Tes VDRL

Tes VDRL dilakukan untuk mendiagnosa penyakit sifilis, yaitu salah infeksi menular seksual. Tes ini mendeteksi antibodi terhadap Treponema pallidum. Hasil tes yang positif menunjukkan pasien sedang menderita sifilis. Meski begitu, pemeriksaan ini dapat menunjukkan hasil positif palsu (false positive) pada pasien HIV/AIDS, penyakit Lyme, malaria, pneumonia, atau lupus. Pemeriksaan VDRL menggunakan sampel darah yang diambil dengan jarum suntik dari pembuluh darah di lengan. Selain darah, pemeriksaan VDRL juga dapat menggunakan sampel cairan tulang belakang. Pemeriksaan ini tidak memerlukan puasa sebelumnya