Hamil 8 bulan adalah masa Anda harus menentukan akan bersalin di mana, dengan metode apa, dan bersiap jika harus menjalani operasi. Tidak hanya menyiapkan perlengkapan bayi, pada masa hamil 8 bulan ini Anda juga perlu bersiap melatih pernapasan dan melakukan persiapan menyusui.

Jika Anda ingin melahirkan secara normal, ini adalah saat yang paling tepat untuk mempersiapkannya. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan mengikuti senam hamil yang banyak disediakan tiap minggu di beberapa rumah sakit ibu dan anak. Dalam senam hamil, pernapasan yang menjadi faktor keberhasilan persalinan normal juga akan dilatih.

Hamil 8 Bulan: Persiapkan Diri untuk Persalinan - Alodokter

Bagaimana Pertumbuhan Janin?

Di awal masa hamil 8 bulan ini, bayi Anda memiliki berat kurang lebih 2 kg dengan panjang kira-kira 44 cm. Jika ini adalah kehamilan pertama Anda, pada usia kehamilan ini bisa jadi bayi telah turun dan menekan leher rahim.  Berikut perkembangan janin dari minggu ke minggu pada bulan ke-8:

Hamil minggu 33

  • Kepalanya telah berada di rahim bagian bawah dalam posisi siap lahir. Namun dia dapat saja berubah posisi pada minggu-minggu terakhir menjelang persalinan.
  • Tempurung kepalanya masih belum begitu kuat dan belum terbentuk sempurna. Kondisi ini memang diperlukan agar dia dapat melewati jalan lahir dengan lebih mudah.
  • Kulit bayi yang tadinya merah mulai terlihat cerah dan tidak lagi keriput seiring bertambahnya lemak di bawah permukaan kulit.
  • Pada usia kehamilan 33 minggu ini, otak dan sistem sarafnya telah berkembang sempurna.

Hamil minggu 34

  • Bobot bayi Anda kini lebih dari 2,1 kg dengan panjang sekitar 45 cm.
  • Pertambahan lemak di bawah kulit dibutuhkan untuk menjaga suhu tubuhnya.
  • Kecuali tempurung kepala, tulang-tulang pada rangka tubuhnya semakin keras.
  • Tubuhnya yang semakin panjang membuatnya berada pada posisi meringkuk di dalam rahim dengan lutut ditekuk dan merapat ke dada. Meski demikian, tetap terdapat ruang yang membuat dia dapat bergerak leluasa sehingga Anda masih dapat merasakan pergerakannya.

Hamil minggu 35

  • Kira-kira berat bayi Anda kini menjadi 2,4 kg dengan panjang sekitar 46 cm.
  • Tulang dan badannya semakin besar dan sempurna. Kadang Anda dapat melihat siku atau kakinya yang menonjol pada permukaan perut Anda.
  • Sepasang ginjalnya telah terbentuk sempurna.
  • Organ hatinya telah dapat mengolah zat sisa metabolisme

Hamil minggu ke 36

  • Berat badan bayi Anda masih terus bertambah, kurang lebih 28 gram per hari. Pada minggu ini beratnya sekitar 2,6 kg dan panjang 47 cm.
  • Paru-parunya telah sempurna dan siap menarik napas pertamanya begitu lahir ke dunia.
  • Mulut dan saluran pencernaannya telah siap untuk menyusu dan mencerna ASI.

Apa Saja Perubahan yang Terjadi pada Tubuh Ibu?

Berat badan Anda akan semakin bertambah. Hal itu dapat membuat Anda menjadi mudah lelah dan merasakan sakit punggung. Pada masa ini, rahim Anda akan terus mengencang dari waktu ke waktu bersiap untuk kelahiran. Hal ini adalah kondisi yang normal dari kehamilan, kontraksi atau mengencangnya rahim ini adalah persiapan untuk melahirkan. Hal itu belum tentu merupakan tanda bahwa bayi Anda akan segera lahir. Namun, apabila kontraksi terjadi cukup sering atau terasa sakit, segera hubungi dokter atau pergi ke rumah sakit terdekat.

Anda juga akan lebih sering ingin buang air kecil karena rahim yang menekan kandung kemih. Namun sebaiknya jangan kurangi konsumsi air mineral agar tidak terjadi dehidrasi. Yang perlu dikurangi hanyalah minuman yang justru memicu dehidrasi, seperti kopi dan teh.

Apa Saja yang Perlu Diperiksakan?

