Saat mengganti popok bayi, tiba-tiba tampak ada bercak keputihan? Hal ini tentu akan membuat Bunda khawatir. Tapi, jangan keburu panik ya, Bun! Yuk, cari tahu tentang penyebab dan cara mengatasi keputihan pada bayi.

Keputihan pada bayi perempuan merupakan hal yang normal terjadi. Keputihan ini disebabkan oleh tingginya tingkat hormon ibu saat hamil. Hormon kehamilan dari ibu bisa menembus plasenta dan masuk ke tubuh bayi, sehingga memicu keluarnya cairan putih atau yang biasa disebut keputihan.

Keputihan yang keluar dari vagina bayi bisa berwarna bening seperti putih telur ataupun ada sedikit darah. Kadang keputihan normal ini juga disertai vagina bengkak pada bayi.

Bunda, Begini Cara Mengatasi Keputihan pada Bayi - Alodokter

Cara Mengatasi Keputihan pada Bayi

Pada dasarnya keputihan pada bayi biasanya akan hilang dengan sendirinya setelah ia berusia 10 hari dan tidak memerlukan perawatan khusus. Jika Bunda melihat ada keputihan pada vagina Si Kecil, Bunda cukup perlu mengelapnya menggunakan tisu basah yang bebas parfum dan alkohol. Pastikan Bunda mengelapnya dari bagian depan vagina menuju ke anus.

Selain itu, Bunda perlu menjaga kebersihan area kelamin Si Kecil. Untuk merawat kebersihan vagina bayi, ada beberapa cara yang dapat dilakukan, yaitu:

  • Jika bayi buang air besar sebelum mandi, bersihkan kotorannya terlebih dahulu. Jika tinja mengenai bibir vagina, bersihkan bagian tersebut dengan perlahan, menggunakan kapas, kain lembut yang telah dibasahi dengan air, atau tisu basah yang bebas parfum dan alkohol.
  • Usapkan kapas, kain lembut, atau tisu basah secara perlahan dari arah vagina ke anus, sepanjang lipatan pada organ vital bayi. Jangan lupa juga untuk membersihkan semua sisi di sekitar bibir vagina ya,
  • Bilas vagina bayi dengan air hangat secara perlahan, sepanjang lipatan organ vital. Hal ini bermanfaat untuk mencegah masuknya bakteri penyebab infeksi ke vagina.
  • Setelah vagina bayi dibersihkan, tepuk-tepuk dengan handuk atau kain yang bersih untuk mengeringkannya.

Sebaiknya Bunda tidak menggunakan sabun atau produk pembersih antibakteri sama sekali untuk membersihkan vagina bayi, karena dapat menyebabkan iritasi pada vagina. Selain itu, Bunda perlu sangat berhati-hati saat membersihkan vagina, agar tidak menimbulkan luka.

Keputihan pada bayi tergolong hal yang normal dan tidak perlu membuat Bunda khawatir. Namun, Bunda harus segera memeriksakan Si Kecil ke dokter anak jika keputihan yang dialaminya terjadi lebih dari dua minggu, disertai demam atau bau busuk dari vagina, karena hal ini bisa menandakan adanya infeksi.