Gigi palsu akrilik menjadi salah satu pilihan populer untuk menggantikan gigi yang hilang dengan biaya yang relatif terjangkau. Terbuat dari bahan resin akrilik, gigi palsu ini mampu mengembalikan fungsi mengunyah, membantu berbicara lebih jelas, sekaligus memperbaiki penampilan sehingga Anda dapat kembali tersenyum dengan percaya diri.
Di Indonesia, gigi palsu akrilik banyak digunakan karena tersedia di berbagai fasilitas kesehatan, mulai dari praktik dokter gigi, klinik, hingga rumah sakit. Selain proses pembuatannya relatif cepat, jenis gigi palsu ini juga mudah disesuaikan apabila terjadi perubahan bentuk gusi atau rahang.

Namun, seperti jenis gigi palsu lainnya, gigi palsu akrilik memiliki kelebihan dan kekurangan yang perlu dipertimbangkan sebelum Anda memutuskan untuk menggunakannya.
Kelebihan Gigi Palsu Akrilik
Berikut ini adalah beberapa kelebihan gigi palsu akrilik yang perlu Anda ketahui:
1. Harga lebih terjangkau
Salah satu alasan utama banyak orang memilih gigi palsu akrilik adalah harganya yang lebih ekonomis dibandingkan gigi palsu berbahan logam maupun fleksibel. Hal ini membuatnya menjadi pilihan yang cocok bagi Anda yang ingin mengganti gigi yang hilang tanpa mengeluarkan biaya terlalu besar.
2. Proses pembuatan relatif cepat
Gigi palsu akrilik umumnya dapat selesai dibuat dalam waktu beberapa hari, tergantung kondisi mulut dan proses di laboratorium gigi. Dengan waktu pembuatan yang relatif singkat, Anda tidak perlu menunggu terlalu lama untuk kembali menggunakan gigi pengganti.
3. Mudah disesuaikan dan diperbaiki
Apabila bentuk gusi atau rahang berubah seiring waktu, gigi palsu akrilik umumnya lebih mudah diperbaiki atau disesuaikan dibandingkan beberapa jenis gigi palsu lainnya. Hal ini dapat membantu memperpanjang masa pakai gigi palsu tanpa harus selalu membuat yang baru.
4. Ringan dan nyaman digunakan
Material akrilik memiliki bobot yang ringan sehingga cukup nyaman digunakan untuk aktivitas sehari-hari. Meski pada awal pemakaian mungkin diperlukan masa adaptasi, sebagian besar pengguna akan merasa lebih nyaman setelah terbiasa menggunakannya.
5. Mudah ditemukan di berbagai fasilitas kesehatan
Gigi palsu akrilik tersedia di banyak praktik dokter gigi, klinik, hingga rumah sakit. Ketersediaannya yang luas membuat masyarakat lebih mudah mendapatkan layanan pembuatan, pemasangan, maupun perawatan jika diperlukan.
Kekurangan Gigi Palsu Akrilik
Di balik kelebihannya, gigi palsu akrilik juga memiliki beberapa kekurangan. Berikut ini adalah beberapa kekurangan gigi palsu akrilik:
1. Daya tahan tidak seawet bahan lain
Dibandingkan gigi palsu berbahan logam atau kombinasi logam, gigi palsu akrilik memiliki daya tahan yang lebih rendah. Oleh karena itu, pengguna perlu menggunakannya dengan hati-hati agar tidak mudah rusak.
2. Lebih mudah retak atau patah
Bahan akrilik dapat retak atau patah apabila terjatuh atau terbentur benda keras. Oleh karena itu, sebaiknya gigi palsu selalu dilepas dan dibersihkan di atas handuk atau wadah berisi air agar risiko kerusakan akibat terjatuh dapat berkurang.
3. Bisa menjadi longgar seiring waktu
Seiring bertambahnya usia atau perubahan bentuk tulang rahang dan gusi, gigi palsu akrilik dapat terasa longgar. Jika kondisi ini terjadi, jangan mencoba memperbaikinya sendiri karena dapat mengganggu kecocokan gigi palsu. Sebaiknya periksakan ke dokter gigi agar dilakukan penyesuaian.
4. Berisiko berubah warna dan menimbulkan bau
Apabila tidak dibersihkan secara rutin, permukaan gigi palsu akrilik dapat menyerap noda dari makanan atau minuman sehingga tampak kusam. Penumpukan plak dan sisa makanan juga dapat memicu bau tidak sedap serta meningkatkan risiko infeksi pada jaringan mulut.
5. Kurang nyaman untuk mengunyah makanan tertentu
Gigi palsu akrilik umumnya kurang stabil saat digunakan untuk mengunyah makanan yang sangat keras, lengket, atau kenyal. Oleh karena itu, pengguna sebaiknya lebih berhati-hati saat memilih makanan agar gigi palsu tidak mudah bergeser atau mengalami kerusakan.
Cara Merawat Gigi Palsu Akrilik agar Awet dan Higienis
Agar gigi palsu akrilik tetap nyaman digunakan dan tahan lama, lakukan beberapa langkah perawatan berikut:
- Bersihkan gigi palsu setiap hari, terutama setelah makan, menggunakan sikat khusus gigi palsu dan sabun cair atau pembersih khusus.
- Lepaskan gigi palsu sebelum tidur agar jaringan gusi dapat beristirahat, lalu rendam dalam air bersih atau cairan pembersih khusus sesuai petunjuk penggunaan.
- Hindari menggunakan pasta gigi biasa karena kandungan bahan abrasifnya dapat menggores permukaan akrilik.
- Jangan merendam atau mencuci gigi palsu dengan air panas karena dapat menyebabkan perubahan bentuk.
- Periksakan gigi palsu ke dokter gigi setidaknya setiap 6 bulan sekali atau lebih cepat bila terasa longgar, rusak, atau tidak nyaman digunakan.
Gigi palsu akrilik dapat menjadi solusi yang praktis dan terjangkau untuk menggantikan gigi yang hilang. Namun, agar tetap nyaman digunakan dan tidak menimbulkan masalah pada gusi maupun gigi yang masih sehat, gigi palsu perlu dipilih, dipasang, dan dirawat dengan cara yang tepat.
Jika Anda masih ragu memilih gigi palsu akrilik yang sesuai atau mengalami keluhan selama menggunakannya, jangan tunda untuk berkonsultasi dengan dokter gigi. Untuk pertanyaan ringan seputar kesehatan gigi dan mulut, Anda juga dapat menggunakan fitur Chat Bersama Dokter melalui aplikasi ALODOKTER tanpa harus datang langsung ke klinik.