Iclusig adalah obat untuk mengobati beberapa jenis leukemia, termasuk leukemia mieloid kronis (CML) dan leukemia limfoblastik akut (ALL) yang positif kromosom Philadelphia (Ph+). Obat ini membantu menekan pertumbuhan sel kanker dan diberikan pada pasien yang tidak merespons pengobatan lain.
Iclusig adalah obat keras yang mengandung ponatinib, berfungsi menghambat enzim tertentu penyebab pertumbuhan sel kanker. Dengan begitu, pertumbuhan sel abnormal dalam tubuh dapat dikontrol. Obat ini tersedia dalam bentuk tablet salut selaput dan hanya bisa diperoleh dengan resep dokter.

Penggunaan Iclusig harus di bawah pengawasan dokter spesialis hematologi atau onkologi karena obat ini dapat menimbulkan efek samping serius. Selama terapi, dokter akan melakukan pemantauan rutin untuk memastikan keamanan dan efektivitas pengobatan.
Apa Itu Iclusig
| Bahan aktif | Ponatinib |
| Golongan | Obat resep |
| Kategori | Obat antikanker golongan penghambat protein kinase |
| Manfaat | Mengobati leukemia |
| Digunakan oleh | Dewasa |
| Iclusig untuk ibu hamil |
Kategori D Obat: Obat dalam kategori ini menunjukkan adanya bukti risiko bagi janin manusia.
Namun, obat ini tetap bisa digunakan jika manfaatnya lebih besar daripada risikonya, misalnya untuk kondisi medis yang mengancam nyawa ibu atau janin. |
| Iclusig untuk ibu menyusui | Kandungan ponatinib dalam Iclusig belum diketahui apakah dapat masuk ke dalam ASI. Jika Anda sedang menyusui, sebaiknya hentikan menyusui selama pengobatan dan hingga 6 hari setelah dosis terakhir. |
| Selau konsultasikan ke dokter sebelum menggunakan obat ini. | |
| Bentuk obat | Tablet salut selaput |
Peringatan sebelum Menggunakan Iclusig
Iclusig hanya bisa didapat dengan resep dokter, baik tertulis maupun e-resep dari konsultasi online. Sebelum mulai menggunakannya, ada beberapa hal penting yang perlu Anda ketahui:
- Beri tahu dokter jika Anda memiliki alergi, terutama terhadap ponatinib atau obat lain dengan golongan yang sama.
- Informasikan ke dokter jika Anda pernah atau sedang menderita penyakit liver, hepatitis B, ginjal, tiroid, jantung, hipertensi, tukak lambung, perdarahan saluran pencernaan, diabetes, gangguan pembekuan darah, atau baru menjalani kemoterapi.
- Diskusikan dengan dokter jika Anda sedang hamil, menyusui, atau merencanakan kehamilan.
- Konsultasikan dengan dokter untuk menggunakan kontrasepsi yang efektif selama pengobatan dengan Iclusig dan hingga 3 minggu setelah dosis terakhir.
- Sampaikan ke dokter jika Anda berencana melakukan vaksinasi selama mengonsumsi Iclusig.
- Konsultasikan obat, suplemen, atau produk herbal yang sedang Anda konsumsi agar dokter dapat mencegah interaksi yang tidak diinginkan.
- Beri tahu dokter jika Anda akan menjalani tindakan medis seperti operasi atau operasi gigi, agar pengobatan Iclusig dapat diatur dengan aman.
- Hindari kontak erat dengan penderita infeksi menular, seperti flu atau campak, karena Iclusig dapat meningkatkan risiko tertular penyakit.
- Lakukan pemeriksaan tumbuh kembang anak secara rutin jika anak Anda sedang menjalani pengobatan dengan Iclusig, karena penggunaan jangka panjang bisa memperlambat pertumbuhan.
- Hindari mengonsumsi grapefruit saat pengobatan Iclusig, karena dapat memicu efek samping.
- Jangan mengemudi atau mengoperasikan alat berat selama pengobatan dengan Iclusig, karena obat ini dapat menyebabkan pusing, penglihatan kabur, atau mengantuk.
- Segera hubungi dokter jika Anda mengalami tanda infeksi seperti demam, menggigil, atau luka yang sulit sembuh setelah menggunakan Iclusig.