Pada usia kehamilan ini, beberapa risiko mulai dari ringan hingga yang membahayakan nyawa dapat terjadi, di antaranya:

  • Tekanan darah tinggi. Periksakan tekanan darah Anda tiap kali ke dokter.
  • Preeklampsia, ditandai dengan tingginya kadar protein dalam urine, serta bengkak pada tangan atau wajah.
  • Gatal-gatal parah yang dapat menjadi gejala gangguan pada organ hati.
  • Jika Anda merasakan kontraksi palsu (Braxton Hicks contractions) yang makin sering datang dan terasa menyakitkan, Anda dapat memeriksakan diri ke dokter kandungan.
  • Sekitar 10 persen wanita mengalami pecah ketuban sebelum waktunya. Kondisi tersebut ditandai dengan air yang mengalir dari sela-sela paha. Kondisi ini paling sering terjadi di tempat tidur. Terdapat kemungkinan Anda bingung membedakan urine dengan cairan ketuban. Cairan ketuban berwarna bening dan tidak berbau, berbeda dengan urine. Jika situasi semacam ini terjadi, segera periksakan diri ke dokter. Pecahnya kantong ketuban tanpa penanganan tepat dapat mengakibatkan infeksi yang berisiko membahayakan janin.

Persalinan yang terjadi sebelum kehamilan 37 minggu dikategorikan sebagai kelahiran prematur. Bayi yang lahir prematur kemungkinan besar akan membutuhkan perawatan khusus.

Apa Saja yang Perlu Diperhatikan?

Masa hamil 8 bulan dapat disebut sebagai masa terakhir Anda memiliki waktu untuk mempersiapkan diri menjelang masa persalinan. Berikut ini beberapa hal yang dapat menjadi panduan, yaitu:

  • Anda dapat mempertimbangkan untuk memilih rumah sakit bersalin yang memungkinkan Anda dan bayi untuk melakukan inisiasi menyusui dini (IMD) dan menempatkan bayi sekamar dengan Anda. IMD diperlukan agar bayi mendapatkan manfaat kolostrum atau ASI pertama, sementara satu kamar dengan bayi memudahkan Anda untuk memberikan ASI kapan saja dibutuhkan.
  • Pada masa ini Anda sebaiknya sudah menjalani masa latihan pengenalan metode menyusui yang dapat diikuti di rumah sakit ibu dan anak, klinik laktasi, atau yayasan yang menangani kegiatan tersebut, seperti Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI).
  • Jika Anda belum juga mengajak janin Anda bicara, inilah saat yang tepat karena di masa ini pendengarannya telah sempurna.
  • Pada usia kehamilan 36 minggu, Anda sudah menyiapkan satu tas berisi perlengkapan yang perlu dibawa ke rumah sakit saat kontraksi sudah mulai terasa. Berikut ini beberapa barang yang sebaiknya tersedia dalam tas Anda:
    - Kartu asuransi kesehatan.
    - Breast pads atau bantalan untuk menyerap ASI yang mulai menetes.
    - Baju ganti.
    - Keperluan mandi, termasuk pembalut khusus pasca melahirkan.
    - Keperluan bayi: pakaian, selimut, popok.
    - Perlengkapan menyusui, seperti pompa ASI dan botol ASI perah. Keduanya bisa jadi dibutuhkan jika bayi mengalami kondisi yang tidak memungkinkan untuk berada sekamar dengan Anda, misalnya jika dia mengalami sakit kuning, sehingga perlu dirawat dalam inkubator.
    - Tempatkan juga nomor-nomor telepon yang dapat Anda atau orang lain hubungi jika terdapat kondisi darurat.
    - Jika sebelumnya telah memiliki anak, Anda perlu merencanakan penjagaannya selama Anda berada di rumah sakit dan pada masa awal pasca persalinan.

Sebagian besar wanita tidak ingin menjalani episiotomi atau sayatan di antara jalan lahir bayi dan anus untuk memudahkan bayi keluar. Meski prosedur ini terkadang memang perlu dilakukan, namun ada cara untuk mencegahnya, yaitu:

  • Senam kegel untuk memperkuat otot bawah panggul.
  • Nutrisi yang cukup untuk membuat kulit dapat merenggang lebih baik.
  • Kompres hangat menjelang waktu persalinan.
  • Pijat perineum atau bagian antara jalan lahir dengan anus. Pijatan dapat dilakukan oleh pasangan Anda.

Apakah aman untuk berhubungan seksual di usia kehamilan ini? Jika dokter menyatakan bahwa tidak ada masalah serius pada kehamilan Anda, maka berhubungan seksual di masa ini dikategorikan relatif aman.

Saat hamil 9 bulan nanti, jumlah cairan ketuban telah berkurang karena diserap kembali oleh tubuh ibu, agar memberikan ruang tambahan untuk bayi bergerak. Setelah mempersiapkan banyak hal di bulan ini, bulan depan Anda perlu siaga karena bayi dapat lahir kapan saja.