Saat hamil 2 bulan, janin di dalam kandungan sudah mulai berkembang pesat. Mungkin perut yang membesar sebagai tanda kehamilan belum terlihat dengan jelas pada tubuh Anda. Sebenarnya, ketika hamil 2 bulan terdapat  begitu banyak proses yang terjadi di dalam rahim Anda.

Perubahan hormon serta perkembangan embrio dalam rahim dapat mengakibatkan ibu hamil sering merasa cepat lelah dan masih mengalami morning sickness. Jika saat hamil 1 bulan Si Kecil masih disebut sebagai embrio atau kumpulan sel, maka pada hamil 2 bulan ini embrio telah menjadi janin dengan anggota tubuh yang mulai terlihat.

 

Hamil 2 Bulan: Dari Embrio Menjadi Janin - Alodokter

Bagaimana Pertumbuhan Janin?

Sebelum Anda hamil, rahim Anda akan seukuran kepalan tangan Anda. Namun saat hamil 2 bulan, rahim Anda menjadi berukuran sebesar jeruk bali. Selain itu, embrio dalam rahim kini berukuran sebesar kacang tanah dengan panjang sekitar 1,6 sentimeter, yang mana di dalamnya terdapat semua bakal anggota tubuh manusia. Pada usia hamil 2 bulan ini, tulang-tulang telah mulai tumbuh, begitu juga dengan jari tangan dan jari kaki.

Berikut adalah beberapa tanda perkembangan janin Anda, di antaranya:

Hamil 8 minggu

  • Tampilan wajah mulai terbentuk, dengan hidung dan kelopak mata yang mulai nampak.
  • Ekor di bagian belakang embrio mulai hilang dan calon buah hati Anda akan mulai memasuki masa yang disebut sebagai janin.
  • Daun telinga terus terbentuk, baik bagian dalam maupun luar telinga.
  • Tungkai mulai memanjang dan tulang rawan mulai terbentuk.
  • Plasenta mulai berkembang dan mulai menempel pada dinding rahim.

Hamil 9 minggu

  • Meski ukurannya masih sangat kecil, sekitar 2,3 sentimeter namun bobot janin Anda akan bertambah dengan cepat.
  • Persendian seperti pada lutut, siku, bahu, pergelangan tangan, dan pergelangan kaki mulai bekerja.
  • Jantung bayi mulai berdetak saat memasuki minggu ke 4. Di Minggu 9 ini katup jantung mulai terbentuk dan jantung mulai terbagi menjadi empat ruang.
  • Wajah janin mulai terlihat lebih jelas dengan terbentuknya hidung, mata, mulut, dan lidah.
  • Jari-jari tangan dan kakinya telah tumbuh meski masih berselaput dan terhubung satu sama lain.
  • Organ-organ dalam, seperti jantung, otak, paru, dan ginjal terus berkembang.
  • Meski belum dapat terdeteksi, alat kelamin telah mulai terbentuk.
  • Plasenta telah berkembang sehingga dapat memproduksi hormon dan memberi nutrisi pada janin.

Hamil 10 minggu

  • Janin Anda berukuran sekitar 3,1 sentimeter dengan berat kira-kira 4 gram.
  • Telinga telah mulai muncul di sisi kanan dan kiri kepalanya. Saluran telinga juga sudah terbentuk di dalam telinga.
  • Bibir atas dan lubang hidung mulai terbentuk.
  • Rahang dan calon gigi juga mulai terbentuk.
  • Jantungnya kini berdetak 180 kali per menit, yang berarti 2-3 kali lebih banyak dibandingkan dengan jantung manusia dewasa.
  • Dia mulai bergerak dan ini dapat dilihat saat USG.
  • Sebagian besar organ vital, seperti otak, paru-paru, dan ginjal telah mulai berfungsi dan makin matang.
  • Kepala janin menjadi sebesar setengah dari keseluruhan tubuhnya, dengan tonjolan di bagian depan kepalanya sebagai bagian dari perkembangan otak.
  • Jari tangan dan kaki mulai terpisah satu sama lain, dan tidak lagi berselaput.

Hamil 11 minggu

  • Telinga telah mulai terlihat lebih jelas.
  • Tubuh janin berkembang pesat, sehingga kepalanya kini hanya sepertiga dari seluruh tubuhnya.
  • Kuku-kuku jari tangan mulai muncul.
  • Kulit janin masih transparan, namun tulang-tulangnya mulai mengeras.
  • Bagian luar dari organ kelamin masih terus terbentuk.
  • Dia bergerak sangat aktif, meski Anda belum bisa merasakannya.

Hamil 12 minggu

  • Pada minggu ini, janin berukuran 5,4 sentimeter, dengan berat 14 gram.
  • Pada minggu ini, janin Anda akan terbentuk sempurna. Dia telah memiliki anggota tubuh yang lengkap dengan tulang dan otot pada tempatnya.
  • Kerangka tubuhnya yang terbentuk dari tulang rawan mulai berkembang menjadi tulang keras.
  • Organ seks juga berkembang dengan baik.
  • Kedua mata dan sepasang telinganya telah berada pada tempat seharusnya.
  • Ususnya telah berkembang dan memanjang hingga mendekati tali pusat, namun selanjutnya akan kembali ke dalam rongga perut.
  • Ginjalnya kini dapat memroses urine.
  • Sistem sarafnya semakin matang.

