Amalia Medical Center

Tindakan Medis

Terdapat 12 tindakan medis dari 7 kategori

Serangkaian pemeriksaan pada feses untuk melakukan diagnosis terhadap kondisi tertentu yang memengaruhi saluran pencernaan. Kondisi ini bisa berupa infeksi, gizi buruk, atau kanker

Tes darah yang bertujuan untuk mencari zat antibodi di dalam darah. Melalui tes ini, dokter bisa mengetahui kondisi kekebalan tubuh seseorang dan faktor penyebab seseorang mengalami masalah kesehatan

Tes untuk memeriksa kondisi seseorang berdasarkan jenis kotoran yang dikeluarkan oleh ginjal atau masalah kesehatan lainnya

Pemeriksaan kesehatan secara lengkap dan menyeluruh.

Medical check up karyawan adalah pemeriksaan kesehatan yang dilakukan terhadap karyawan atau calon karyawan di suatu lingkungan kerja. Pemeriksaan kesehatan ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mendeteksi secara dini gangguan kesehatan yang mungkin dialami karyawan akibat faktor tertentu di lingkungan kerja

Vaksinasi yang dilakukan pada orang dewasa. Ada banyak vaksin untuk orang dewasa, di antaranya vaksin meningitis, tetanus, tifoid, campak, rubella, demam kuning, parotitis, dan lain sebagainya.

Metode pemeriksaan jantung untuk mendeteksi dan merekam aktivitas kelistrikan jantung, di mana gambaran tertentu pada hasil rekam EKG dapat menunjukkan adanya kelainan pada jantung.

Serangkaian tes yang dilakukan untuk memeriksa fungsi paru-paru dengan bantuan spirometry. Alat ini digunakan untuk mengetahui aliran udara yang masuk dan keluar dari paru-paru.

Metode pemeriksaan fungsi pendengaran dengan alat yang mampu menghasilkan suara dengan berbagai frekuensi dan kekuatan. Biasanya dilakukan para pekerja yang bertugas di daerah dengan tingkat kebisingan tinggi

Metode khusus dalam dunia kedokteran untuk mendapatkan gambar dari area tertentu di dalam tubuh. Metode ini digunakan untuk melihat fungsi dan anatomi organ tubuh sekaligus mendiagnosis penyakit tertentu.

Vaksinasi yang dilakukan kepada anak-anak agar terhindar dari sejumlah penyakit, seperti hepatitis, polio, flu, dan lain sebagainya. Sebelum melakukan vaksinasi, dianjurkan untuk berkonsultasi dengan dokter lebih dulu

Vaksin yang memberikan perlindungan terhadap penyakit gondongan, campak, dan rubella. Vaksin ini dianjurkan untuk diberikan sebanyak dua kali, dosis pertama ketika anak berusia 12-15 bulan, dan dosis kedua diberikan ketika anak berumur 4-6 tahun. Vaksin ini juga disarankan pada orang dewasa yang belum mendapatkan vaksin MMR. Vaksin ini jarang menimbulkan efek samping pada kebanyakan orang. Efek samping yang umumnya muncul ada demam, ruam, dan kemerahan pada lokasi yang disuntik.

Peta Lokasi
Jl. Dewi Sartika No.364A, RT.3/RW.4, Cawang, Kramat Jati, Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13630.