Medika Plaza Indonesia

Tindakan Medis

Terdapat 23 tindakan medis dari 9 kategori

Tes yang dilakukan untuk melihat kadar zat asam urat yang ada di dalam darah. Tes ini juga bertujuan untuk melihat kemampuan tubuh dalam memproduksi dan mengeluarkan asam urat

Pemeriksaan yang dilakukan untuk menentukan golongan darah seseorang. Pemeriksaan ini sering dilakukan sebelum seseorang melakukan transfusi darah atau pada ibu hamil.

Tes yang bertujuan untuk mengukur kadar kolesterol dan trigliserida di dalam darah. Tes ini bisa mengurangi risiko penyakit kardiovaskular yang disebabkan oleh penumpukan plak di dalam pembuluh darah arteri

Pemeriksaan yang dilakukan untuk mengidentifikasi gangguan fungsi ginjal. Hal ini akan membantu dokter dalam mencegah gangguan ginjal sebelum menjadi semakin parah.

Prosedur medis yang memiliki sangat banyak kegunaan. Beberapa fungsinya antara lain untuk mengetahui kondisi kesehatan secara umum, memeriksa fungsi organ tubuh atau kemungkinan adanya infeksi

Pemeriksaan yang dilakukan untuk mendeteksi adanya kelainan di profil lemak darah. Umumnya, pemeriksaan profil lemak darah meliputi pemeriksaan kolesterol-total, kolesterol-LDL, kolesterol-HDL, dan trigliserida.

Upaya untuk memeriksa dan mendeteksi keberadaan penyakit hepatitis. Skrining ini sering dilakukan melalui tes anti HCV. Jika hasilnya positif maka orang tersebut terinfeksi hepatitis.

Serangkaian pemeriksaan yang terdiri dari tes darah, tes urine, atau prosedur medis lain untuk mengetahui kemungkinan adanya penggunaan obat-obatan terlarang dalam diri seseorang

Tes untuk memeriksa kondisi seseorang berdasarkan jenis kotoran yang dikeluarkan oleh ginjal atau masalah kesehatan lainnya

Tes yang dilakukan untuk melihat kemungkinan adanya gangguan hati, seperti liver atau hepatitis. Tes ini bertujuan untuk mengukur seberapa parah kondisi yang terjadi dan efektivitas pengobatan yang dilakukan

Rp 1.305.000 - Rp 1.770.000

Paket Basic Rp 1.305.000 meliputi:

- Medical History Taking and Physical Examination by General Practitioner

- Eye Examination (Visual Acuity (Far/Near); Visual Field Test; Tonometry; Color Blind)

- Pemeriksaan Radiolog (Rontgen Thorax)

- Pemeriksaan EKG

- Pemeriksaan Laboratorium (Darah Lengkap; Golongan Darah dan Rhesus; Fungsi Hati (SGOT, SGPT))

- Asam Urat

- Ureum

- Kreatinin

- Gula darah puasa/sewaktu

- Kolesterol Total

- Trigliserida

- HDL

- LDL

- Urine Lengkap


Paket Basic Plus (>=40 tahun) Rp 1.770.000 meliputi:

- Medical History Taking and Physical Examination by General Practitioner

- Eye Examination (Visual Acuity (Far/Near); Visual Field Test; Tonometry; Color Blind)

- Pemeriksaan Radiolog (Rontgen Thorax)

- Pemeriksaan EKG

- Treadmill Test

- Pemeriksaan Laboratorium (Darah Lengkap; Golongan Darah dan Rhesus; Fungsi Hati (SGOT, SGPT))

- HbsAg

- Asam Urat

- Ureum

- Kreatinin

- Gula darah puasa/sewaktu

- Kolesterol Total

- Trigliserida

- HDL

- LDL

- Urine Lengkap

- Pap Smear


Pemeriksaan kesehatan secara lengkap dan menyeluruh.

