Shoulder Arthroscopic Rotator Cuff Repair

Shoulder arthroscopic rotator cuff repair merupakan operasi untuk memperbaiki robekan di rotator cuff, yaitu kumpulan otot dan tendon yang menyangga sendi bahu. Robekan di rotator cuff dapat menimbulkan keluhan berupa nyeri bahu pada malam hari, rasa sakit saat mengangkat tangan, dan kesulitan menekuk lengan bagian atas.

Shoulder arthroscopic rotator cuff repair dilakukan dengan teknik artroskopi, yaitu memasukkan kamera kecil dan alat bedah khusus melalui sayatan kecil di area bahu. 


Pada tindakan bedah yang minimal invasif ini, dokter akan melihat kondisi di dalam sendi bahu melalui layar monitor yang terhubung dengan kamera. Melalui tampilan gambar di monitor, dokter akan menjahit kembali tendon ke tulang menggunakan instrumen khusus. 


Shoulder arthroscopic rotator cuff repair sangat ideal bagi pasien yang mengalami kondisi berikut:

  • Robekan tendon otot rotator cuff total atau sebagian yang sampai menimbulkan gejala
  • Peradangan berat yang disertai dengan robekan pada otot dan tendon rotator cuff 
  • Bahu terasa sangat lemah dan sulit digunakan untuk beraktivitas
  • Keluhan masih berlangsung selama beberapa bulan dan tidak membaik dengan metode pengobatan lain


Perlu diketahui bahwa shoulder arthroscopic rotator cuff repair bukanlah pilihan pengobatan pertama untuk mengatasi gangguan pada bahu. Dokter biasanya akan meresepkan obat antiinflamasi nonsteroid atau memberikan suntikan kortikosteroid, serta merekomendasikan fisioterapi terlebih dahulu. Namun, jika metode tersebut tidak berhasil, operasi bisa menjadi pilihan berikutnya.


Jika operasi diperlukan, metode shoulder arthroscopic rotator cuff repair menawarkan beberapa keunggulan, seperti luka operasi yang lebih kecil, nyeri pascaoperasi yang lebih ringan, dan masa pemulihan yang lebih cepat. Kebanyakan pasien pun tidak perlu menjalani rawat inap sehingga dapat pulang pada hari yang sama.

Namun, untuk mendukung proses pemulihan, pasien juga akan dianjurkan untuk menjalani program rehabilitasi dan latihan khusus agar kekuatan serta fungsi bahu dapat kembali secara optimal.