Operasi caesar merupakan hal yang menegangkan dan kadang tidak bisa diperkirakan. Untuk itu, Bumil perlu persiapan yang matang agar bisa melewati proses operasi caesar dengan tenang dan lancar. 

Operasi caesar biasanya dilakukan untuk kehamilan dengan kondisi tertentu, seperti gangguan plasenta, infeksi kehamilan, panggul sempit, dan posisi bayi sungsang atau melintang. Operasi caesar juga bisa dilakukan secara mendadak pada kondisi darurat, misalnya jika proses persalinan berlangsung terlalu lama atau jika terjadi gawat janin.

 

Bumil, Ini yang Perlu Dipersiapkan Sebelum Menjalani Operasi Caesar - Alodokter

Hal yang Perlu Dipersiapkan

Menjaga pertambahan berat badan yang ideal selama hamil adalah hal utama yang harus dilakukan jika Bumil berencana untuk menjalani operasi caesar. Tujuannya adalah untuk mengurangi risiko terjadi komplikasi saat operasi dan pemulihan.

Selain itu, ada enam hal yang perlu Bumil lakukan sebagai persiapan sebelum operasi caesar, yaitu:

1. Menyiapkan barang bawaan

Sebagian ibu hamil yang akan menjalani operasi caesar perlu menginap di rumah sakit sejak 3-4 hari sebelumnya. Jika dokter menganjurkan demikian, Bumil perlu menyiapkan barang bawaan dari jauh-jauh hari.

Beberapa barang yang wajib Bumil siapkan adalah pakaian dalam, bra menyusui, baju ganti, pembalut, sedotan untuk minum, sandal, selimut, dan tisu basah. Untuk pakaian dalam, pilihlah yang berbahan nyaman dan tidak ketat, agar tidak melukai bekas jahitan di perut.

Kemudian persiapkan juga berbagai keperluan bayi, mulai dari pakaian, kain, selimut, sarung tangan dan kaus kaki, hingga kursi bayi untuk di mobil. Jangan lupa, ingatkan Ayah juga untuk mempersiapkan pakaian ganti, beserta berbagai perlengkapan yang dibutuhkannya untuk menginap.

2. Menyiapkan benda hiburan

Menunggu momen kelahiran Si Kecil melalui operasi caesar mungkin membuat Bumil cemas atau gelisah. Oleh karena itu, Bumil bisa mempersiapkan berbagai hal yang bisa menjadi hiburan atau pengalih perhatian, seperti buku bacaan, film, atau pemutar musik yang berisi playlist lagu favorit.

Hal ini bermanfaat untuk membuat Bumil lebih tenang ketika akan menjalani proses operasi caesar. Beberapa dokter juga biasanya mengizinkan ibu hamil untuk membawa musik favoritnya sendiri untuk diputar selama operasi caesar.

3. Tidak menggunakan make up

Sebelum tiba di rumah sakit untuk menjalani operasi caesar, biasanya dokter akan menyarankan ibu hamil untuk tidak menggunakan make up, krim wajah, dan kuteks. Hal ini bertujuan untuk memudahkan dokter memeriksa kondisi Bumil sebelum operasi. Selain itu, jangan mengenakan lensa kontak juga ya.

4. Mandi dengan sabun antiseptik

Satu hari sebelum operasi caesar, dokter mungkin akan menyarankan Bumil untuk mandi menggunakan sabun antiseptik, guna mengurangi risiko terjadinya infeksi saat operasi.

Dengan alasan yang sama, Bumil juga biasanya dianjurkan untuk mencukur bulu kemaluan. Bila merasa kesulitan, mintalah bantuan perawat di rumah sakit untuk melakukannya.

5. Rutin memeriksakan diri ke dokter kandungan

Hal ini tentunya tidak boleh terlewatkan oleh ibu hamil yang akan operasi caesar. Rutin memeriksakan diri ke dokter kandungan penting dilakukan untuk memantau kondisi kesehatan Bumil dan janin, terutama jika Bumil memiliki kondisi tertentu yang mengharuskan dilakukannya operasi caesar.

Dengan pemeriksaan kehamilan yang rutin, dokter dapat mewaspadai berbagai risiko yang mungkin Bumil alami saat operasi caesar, sehingga dokter bisa mempersiapkan rencana yang matang untuk menghindari risiko-risiko tersebut.

Jangan lupa, sampaikan kepada dokter semua kekhawatiran yang Bumil rasakan dan mintalah informasi yang jelas. Tujuannya adalah agar Bumil paham betul mengenai kondisi kehamilan Bumil serta hal-hal yang akan dihadapi, termasuk prosedur operasi caesar dan persiapannya.

Melahirkan dengan operasi caesar memang bisa menjadi hal yang menegangkan. Lakukanlah langkah-langkah di atas agar Bumil bisa lebih tenang dalam menghadapi operasi. Supaya Bumil lebih siap, mintalah saran dari dokter kandungan mengenai hal-hal apa saja yang diperlukan sesuai dengan kondisi Bumil.