Estimasi Biaya Transfusi Darah

Transfusi Darah

Berapa Biaya Transfusi Darah?

Biaya untuk melakukan transfusi darah bervariasi, tergantung dari jenis darah yang diberikan dan jumlahnya, serta rumah sakit mana yang menyelenggarakannya. Di rumah sakit swasta di Indonesia, biaya prosedur ini bisa dimulai dari Rp. 500.000. Dianjurkan untuk mempersiapkan dana lebih guna kebutuhan tambahan yang tidak terduga, yaitu sekitar 20-30% dari biaya yang diperkirakan.

Apa Itu Transfusi Darah?

Transfusi darah adalah prosedur untuk menyalurkan darah yang terkumpul dalam kantung darah, yang berasal dari pendonor, kepada orang yang membutuhkan darah, melalui pembuluh vena (intravena).

Terkadang Saya Melihat Warna Cairan Dalam Kantung Darah Berbeda-Beda, Apa Bedanya?

Karena darah yang ditransfusikan tidak hanya 1 jenis. Bisa berupa keseluruhan komponen darah (whole blood) atau salah satu komponen darah, seperti sel darah merah (PRC), trombosit (TC), faktor pembekuan (cryoprecipitate), serta plasma darah (FFP). 

Kapan Transfusi Darah Dilakukan?

Transfusi darah diberikan ketika darah yang ada di dalam tubuh dianggap cukup, misalnya saat terjadi anemia, perdarahan akibat gangguan pembekuan darah, infeksi berat, luka bakar parah, atau penyakit liver.

Bagaimana Persiapan sebelum Transfusi Darah?

Sampel darah akan diambil untuk memastikan golongan darah Anda. Golongan darah Anda harus cocok dengan darah yang didonorkan. Lalu dilakukan pemeriksaan crossmatch untuk mencocokan darah pendonor dengan resipien.

Bagaimana Transfusi Darah Dilakukan?

Transfusi darah dimulai dengan dokter atau perawat menusukkan jarum ke pembuluh darah di sekitar lengan Anda. Jarum yang masuk ke pembuluh darah lalu dihubungkan dengan kateter atau selang tipis yang tersambung pada kantong darah. Pada tahap ini, darah akan dialirkan dengan menggunakan selang tipis, dari kantong darah menuju ke pembuluh darah. 

Apa yang Terjadi selama Transfusi Darah?

Pada 15 menit awal transfusi darah, kondisi Anda akan terus dipantau. Hal ini demi memastikan Anda tidak mengalami reaksi alergi. Bila gejala-gejala reaksi alergi terjadi, prosedur dapat segera dihentikan. Setelah satu jam tes berjalan dan reaksi alergi tidak ditemukan, dokter atau perawat bisa mempercepat proses transfusi darah.

Apa yang Terjadi setelah Transfusi Darah?

Selang infus akan dicabut dan kondisi Anda akan dipantau kembali.

Berapa Lama Transfusi Darah Berlangsung?

Biasanya paling lama adalah 4 jam.

Adakah Risiko Transfusi Darah?

Walaupun jarang terjadi, pada saat transfusi atau beberapa waktu setelahnya, mungkin terjadi risiko demam, reaksi alergi, kelebihan zat besi, cedera paru-paru, infeksi, penyakit graft versus host, acute immune hemolytic reaction, serta delayed hemolytic reaction.