Apa Saja Perubahan yang Terjadi pada Tubuh Ibu Saat Kehamilan?

Sebagian wanita kerap merasakan kelelahan dan morning sickness atau kondisi mual dan muntah di masa awal kehamilan akibat perubahan hormon. Perubahan ini juga membuat Anda bisa menjadi lebih sulit tidur di malam hari, antara lain karena lebih sering ingin buang air kecil.

Untuk meringankan morning sickness, hindari makanan dan minuman dengan aroma menyengat atau rasa yang terlalu kuat. Konsumsi air mineral lebih sering dan kenakan pakaian longgar yang nyaman. Sebisa mungkin, tetap lakukan aktivitas ringan yang Anda sukai untuk mengalihkan fokus, karena mual dan muntah akan bertambah parah jika Anda terus memikirkannya.

Jika Anda merasakan morning sickness, bisa jadi saat ini berat badan Anda berkurang. Namun tidak perlu khawatir, karena umumnya wanita hamil hanya bertambah berat badan 1-2 kilogram di trimester pertama kehamilan. Kenaikan berat badan selama kehamilan yang direkomendasikan adalah 11-16 kilogram.

Saat hamil 8 minggu atau hamil 2 bulan, volume darah Anda akan meningkat 40-50 persen. Selain itu, payudara yang membesar akan membuat Anda membutuhkan bra berukuran lebih besar pula.  Secara psikologis, Anda mungkin akan merasakan mood menjadi lebih cepat dan sering berubah. Sebagian wanita juga mulai merasakan kembung dan nyeri ulu hati. Sebagian wanita mungkin merasakan perubahan, seperti pertambahan kecepatan pertumbuhan rambut dan kuku. Hal ini tergolong normal sebagai akibat peningkatan sirkulasi hormon.

Pada kasus tertentu, sebagian wanita mengalami pendarahan kecil di masa-masa awal kehamilan. Jika pendarahan berlangsung terus-menerus dan disertai dengan nyeri pada perut, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter.

Dapat terjadi perubahan kulit, seperti areola atau puting payudara yang berwarna makin gelap. Selain itu, bisa juga terdapat area-area kulit yang menggelap, disebut dengan kloasma, yang akan kembali ke warna semula setelah persalinan.

Beberapa Hal yang perlu Anda Periksa

Setelah melakukan pemeriksaan awal untuk memastikan diagnosis kehamilan, Anda dapat mulai memeriksakan diri secara rutin sesuai dengan jadwal yang diberikan oleh dokter spesialis kandungan. Berikut adalah beberapa hal yang harus Anda pastikan, meliputi:

  • Tanggal menstruasi terakhir.
  • Kontrasepsi yang digunakan.
  • Obat-obatan yang dikonsumsi, termasuk apakah terdapat alergi terhadap obat-obatan tertentu.
  • Riwayat penyakit dalam keluarga.
  • Masalah kesehatan Anda (jika ada).
  • Riwayat kehamilan sebelumnya (jika ada).
  • Apakah pernah menjalani aborsi atau mengalami keguguran.

Hal-Hal yang Harus Diperhatikan oleh Ibu Hamil

Ada beberapa hal yang dapat menjadi panduan agar kehamilan Anda di usia 8-12 minggu ini terasa lebih nyaman. Di antaranya:

  • Gunakan bra yang lebih sesuai untuk menopang payudara Anda yang membesar.
  • Sadari bahwa perubahan mood drastis dalam waktu singkat adalah hal normal pada ibu hamil.
  • Jika merasa sulit tidur, kondisikan kamar dan diri senyaman mungkin, seperti mendengarkan musik ringan atau membaca sebelum tidur.
  • Hindari nyeri ulu hati dengan memilih makanan dalam porsi-porsi yang lebih kecil namun lebih sering. Juga hindari berbaring setelah makan dan hindari makanan pedas serta berminyak.
  • Sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu ke dokter sebelum mengonsumsi obat-obatan atau jamu yang dijual bebas.
  • Berhati-hatilah jika Anda memiliki hewan piaraan yang dapat berisiko mengakibatkan toksoplasmosis, seperti kucing.
  • Tetaplah berolahraga untuk menjaga kebugaran. Pilihlah olahraga dengan intensitas ringan, seperti berjalan kaki atau berenang.
  • Ambil waktu untuk membaca informasi seputar kehamilan dan persalinan bersama suami.
  • Perhatikan asupan nutrisi yang Anda konsumsi. Hindari terlalu banyak makanan manis serta makanan ringan yang tidak bergizi pada malam hari.
  • Tetap mengonsumsi suplemen asam folat dengan dosis 400 mcg per hari selama hamil.
  • Wanita hamil yang mempraktikkan senam Kegel merasa terbantu saat menjalani proses persalinan maupun setelahnya, karena aktivitas ini dapat menguatkan otot vagina.

Jika saat hamil 2 bulan ini Anda merasa mual dan muntah atau kelelahan berlebihan, segera periksakan diri ke dokter kandungan. Seiring bertambahnya usia kehamilan, Anda akan merasa lebih baik dan lebih mudah beraktivitas seperti normalnya.