Estimasi Biaya Elektrokardiogram (EKG)

Elektrokardiogram (EKG)

Berapa Biaya Elektrokardiogram?

Biaya elektrokardiogram bervariasi, tergantung dari rumah sakit yang menyelenggarakannya. Di rumah sakit swasta di Indonesia, biaya prosedur ini dimulai dari Rp. 100.000 hingga lebih dari Rp. 250.000. Dianjurkan untuk mempersiapkan dana lebih guna kebutuhan tambahan yang tidak terduga, yaitu sekitar 20-30% dari biaya yang diperkirakan.

Apa Itu Elektrokardiogram?

Elektrokardiogram (EKG) adalah prosedur sederhana untuk mengukur dan merekam aktivitas listrik jantung, dengan menggunakan alat pendeteksi impuls listrik atau elektrokardiograf yang dihubungkan dengan tubuh seseorang dengan elektrode.

Apa Itu Elektrode?

Seperti perekat, kecil, dan berbahan plastik yang ditempelkan pada dada, lengan, dan tungkai Anda. Elektrode disambungkan ke mesin EKG dengan kabel.

Keluhan Apa Saja yang Mungkin Memerlukan Pemeriksaan Elektrokardiogram?

Nyeri dada, sesak napas, cepat lelah dan lemas, serta berdebar-debar dan denyut jantung yang tidak teratur.

Apa Kegunaan Elektrokardiogram?

Mendeteksi serangan jantung, penyakit jantung koroner, gangguan elektrolit, keracunan dan efek samping obat, serta evaluasi efektivitas alat pacu jantung.

Adakah Hal yang Membuat Saya Tidak Diperbolehkan Melakukan Pemeriksaan Elektrokardiogram?

Tidak Ada.

Apa yang Harus Dipersiapkan sebelum Elektrokardiogram?

Tidak ada persiapan khusus. Namun hindari pemakaian losion, minyak, atau bedak pada tubuh, terutama dada. Serta cukur bulu pada dada. Kedua hal ini dapat membuat elektrode sulit melekat.

Bagaimana Elektrokardiogram Dilakukan?

Anda akan diminta berbaring di tempat tidur, dengan sebelumnya melepas pakaian atas, serta aksesoris yang menempel di tubuh dan benda yang terdapat dalam kantong. Elektrode-elektrode yang tersambung dengan mesin akan ditempelkan ke bagian dada, lengan, dan tungkai Anda. Setelah terekam oleh mesin dan ditampilkan di layar, hasil perekaman tersebut akan dicetak. Kemudian, dokter akan mengidentifikasi hasil perekaman tersebut.

Siapa yang Melakukan Pemeriksaan Elektrokardiogram?

Biasanya perawat, namun hasilnya tetap dibaca oleh dokter.

Berapa Lama Elektrokardiogram Berlangsung?

Biasanya kurang dari 10 menit.

Apa yang Harus dan Tidak Boleh Saya Lakukan setelah Pemeriksaan Elektrokardiogram?

Anda dapat beraktivitas seperti biasa, kecuali terdapat penyakit lain atau hasil EKG yang abnormal, sehingga dokter menganjurkan untuk membatasi aktivitas tertentu.

Apa Risiko yang Mungkin Terjadi akibat Elektrokardiogram?

EKG merupakan pemeriksaan yang aman, cepat, dan tidak menyakitkan. Mungkin Anda dapat mengalami reaksi alergi pada kulit akibat penempelan elektrode, namun hal tersebut jarang terjadi, serta sedikit rasa sakit saat elektrode dicabut.

Adakah Tipe Lain dari Pemeriksaan Elektrokardiogram?

Ada. Yaitu EKG Treadmill atau Holter Monitor.