Estimasi Biaya Inseminasi Buatan

Inseminasi Buatan

Berapa Biaya Inseminasi Buatan?

Biaya untuk prosedur inseminasi buatan berbeda-beda, tergantung dari rumah sakit yang menyelenggarakannya, obat-obatan yang digunakan, serta banyaknya siklus yang dilalui. Di rumah sakit swasta di Indonesia, biaya prosedur ini adalah mulai dari Rp. 2.500.000 hingga lebih dari Rp. 5.000.000 per siklus. Sedangkan di Malaysia adalah mulai dari Rp. 5.000.000 per siklus, dan di Singapura adalah mulai dari Rp. 18.000.000.  per siklus. Dianjurkan untuk mempersiapkan dana lebih guna kebutuhan tambahan yang tidak terduga, yaitu sekitar 20-30% dari biaya yang diperkirakan.

Apa Itu Inseminasi Buatan?

Inseminasi buatan adalah prosedur untuk mengatasi masalah infertilitas dengan menempatkan sperma langsung di dalam rahim pada saat pelepasan sel telur (ovulasi). Tujuan prosedur ini adalah untuk meningkatan jumlah sperma yang dapat mencapai saluran indung telur (tuba falopii), sehingga terjadi pembuahan dan kehamilan.

Berapa Persen Keberhasilannya?

Keberhasilan untuk hamil bergantung kepada usia, penyebab infertilitas, dan penggunaan obat kesuburan tertentu. Semakin banyak siklus yang dilakukan, keberhasilannya juga meningkat dari 10% hingga 40%.

Kapan Saya Perlu Menjalani Inseminasi Buatan?

Inseminasi buatan dilakukan untuk Anda yang mengalami masalah infertilitas, baik yang tidak diketahui penyebabnya atau yang diketahui. Misalnya, akibat jumlah dan kualitas sperma yang buruk, endometriosis, dan memiliki lendir serviks yang terlalu kental.

Apa Syarat untuk Menjalani Inseminasi Buatan?

Untuk menjalani inseminasi buatan, kondisi seorang wanita harus dipastikan dalam keadaan sehat, terutama kondisi saluran indung telur (tuba falopii). Inseminasi buatan tidak disarankan bagi Anda yang memiliki kelainan pada tuba falopii, misalnya menyempitnya tuba falopii akibat radang panggul.  

Adakah yang Harus Dipersiapkan sebelum Menjalani Insminasi Intrauterine?

Diawali dengan pengambilan sampel sperma dan memilih sperma yang sehat dari sampel tersebut. Selanjutnya perlu ditetapkan waktu pelaksanaannya, yaitu satu atau dua hari pasca ovulasi. Ovulasi biasanya terjadi pada 12-16 hari setelah wanita selesai haid. Prediksi terjadinya ovulasi juga dapat dipantau melalui kadar hormon LH pada urine, atau pengamatan pertumbuhan sel telur melalui USG transvaginal.

Apa yang Terjadi saat Prosedur Inseminasi Buatan?

Saat pelaksanaan inseminasi buatan, Anda akan dibaringkan. Selanjutnya, spekulum dimasukkan ke dalam vagina. Lalu, kateter berisi sampel sperma sehat dimasukkan ke dalam rahim. Setelah sperma didorong masuk ke dalam rahim, inseminasi buatan dianggap selesai dan kateter bisa dilepas, begitu juga spekulum.

Apa yang Saya Rasakan saat atau setelah Tindakan?

Sebagian wanita merasa kram sesaat, namun pada umumnya tidak menimbulkan rasa nyeri.

Berapa Lama Tindakan Inseminasi?

Seluruh tindakan inseminasi buatan hanya berlangsung sekitar 10 menit dan pasien dapat pulang ke rumah setelah tindakan selesai dilakukan.

Kapan Perlu Dilakukan Tes Kehamilan?

Dua minggu setelah pelaksanaan inseminasi.

Kapan Saya Dapat Mengulang Tindakan Seandainya Tidak Berhasil?

Tiga sampai enam bulan setelah tindakan inseminasi sebelumnya.

Apa Komplikasi Dari Tindakan Inseminasi?

Inseminasi buatan pada umumnya merupakan prosedur yang tidak rumit dan aman, sehingga risikonya kecil untuk menimbulkan komplikasi. Meski jarang terjadi, inseminasi buatan memiliki risiko menimbulkan infeksi dan perdarahan vagina. Terhadap kehamilan sendiri, inseminasi berisiko menimbulkan kehamilan kembar.