Gumpalan janin darah keguguran tentu membuat ibu hamil cemas dan bingung, terutama jika belum pernah mengalami kondisi ini sebelumnya. Tidak sedikit ibu yang bertanya-tanya seperti apa gumpalan yang menandakan keguguran. Nah, mengenali ciri-ciri keguguran sangat penting agar Bunda dapat melakukan penanganan yang tepat.

Keguguran umumnya terjadi sebelum usia kehamilan 20 minggu. Salah satu tanda utamanya adalah perdarahan dari vagina yang bisa disertai gumpalan. Gumpalan tersebut biasanya berupa jaringan dari dinding rahim, sisa kantung kehamilan, atau kadang janin yang tidak berkembang. Tidak jarang, ibu hamil merasa bingung dan khawatir apakah yang keluar merupakan janin, darah biasa, atau jaringan lain?

Gumpalan Janin Darah Keguguran, Apakah Harus Waspada? - Alodokter

 

Oleh karena itu, mengetahui perbedaan gumpalan janin darah keguguran dan jaringan kehamilan dapat membantu ibu hamil memutuskan langkah selanjutnya. Namun, tanpa pemeriksaan dokter, sulit memastikan jenis jaringan yang keluar.

Mengenali Ciri Gumpalan Janin Darah Keguguran

Supaya lebih mudah mengenali penyebab keluhan Bunda, berikut ini beberapa ciri khas yang membedakan gumpalan darah biasa dan jaringan janin saat keguguran:

1. Warna dan tekstur

Gumpalan darah biasanya berwarna merah gelap, tampak kenyal atau seperti agar-agar. Sementara gumpalan janin atau jaringan kehamilan cenderung lebih pucat, bertekstur padat, bahkan kadang menyerupai daging mentah atau jaringan putih keabuan.

2. Ukuran dan bentuk

Gumpalan darah umumnya tidak berbentuk jelas dan cenderung bulat atau pipih. Namun, bila yang keluar adalah jaringan kehamilan seperti kantung kehamilan atau janin, ukurannya mungkin akan lebih besar, bentuknya bulat lonjong, atau tampak seperti struktur kecil berisi cairan.

3. Waktu keluarnya

Pada keguguran dini atau kurang dari 8 minggu, janin yang keluar sangat kecil sehingga sulit dibedakan dari gumpalan darah biasa. Namun, pada usia kehamilan yang lebih lanjut, jaringan kehamilan atau janin biasanya lebih mudah dikenali dari ukurannya dan bentuknya.

Hal yang Perlu Diwaspadai oleh Ibu Hamil

Keluarnya gumpalan darah atau jaringan tentu membuat ibu hamil cemas dan khawatir. Oleh karena itu, jangan tunda untuk mencari pertolongan medis jika mengalami gumpalan janin darah keguguran yang juga disertai beberapa kondisi berikut:

  • Pendarahan hebat yang tidak berhenti, misalnya harus mengganti pembalut setiap 1–2 jam
  • Nyeri perut bawah yang sangat hebat dan tidak membaik dengan istirahat
  • Demam tinggi atau keluar bau tidak sedap dari vagina
  • Keluar jaringan besar yang diduga janin, terutama jika ibu hamil masih merasakan gejala kehamilan
  • Muncul tanda-tanda syok, seperti pusing berat, lemas, atau sampai pingsan

Munculnya gumpalan darah memang wajar membuat Bunda khawatir. Namun, perlu diingat kalau tidak semua perdarahan dengan gumpalan pada awal kehamilan menandakan keguguran ya. Bisa jadi, gumpalan darah tersebut adalah perdarahan implantasi yang normal terjadi pada sebagian ibu hamil. 

Meski demikian, untuk memastikan apakah gumpalan darah yang keluar merupakan tanda keguguran atau bukan, Bunda tetap perlu melakukan konsultasi dan pemeriksaan ke dokter ya.

Penanganan cepat sangat penting untuk mencegah komplikasi yang bisa membahayakan kesehatan ibu hamil dan kandungan. Terlebih, jika Bunda mengalami beberapa kondisi yang perlu diwaspadai karena dikhawatirkan ini merupakan tanda keluarnya gumpalan janin darah keguguran.