Seiring bertambah besarnya kehamilan, Bumil mungkin akan merasakan berbagai gejala yang dapat membuat tidak nyaman. Salah satunya adalah sakit dada. Yuk, cari tahu penyebab dan cara mengatasinya.

 

Ada berbagai penyebab sakit dada selama kehamilan. Mulai dari tekanan bayi di dalam perut, stres, hingga gangguan organ pernapasan dan jantung. Meski membuat khawatir, sebagian besar sakit dada saat hamil merupakan hal yang normal dan dapat diatasi.

Bumil, Kenali Berbagai Penyebab dan Cara Mengatasi Sakit Dada - Alodokter

Penyebab dan Cara Mengatasi Sakit Dada saat Hamil

Bumil, berikut beberapa kondisi yang bisa menjadi penyebab sakit dada saat hamil sekaligus cara mengatasinya:

  • Tekanan dari bayi
    Sakit dada saat hamil bisa disebabkan oleh adanya tekanan dari bayi. Bayi dalam kandungan yang bertambah besar dapat mendesak organ tubuh Bumil, termasuk area sekitar rongga dada.
    Kondisi ini tidak berbahaya, jadi Bumil bisa tetap tenang sambil berupaya mencari posisi tubuh yang nyaman. Tekanan tubuh bayi pada rongga dada biasanya akan makin terasa saat ibu hamil berbaring. Oleh karena itu, Bumil perlu memilih posisi tidur yang tepat. Salah satu posisi tidur yang dianjurkan adalah berbaring miring ke kiri.
  • Refluks asam lambung
    Kondisi yang lebih sering terjadi pada kehamilan trimester kedua dan ketiga ini, juga bisa menjadi penyebab sakit dada saat hamil. Refluks asam lambung terjadi ketika cairan asam lambung mengalir naik ke kerongkongan. Sakit dada yang dirasakan akibat kondisi ini biasanya disertai dengan sensasi panas di daerah dada sampai kerongkongan.
    Cara menghindarinya adalah dengan makan secara perlahan sedikit demi sedikit, duduk bersandar sekitar 1-2 jam setelah makan, tidur yang cukup, menggunakan pakaian yang longgar, serta menghindari makanan dan minuman yang dapat memicu naiknya asam lambung, seperti makanan pedas, asam, berminyak atau berlemak, dan minuman bersoda.
  • Penyakit jantung
    Ketika hamil, volume darah di dalam tubuh akan bertambah untuk dapat memenuhi kebutuhan janin. Bertambahnya volume darah ini membuat jantung perlu bekerja lebih keras.

    Jika sebelumnya sudah memiliki gangguan pada jantung, maka ibu hamil akan lebih berisiko mengalami sakit dada yang berkaitan dengan masalah pada jantung. Hal ini juga dapat terjadi pada ibu hamil yang memiliki risiko terkena penyakit jantung, misalnya karena menderita obesitas atau diabetes. Untuk itu, Bumil dianjurkan senantiasa menjalani pola hidup sehat dan rutin melakukan pemeriksaan kandungan.  

Sakit dada saat hamil ada yang wajar terjadi, namun ada pula yang perlu disikapi dengan serius. Cermati gejalanya dan segera kunjungi dokter bila sakit dada yang dialami terasa sangat mengganggu, misalnya hingga sulit bernapas atau terasa seperti tertimpa benda berat, juga bila rasa nyerinya tidak kunjung berkurang.