Ada beragam peralatan make up yang kerap digunakan agar mata tampak lebih cantik dan menarik. Meski demikian, penggunaannya perlu dilakukan dengan benar dan hati-hati. Bila tidak, risiko terjadinya iritasi dan gangguan mata lainnya dapat Anda alami.

Saat ini, berbagai jenis make up untuk mata dapat Anda temukan dengan mudah di pasaran, seperti eyeshadow, eyeliner, dan maskara. Setiap produk kosmetik tersebut juga memiliki model, bentuk, dan fungsi yang berbeda-beda.

5 Tips agar Peralatan Make Up Mata Tidak Memicu Iritasi - AlodokterMeski jenisnya beragam, Anda sebaiknya tidak sembarangan memilih produk make up untuk mata. Anda perlu memperhatikan kandungan dan mengetahui cara penggunaannya yang tepat. Selain itu, kebersihan alat make up mata juga penting untuk diperhatikan.

Bila dibiarkan kotor, peralatan make up bisa menjadi tempat berkembangnya jamur atau bakteri dan lama-kelamaan dapat menyebabkan iritasi pada mata.

Cara Mencegah Iritasi Mata Akibat Peralatan Make Up

Agar terhindar dari iritasi dan mata terlihat cantik, ada beberapa tips menggunakan peralatan make up untuk mata yang bisa Anda lakukan, di antaranya:

1. Cuci tangan sebelum menggunakan make up

Biasakan untuk selalu mencuci tangan sebelum menggunakan peralatan make up untuk mata. Hindari menyentuh peralatan make up dan area wajah dengan tangan yang kotor, sebab dapat meningkatkan risiko penularan kuman dan bakteri dari tangan ke peralatan make up dan mata.

2. Perhatikan kondisi mata

Ketahui kondisi kesehatan mata sebelum merias wajah. Jika mata Anda sedang mengalami iritasi, infeksi, atau mata merah, sebisa mungkin hindari penggunaan riasan pada mata agar kondisi mata tidak semakin parah.

Selain itu, Anda disarankan untuk lebih cermat dalam memilih make up mata dan hindari produk yang mengandung bahan berbahaya, seperti kohl yang terkandung di beberapa jenis eyeliner. Pasalnya, kohl mengandung kadar timbal yang tinggi.

3. Perhatikan tanggal kedaluwarsa peralatan make up

Anda dianjurkan untuk mengganti alat rias, khususnya make up mata, setiap 3 bulan sekali. Catat tanggalnya ketika pertama kali Anda membuka kemasan make up, seperti maskara. Tujuannya untuk mengetahui kapan harus membuang maskara tersebut saat sudah lewat masa kedaluwarsa.

4. Pilih peralatan make up yang aman

Selain maskara, eyeshadow dan peralatan make up untuk mata lainnya juga dapat mengandung merkuri sebagai pengawet.

Namun, Anda tidak perlu khawatir saat menggunakan eyeshadow, sebab Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Indonesia telah menetapkan batas aman penggunaannya, yaitu sebanyak 0,007 persen.

5. Pastikan penggunaannya benar

Pastikan alat make up hanya digunakan untuk satu bagian wajah. Hal ini dimaksudkan untuk meminimalkan penyebaran bakteri dari satu bagian wajah ke bagian yang lainnya. Contohnya, jangan menggunakan kuas bibir untuk merias mata. Selain itu, ikuti tata cara pemakaian sesuai petunjuk penggunaan di kemasan.

Pada intinya, peralatan make up untuk mata umumnya mengandung bahan-bahan yang aman. Hal terpenting yang harus dilakukan adalah bagaimana Anda menyimpan dan menjaga kebersihannya.

Jika terdapat keluhan perih atau gatal dan bengkak pada mata setelah menggunakan peralatan make up mata, segera hentikan pemakaiannya. Hal ini bisa menjadi tanda alergi atau tidak cocok dengan produk tersebut. Apabila iritasi mata tak kunjung membaik, segera konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan penanganan.