Dosis dan Aturan Pakai Iclusig
Dosis dan lama pengobatan dengan Iclusig akan ditentukan dokter berdasarkan usia, kondisi kesehatan, dan respons pasien terhadap obat.
Dosis awal obat ini adalah 45 mg sekali sehari. Selama pengobatan, dokter mungkin menyesuaikan dosis menjadi 30 mg atau 15 mg sekali sehari sesuai kebutuhan.
Cara Menggunakan Iclusig dengan Benar
Gunakan Iclusig sesuai anjuran dokter dan aturan pakai yang tertera pada kemasan. Jangan menambah atau mengurangi dosis tanpa persetujuan dokter. Perhatikan langkah-langkah berikut agar Iclusig dapat bekerja secara optimal:
- Iclusig sebaiknya dikonsumsi setelah makan dan ditelan dengan segelas air putih agar obat bekerja efektif. Jika Anda kesulitan untuk menelan, Anda bisa melarutkan tablet dalam air, dengan cara memasukkan tablet ke segelas air, aduk selama 15 menit hingga larut, lalu minum seluruhnya.
- Konsumsilah Iclusig pada waktu yang sama setiap hari. Jika Anda lupa, segera konsumsi obat ini begitu teringat. Namun, bila waktu dosis berikutnya sudah dekat, lewati dosis yang terlupa dan jangan menggandakan dosis.
- Selama terapi, dokter mungkin akan meminta Anda untuk menjalani tes darah lengkap, pemeriksaan fungsi hati, dan memantau tanda-tanda infeksi.
- Jangan hentikan penggunaan Iclusig tanpa arahan dokter, meskipun gejala Anda sudah berkurang.
- Jangan menggunakan Iclusig yang sudah melewati tanggal kedaluwarsa.
- Simpan Iclusig di tempat yang sejuk dan kering, pada suhu ruangan, terhindar dari paparan sinar matahari langsung serta di luar jangkauan anak-anak.
Menggunakan obat sesuai petunjuk dapat mengurangi risiko efek samping. Jika Anda masih ragu atau merasa ada keluhan setelah minum obat, segera konsultasikan dengan dokter.
Interaksi Iclusig dengan Obat Lain
Iclusig dapat berinteraksi dengan beberapa obat lain. Berikut interaksi yang perlu diperhatikan:
- Peningkatan risiko terjadinya efek samping terjadi jika digunakan bersamaan dengan obat yang memengaruhi enzim hati CYP3A4, seperti ketoconazole, clarithromycin, atau rifampicin
- Peningkatan risiko terjadinya perdarahan jika dikonsumsi bersamaan dengan obat antikoagulan seperti warfarin atau obat pengencer darah seperti aspirin
Untuk menghindari efek yang tidak diinginkan, pastikan Anda memberi tahu dokter tentang semua obat yang sedang Anda konsumsi sebelum menggunakan Iclusig.
Efek Samping dan Bahaya Iclusig
Iclusig dapat menimbulkan efek samping pada sebagian pasien. Efek samping yang umum terjadi meliputi:
- Mual, muntah, diare, sembelit
- Sakit kepala, pusing, kelelahan
- Ruam kulit
- Penurunan nafsu makan
Apabila efek samping atau keluhan terus berlanjut tanpa perbaikan, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter, baik melalui fitur Chat Bersama Dokter maupun dengan membuat janji untuk pemeriksaan langsung.
Segera periksakan diri ke dokter dan hentikan penggunaan Iclusig bila muncul reaksi yang mengindikasikan efek samping serius, antara lain:
- Sesak napas yang muncul tiba-tiba dan parah
- Tekanan darah meningkat
- Demam tinggi, menggigil, atau gejala infeksi
- Perdarahan atau memar yang tidak biasa
- Gangguan fungsi hati yang ditandai dengan kulit atau mata menguning, urine berwarna gelap, atau mudah lelah
- Gangguan pembekuan darah atau perdarahan yang sulit berhenti
- Nyeri dada, mati rasa pada anggota tubuh, atau kelemahan mendadak
- Nyeri perut hebat yang dapat menandakan pankreatitis