Takenoko Clinic Bali

Tindakan Medis

Terdapat 30 tindakan medis dari 12 kategori

Pemeriksaan yang dilakukan untuk menentukan golongan darah seseorang. Pemeriksaan ini sering dilakukan sebelum seseorang melakukan transfusi darah atau pada ibu hamil.

Tes yang bertujuan untuk mengukur kadar kolesterol dan trigliserida di dalam darah. Tes ini bisa mengurangi risiko penyakit kardiovaskular yang disebabkan oleh penumpukan plak di dalam pembuluh darah arteri

Suatu teknik yang diterapkan untuk mengukur laju perpindahan atau pergerakan partikel-partikel bermuatan dalam suatu medan listrik. Prinsip kerja dari elektroforesis berdasarkan pergerakan partikel-partikel bermuatan negatif menuju kutub positif dan sebaliknya, di dalam DNA.

Pemeriksaan yang dilakukan untuk mengidentifikasi gangguan fungsi ginjal. Hal ini akan membantu dokter dalam mencegah gangguan ginjal sebelum menjadi semakin parah.

Prosedur medis yang dilakukan untuk mengenali kelainan dalam tubuh. Metode ini bisa membantu dokter dalam mendiagnosis penyakit tertentu dan menentukan pengobatan yang tepat

Serangkaian pemeriksaan pada feses untuk melakukan diagnosis terhadap kondisi tertentu yang memengaruhi saluran pencernaan. Kondisi ini bisa berupa infeksi, gizi buruk, atau kanker

Tes yang dilakukan untuk mendeteksi dan mendiagnosis infeksi yang disebabkan oleh jamur. Tes ini bisa membantu dokter untuk menentukan pengobatan terbaik serta memantau efektivitas pengobatan

Pengunaan proses kimiawi untuk mengukur kadar kandungan kimia di dalam tubuh, seperti glukosa, elektrolit, enzim, lemak, dan lainnya. Umumnya, pemeriksaan ini dilakukan terhadap urine dan darah

Pemeriksaan yang dilakukan untuk mendeteksi adanya kelainan di profil lemak darah. Umumnya, pemeriksaan profil lemak darah meliputi pemeriksaan kolesterol-total, kolesterol-LDL, kolesterol-HDL, dan trigliserida.

Upaya untuk memeriksa dan mendeteksi keberadaan penyakit hepatitis. Skrining ini sering dilakukan melalui tes anti HCV. Jika hasilnya positif maka orang tersebut terinfeksi hepatitis.

Tes yang digunakan untuk memeriksa atau mendiagnosis infeksi bakteri treponema pallidum penyebab sifilis. Tes ini terdiri dari beberapa jenis, tapi yang paling banyak dilakukan adalah tes antibodi.

Pemeriksaan yang dilakukan untuk mendeteksi infeksi virus HIV penyebab penyakit AIDS. Tes ini menggunakan urine, darah, atau air liur sebagai sampel pemertiksaan.

Penanda tumor yang bisa ditemukan di dalam tubuh sebagai penanda adanya kanker. Tumor marker diproduksi langsung oleh sel kanker dan ditemukan di dalam darah dan urine

Tes yang dilakukan untuk melihat kemungkinan adanya gangguan hati, seperti liver atau hepatitis. Tes ini bertujuan untuk mengukur seberapa parah kondisi yang terjadi dan efektivitas pengobatan yang dilakukan

Pemeriksaan kesehatan secara lengkap dan menyeluruh.

Dari Rp 192.500

Perangkat medis yang digunakan untuk membantu menangani penyakit asma dan beberapa gangguan pernapasan lainnya. Alat ini bekerja dengan cara mengubah obat sirup menjadi uap, lalu dihisap oleh pasien

Prosedur medis yang bertujuan untuk menjahit luka yang terbuka (luka robek) agar kedua permukaan kulit yang terpisah dapat menempel. Kulit yang menempel itu bisa tumbuh lagi dan kembali seperti semula.

Dari Rp 165.000

Metode pemeriksaan jantung untuk mendeteksi dan merekam aktivitas kelistrikan jantung, di mana gambaran tertentu pada hasil rekam EKG dapat menunjukkan adanya kelainan pada jantung.

Tes untuk melihat keadaan sel-sel pada serviks (leher rahim) dan vagina. Dengan pemeriksaan rutin, perubahan sel-sel yang mungkin bisa berkembang menjadi kanker atau sudah menjadi kanker bisa terdeteksi

Pemeriksaan untuk mendiagnosis terjadinya menopause atau berakhirnya masa menstruasi. Hal ini dilakukan dengan pemeriksaan fisik, tes darah, dan tes estradiol.

Suatu cara untuk membersihkan atau mengeluarkan benda asing dari dalam telinga. Pengobatan ini dilakukan dengan bantuan air steril yang dimasukkan ke dalam saluran telinga.

Terapi pemberian oksigen dengan tekanan udara tiga kali lebih tinggi dari kondisi normal untuk pasien yang mengalami penyakit dekompresi

Proses merehabilitasi seseorang agar terhindar dari cacat fisik melalui serangkaian penilaian, diagnosis, dan tindakan pencegahan. Tujuannya adalah mengembalikan fungsi tubuh setelah mengalami cedera.

Pemindaian dengan bantuan gelombang suara untuk melihat kondisi organ-organ di dalam perut, termasuk hati, ginjal, pankreas, dan lainnya. Pembuluh darah yang berhubungan dengan organ-organ itu juga bisa diperiksa.

Radiasi elektromagnetik yang dapat digunakan pada berbagai macam kondisi penyakit. Radiasi ini berfungsi meningkatkan metabolisme, mencegah kerusakan sel, serta meringankan peradangan.

Pemeriksaan lab untuk mengukur kadar PSA dalam darah, untuk megetahui apakah ada gangguan pada prostat

Dilakukan jika untuk melatih agar kondisi kandung kemih kembali normal. Kateter dilepas dengan cara menariknya secara perlahan agar tidak melukai organ intim. Prosedur ini lebih baik dilakukan ahli medis.

Vaksin yang memberikan perlindungan terhadap penyakit gondongan, campak, dan rubella. Vaksin ini dianjurkan untuk diberikan sebanyak dua kali, dosis pertama ketika anak berusia 12-15 bulan, dan dosis kedua diberikan ketika anak berumur 4-6 tahun. Vaksin ini juga disarankan pada orang dewasa yang belum mendapatkan vaksin MMR. Vaksin ini jarang menimbulkan efek samping pada kebanyakan orang. Efek samping yang umumnya muncul ada demam, ruam, dan kemerahan pada lokasi yang disuntik.

Salah satu upaya pencegahan hepatitis. Di Indonesia, proses pemberian vaksin dilakukan sebanyak tiga kali, yaitu saat anak lahir, saat anak berusia 1 bulan, dan pada saat anak berusia 3-6 bulan

Peta Lokasi
Jl. Sunset Road, Kuta, Kabupaten Badung, Bali 80361