Rp 1.920.000 - Rp 2.260.000

Paket Pre-Employee A Rp 1.920.000 meliputi:

- Medical History Taking and Physical Examination by General Practitioner

- Eye Examination (Visual Acuity (Far/Near); Visual Field Test; Tonometry; Color Blind)

- Pemeriksaan Radiolog (Rontgen Thorax)

- Pemeriksaan EKG

- Treadmill Test

- Pemeriksaan Laboratorium (Darah Lengkap; Golongan Darah dan Rhesus; Fungsi Hati (SGOT, SGPT, GGT))

- HbsAg

- Anti HBs

- Asam Urat

- Ureum

- Kreatinin

- Gula darah puasa/sewaktu

- Kolesterol Total

- Trigliserida

- HDL/LDL

- Urine Lengkap

- Spirometri

- Pap Smear


Paket Pre-Employee B Rp 2.260.000 meliputi:

- Medical History Taking and Physical Examination by General Practitioner

- Eye Examination (Visual Acuity (Far/Near); Visual Field Test; Tonometry; Color Blind)

- Pemeriksaan Radiolog (Rontgen Thorax; USG Abdomen)

- Pemeriksaan EKG

- Treadmill Test

- Pemeriksaan Laboratorium (Darah Lengkap; Golongan Darah dan Rhesus; Fungsi Hati (SGOT, SGPT, GGT))

- HbsAg

- Anti HBs

- Asam Urat

- Ureum

- Kreatinin

- Gula darah puasa/sewaktu

- Kolesterol Total

- Trigliserida

- HDL

- LDL

- Urine Lengkap

- Urine - Drug Abuse 6 panel

- Audiometri

- Spirometri

- Pap Smear

Medical check up karyawan adalah pemeriksaan kesehatan yang dilakukan terhadap karyawan atau calon karyawan di suatu lingkungan kerja. Pemeriksaan kesehatan ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mendeteksi secara dini gangguan kesehatan yang mungkin dialami karyawan akibat faktor tertentu di lingkungan kerja

Metode penemuan dini penyakit diabetes yang dilakukan untuk mencegah seseorang menderita diabetes dan mencegah penyakit tersebut meluas

Metode pemeriksaan jantung untuk mendeteksi dan merekam aktivitas kelistrikan jantung, di mana gambaran tertentu pada hasil rekam EKG dapat menunjukkan adanya kelainan pada jantung.

Salah satu bagian dari pemeriksaan jantung yang umumnya terdiri dari latihan treadmill dan EKG. Pemeriksaan ini dilakukan agar dokter bisa mengetahui respons yang ditunjukkan pasien ketika jantung bekerja keras

Serangkaian tes yang dilakukan untuk memeriksa fungsi paru-paru dengan bantuan spirometry. Alat ini digunakan untuk mengetahui aliran udara yang masuk dan keluar dari paru-paru.

Tes untuk melihat keadaan sel-sel pada serviks (leher rahim) dan vagina. Dengan pemeriksaan rutin, perubahan sel-sel yang mungkin bisa berkembang menjadi kanker atau sudah menjadi kanker bisa terdeteksi

Metode pemeriksaan fungsi pendengaran dengan alat yang mampu menghasilkan suara dengan berbagai frekuensi dan kekuatan. Biasanya dilakukan para pekerja yang bertugas di daerah dengan tingkat kebisingan tinggi

Pemindaian dengan bantuan gelombang suara untuk memeriksa organ-organ di dalam dada seperti paru-paru, hati, jantung, aorta, kerongkongan, serta memonitor aliran darah di dalamnya.

Pemindaian dengan bantuan gelombang suara untuk melihat kondisi organ-organ di dalam perut, termasuk hati, ginjal, pankreas, dan lainnya. Pembuluh darah yang berhubungan dengan organ-organ itu juga bisa diperiksa.


Prosedur medis untuk memeriksa ketajaman penglihatan. Pemeriksaan ini terdiri dari beberapa metode, antara lain metode snellen chart dengan menggunakan huruf dan angka, metode e-chart yang hanya berisi huruf e, serta dengan cincin landolt yang berisi huruf c dengan arah yang berbeda-beda.

Tes yang dilakukan untuk menguji kemampuan seseorang dalam membedakan warna. Tes buta warna terdiri dari beberapa jenis, di antaranya tes ishihara, anomaloscope, Farnsworth-munsell, atau tes lentera Farnsworth.

Metode pengukuran tekanan intraokular mata. Tes ini menggunakan tonometer yang diletakan di permukaan kornea yang dibius. Tes ini sering digunakan untuk memeriksa glukoma dan kerusakan saraf optik