Gaya belajar visual adalah cara belajar yang mengandalkan penglihatan untuk memahami dan mengingat informasi. Dengan pendekatan ini, materi pelajaran biasanya terasa lebih mudah dipahami karena diserap melalui gambar, warna, bentuk, atau tata letak. 

Bagi banyak orang, gaya belajar visual membuat proses belajar menjadi lebih nyaman dan menyenangkan, terutama saat berhadapan dengan materi yang cukup kompleks. Seseorang cenderung lebih cepat menangkap informasi dari gambar, diagram, grafik, atau video dibandingkan penjelasan lisan saja. 

Gaya Belajar Visual, Kenali Ciri-Ciri dan Tips Mengoptimalkannya - Alodokter

Oleh karena itu, memahami gaya belajar visual dapat membantu Anda, anak, atau siswa memilih metode belajar yang lebih sesuai. 

Gaya Belajar Visual dan Ciri-Cirinya

Agar lebih mudah mengenali gaya belajar visual, berikut adalah beberapa ciri yang sering ditemui pada pembelajar visual:

  • Lebih mudah memahami informasi dari gambar, grafik, atau bacaan dibandingkan penjelasan lisan yang panjang.
  • Sering membuat catatan berwarna, mind map, atau diagram untuk membantu mengingat materi.
  • Memiliki ingatan yang kuat terhadap posisi tulisan, gambar, atau objek di halaman buku maupun papan tulis.
  • Terbiasa membayangkan materi pelajaran dalam bentuk gambar di dalam pikiran.
  • Menyukai media belajar seperti video, ilustrasi, atau presentasi visual.
  • Mudah kehilangan fokus saat mendengarkan penjelasan tanpa bantuan visual.
  • Peka terhadap detail visual, seperti warna, susunan, dan urutan informasi.

Perlu diketahui bahwa ciri-ciri ini tidak selalu muncul semuanya sekaligus. Namun, jika sebagian besar terasa sesuai, besar kemungkinan Anda memiliki kecenderungan gaya belajar visual.

Gaya Belajar Visual dan Tips Mengoptimalkannya

Jika Anda merasa lebih nyaman dengan gaya belajar visual, ada beberapa cara yang bisa dicoba agar proses belajar terasa lebih optimal:

1. Menggunakan catatan berwarna

Menggunakan catatan warna-warni dapat membantu pembelajar dengan gaya belajar visual membedakan ide utama dan informasi pendukung. Warna membuat materi terlihat lebih jelas dan tidak membosankan saat dipelajari ulang.

Anda bisa memberi warna berbeda untuk judul, kata kunci, atau contoh penting. Cara sederhana ini sering kali membuat informasi lebih mudah diingat dan cepat dipahami.

2. Membuat mind map dan diagram

Pada gaya belajar visual, mind map dan diagram sangat membantu untuk melihat hubungan antar konsep. Informasi yang tersusun secara visual biasanya lebih mudah dipahami dibandingkan teks panjang.

Cobalah membuat bagan alur atau tabel sederhana saat belajar. Dengan begitu, materi terasa lebih ringkas dan tidak mudah tercampur satu sama lain.

3. Memanfaatkan video pembelajaran

Video pembelajaran cocok untuk gaya belajar visual karena menggabungkan gambar, teks, dan penjelasan singkat. Cara ini membantu otak menangkap informasi secara lebih utuh.

Pilih video dengan tampilan yang jelas dan tidak terlalu cepat. Agar lebih maksimal, Anda juga bisa mencatat poin penting sambil menonton.

4. Menggunakan pengingat visual

Menempel poster, gambar, atau flashcard di area belajar bisa memperkuat pembelajar dengan gaya belajar visual. Setiap kali melihatnya, otak akan kembali mengingat materi tersebut. 

Letakkan pengingat visual di tempat yang sering terlihat, seperti meja belajar atau dinding kamar. Cara ini membantu belajar tanpa terasa berat.

5. Menggunakan ruang belajar yang nyaman

Pencahayaan yang cukup penting bagi pemilik gaya belajar visual agar mata tidak cepat lelah. Ruang yang terang membantu fokus dan konsentrasi saat belajar. Sebaiknya belajar di tempat yang rapi dan minim gangguan visual. Lingkungan yang nyaman akan membuat proses belajar terasa lebih menyenangkan.

6. Menggunakan gambar saat diskusi

Diskusi sambil menggunakan gambar atau coretan sederhana dapat membantu menjelaskan materi. Cara ini cocok untuk gaya belajar visual yang membutuhkan bantuan visual saat memahami konsep.

Anda bisa menggambar sketsa kecil atau menulis poin penting saat berdiskusi. Dengan begitu, informasi lebih mudah dicerna dan diingat.

Itulah beberapa informasi mengenai gaya belajar visual. Perlu diingat, memiliki gaya belajar visual bukan berarti Anda hanya boleh belajar dengan satu cara saja. Menggabungkannya dengan metode auditori atau kinestetik tetap bisa dilakukan. Namun, dengan memprioritaskan cara belajar yang paling sesuai, proses belajar biasanya terasa lebih ringan dan menyenangkan.

Dengan memahami dan menerapkan gaya belajar visual secara tepat, proses memahami dan mengingat informasi bisa menjadi lebih optimal. Jika Anda atau anak masih merasa kesulitan menemukan metode belajar yang paling pas, sebaiknya konsultasikan dengan dokter melalui chat di aplikasi ALODOKTER untuk mendapatkan saran yang sesuai.