncul bintik.

Bintik Air di Tangan, Kenali 7 Penyebab dan Cara Menanganinya - Alodokter

Berbagai Penyebab Bintik Air di Tangan

Sebelumnya telah disebutkan bahwa bintik air di tangan dapat disebabkan oleh berbagai hal. Berikut ini adalah penyebabnya:

1. Dermatitis kontak

Dermatitis kontak merupakan penyebab bintik air di tangan yang paling umum. Kondisi ini dapat terjadi akibat iritasi terhadap paparan bahan kimia atau benda tertentu, seperti sabun cuci piring, detergen, pemutih baju, sarung tangan, atau logam pada gelang maupun jam tangan.

2. Impetigo

Impetigo merupakan infeksi bakteri pada kulit yang ditandai dengan luka, bercak berwarna cokelat, kemerahan, dan bintik air di area tubuh mana pun, termasuk di tangan.

Bedanya dengan bintik lain, bintik air akibat impetigo berisi nanah. Bila lentingnya pecah, nanah bisa mengering dan membentuk koreng. Impetigo paling sering terjadi pada anak-anak yang kebersihan kulitnya tidak terjaga karena sistem kekebalan tubuhnya belum cukup kuat untuk melawan bakteri.

3. Kurap di tangan

Salah satu penyebab bintik air di tangan adalah kurap di tangan atau tinea manum. Kurap merupakan infeksi jamur yang menyerang kulit. Kurap di tangan dapat muncul bersamaan dengan jamur di kuku (tinea unguium) dan jamur di area tubuh lain, seperti kaki (tinea pedis).

Gejalanya berupa gatal, bercak bulat dengan tepi kemerahan, dan kulit bersisik. Jamur penyebab kurap dapat menular dengan menyentuh tangan penderita. Kurap juga bisa menyebar di tempat lembap, seperti kamar mandi umum atau kolam renang umum.

4. Cacar air

Cacar air adalah infeksi yang disebabkan oleh virus Varicella zoster. Gejalanya berupa demam, sakit kepala, kelelahan, gatal, dan lenting yang bisa muncul di seluruh tubuh, termasuk bintik air di tangan.

Cacar air dapat menular, terutama pada orang yang belum pernah mengalami penyakit ini dan orang yang belum mendapatkan vaksin cacar air.

5. Luka bakar

Luka bakar tingkat dua di tangan juga bisa menyebabkan bintik berisi cairan di kulit. Bintik tersebut disebut juga dengan bula. Gejala lainnya berupa kemerahan dan bercak pada kulit yang terbakar.

Bula akibat luka bakar awalnya berukuran kecil, tetapi lambat laun bisa membesar. Ketika bula membesar, jangan pecahkan sendiri di rumah karena berisiko menyebabkan infeksi.

6. Radang dingin

Frostbite atau radang dingin merupakan kerusakan kulit karena suhu dingin yang ekstrem. Kondisi ini menyebabkan lapisan atas kulit dan beberapa jaringan di bawahnya membeku. Radang dingin biasanya menyerang area jari tangan, hidung, telinga, dan kaki.

Pada tahap awal, radang dingin menimbulkan gejala berupa kesemutan dan mati rasa. Pada tahap menengah, kondisi ini bisa menyebabkan kerusakan jaringan dengan gejala bintik air, bengkak, dan terasa nyeri.

Pada tahap yang sudah parah, kondisi ini bisa menyebabkan kulit berubah warna menjadi kecokelatan atau kehitaman. Hal ini terjadi karena adanya kerusakan atau bahkan kematian jaringan di area tubuh yang terdampak.

7. Eksim dishidrosis

Eksim dishidrosis atau pompholyx merupakan penyakit kulit yang ditandai dengan adanya bintik air di tangan dan jari. Selain bintik air di tangan, gejala lain yang muncul berupa rasa gatal hebat dan tampak bersisik.

Penyebab penyakit ini belum diketahui secara pasti, tetapi diduga berkaitan dengan dermatitis atopik. Kondisi ini biasanya berlangsung sekitar 3 minggu dan dapat kambuh kembali seiring waktu.

Untuk pompholyx, dokter biasanya akan memberikan krim oles kortikosteroid untuk menghilangkan bintik air. Sementara obat antihistamin, seperti loratadine dan cetirizine, diberikan untuk meredakan gatal.

Cara Menangani Bintik Air di Tangan

Bintik air di tangan yang berukuran kecil biasanya tidak memerlukan penanganan khusus untuk menghilangkannya.

Jangan menggaruk atau memecahkan bintik air untuk menghindari infeksi. Bila bintik tampak pecah-pecah, Anda bisa mengoleskan krim pelembap, seperti petroleum jelly.

Untuk meredakan gejala lainnya, dokter biasanya juga memberikan pengobatan berupa:

  • Obat antihistamin untuk meredakan gatal
  • Obat pereda nyeri untuk meredakan rasa nyeri, terbakar, dan tidak nyaman
  • Antibiotik bila bintik air di tangan disebabkan oleh infeksi bakteri
  • Antijamur jika bintik air di tangan muncul karena infeksi jamur

Apabila bintik air di tangan tidak kunjung hilang, makin membesar, atau pecah sehingga menyebabkan infeksi, sebaiknya segera periksakan ke dokter untuk mendapatkan penanganan.