Ibu hamil makan durian di trimester 3 sering menimbulkan kekhawatiran karena adanya anggapan seputar bahaya durian untuk janin. Padahal, durian juga dikenal kaya nutrisi. Jadi, apakah buah yang satu ini aman dikonsumsi?
Rasa yang sedap dan aroma yang menggugah selera membuat durian kerap diidam-idamkan oleh ibu hamil. Makanya, tak heran kalau ada ibu hamil makan durian di trimester 3. Sayangnya, tak sedikit pula yang khawatir akan risiko durian karena banyak yang menganggap durian bisa memicu kontraksi dini.

Nah, agar Bunda bisa mengambil keputusan dengan lebih tenang dan tepat, simak dulu yuk kandungan nutrisi durian, risiko yang perlu diwaspadai, serta cara mengonsumsinya dengan aman sesuai kondisi kehamilan.
Ibu Hamil Makan Durian di Trimester 3, Apakah Benar-benar Aman?
Beberapa mitos yang sering beredar antara lain durian dianggap “panas” dan dapat memicu kontraksi. Faktanya:
- Sejauh ini, tidak ditemukan adanya kandungan durian yang terbukti memicu kontraksi rahim.
- Sensasi “panas” biasanya berkaitan dengan kandungan gula dan kalori, bukan efek berbahaya bagi janin.
Jadi, secara umum, aman-aman saja ibu hamil makan durian di trimester 3 asalkan porsinya wajar dan ibu hamil tidak sedang mengalami kondisi medis tertentu. Hanya saja, karena kandungan gula dan kalorinya cukup tinggi, konsumsi durian sebaiknya tetap dikonsumsi dalam porsi wajar dan disesuaikan kondisi kesehatan.
Manfaat Konsumsi Durian untuk Ibu Hamil Trimester 3
Durian mengandung karbohidrat, vitamin C, vitamin B kompleks, folat, kalium, serta magnesium. Berbagai nutrisi tersebut berperan dalam menjaga energi, mendukung sistem saraf janin, serta membantu keseimbangan elektrolit tubuh.
Jadi, bila dikonsumsi secukupnya, durian justru bisa memberikan beberapa manfaat, antara lain:
1. Menjadi sumber energi
Kandungan karbohidrat dalam durian dapat membantu memenuhi kebutuhan energi yang meningkat pada trimester akhir, terutama saat ibu hamil mudah merasa lelah. Energi tambahan ini dapat mendukung aktivitas harian dan membantu menjaga stamina menjelang persalinan.
Namun, karena kalorinya cukup tinggi, konsumsinya tetap perlu dibatasi agar tidak berlebihan ya.
2. Kaya akan folat
Folat adalah nutrisi yang sangat dibutuhkan sejak awal kehamilan untuk mendukung perkembangan sistem saraf janin. Nutrisi ini juga tetap dibutuhkan sepanjang kehamilan lho. Konsumsi folat yang cukup dapat mengurangi risiko cacat tabung saraf, seperti spina bifida, pada janin.
3. Bantu jaga daya tahan tubuh
Vitamin C dalam durian berfungsi sebagai antioksidan yang membantu melindungi sel tubuh dari stres oksidatif. Selain itu, vitamin ini berperan dalam meningkatkan penyerapan zat besi dari makanan lain, yang penting untuk mencegah anemia selama kehamilan. Daya tahan tubuh ibu juga bisa terbantu dengan asupan vitamin C yang cukup lho.
4. Bantu jaga tekanan darah tetap normal
Dalam durian, ada kandungan kalium dan magnesium yang berperan dalam menjaga keseimbangan cairan dan fungsi saraf serta otot. Mineral ini juga mendukung kerja otot rahim dan membantu mencegah kram otot yang kerap muncul di trimester akhir.
Nah, asupan kalium dan magnesium yang cukup dapat membantu tubuh beradaptasi dengan perubahan fisik menjelang persalinan nih.
Risiko Konsumsi Durian Berlebihan bagi Ibu Hamil
Meski bernutrisi, makan durian di trimester 3 tetap berisiko menimbulkan efek samping bila dilakukan secara berlebihan, Bumil. Hal ini mengingat kadar gula dan kalori yang tinggi dalam buah ini.
Nah, beberapa risiko yang dapat terjadi pada ibu hamil makan durian di trimester 3, terutama jika konsumsinya berlebihan, yakni:
- Peningkatan kadar gula darah, terutama pada ibu dengan diabetes gestasional.
- Kenaikan berat badan berlebih, yang dapat meningkatkan risiko komplikasi kehamilan.
- Gangguan pencernaan, misalnya kembung, mual, begah, serta sembelit pada sebagian orang, terutama bila asupan cairan kurang.
- Reaksi alergi pada ibu yang sensitif terhadap makanan tertentu, meskipun hal ini jarang terjadi.
Batas Aman dan Tips Konsumsi Durian untuk Ibu Hamil
Melihat dari manfaat maupun risikonya, Bumil perlu memperhatikan jumlah dan frekuensi konsumsi durian nih.
Agar tetap aman, berikut panduan bagi ibu hamil makan durian di trimester 3:
- Batasi konsumsi secukupnya saja, atau sekitar 2–3 potong kecil per kali makan.
- Konsumsi tidak lebih dari 1–2 kali dalam seminggu.
- Perbanyak minum air putih untuk membantu pencernaan.
- Hindari konsumsi bersamaan dengan makanan tinggi gula lainnya.
- Tidak disarankan bagi ibu dengan diabetes gestasional, hipertensi, atau obesitas tanpa pengawasan medis.
- Hentikan konsumsi jika muncul keluhan seperti mual berat, diare, atau rasa tidak nyaman.
Dengan demikian, ibu hamil makan durian di trimester 3 pada dasarnya aman jika dilakukan dengan porsi yang wajar dan disesuaikan dengan kondisi kesehatan masing-masing. Jadi, Bumil tidak perlu menghindari durian sepenuhnya, selama konsumsinya tetap bijak.
Jika masih ragu soal konsumsi durian selama kehamilan, Bumil bisa Chat Bersama Dokter untuk mendapatkan panduan yang sesuai dengan kebutuhan nutrisi dan kondisi kesehatan Bumil langsung dari profesional.
Bila ada penyakit penyerta atau keluhan tertentu setelah mengonsumsi durian, seperti mual berlebihan, perut kembung atau nyeri, diare, atau jantung berdebar, jangan tunda untuk berkonsultasi dengan dokter agar mendapatkan saran yang tepat sesuai kondisi kehamilan.