Infrared sauna kini semakin digemari sebagai bagian dari gaya hidup sehat. Tidak hanya menawarkan sensasi hangat yang nyaman, infrared sauna juga disebut-sebut dapat membantu meredakan stres, memperbaiki sirkulasi darah, hingga meningkatkan kualitas tidur.
Berbeda dengan sauna tradisional yang memanaskan udara di sekitar tubuh, infrared sauna bekerja dengan memanfaatkan gelombang inframerah untuk menghangatkan tubuh secara langsung. Cara kerja ini membuat suhu ruangan terasa lebih rendah dan nyaman, meskipun tubuh tetap dapat berkeringat cukup banyak.

Seiring meningkatnya popularitas infrared sauna, berbagai klaim pun bermunculan, mulai dari manfaat kesehatan hingga efek detoksifikasi. Namun, tidak semua klaim tersebut didukung oleh bukti ilmiah yang kuat. Oleh karena itu, memahami manfaat dan risiko infrared sauna menjadi hal penting sebelum mencobanya.
Manfaat Infrared Sauna untuk Kesehatan
Berikut ini adalah beberapa manfaat infrared sauna yang bisa diperoleh:
1. Relaksasi otot dan pereda pegal
Bagi Anda yang sering merasa pegal setelah olahraga atau bekerja, infrared sauna bisa menjadi cara alami untuk meredakan nyeri dan mempercepat pemulihan otot.
Suhu hangat yang dihasilkan infrared sauna dapat menembus jaringan otot lebih dalam dibandingkan sauna tradisional. Paparan panas ini membantu melonggarkan otot-otot yang tegang dan meningkatkan aliran darah ke jaringan otot, sehingga pegal dan nyeri ringan setelah beraktivitas bisa berkurang.
2. Melancarkan sirkulasi darah
Gelombang inframerah membantu memperlebar pembuluh darah, sehingga darah bisa mengalir lebih lancar ke seluruh tubuh. Efek ini membuat sel-sel tubuh mendapatkan nutrisi dan oksigen dengan lebih baik.
Sirkulasi darah yang baik juga dapat menunjang kesehatan jantung dan menurunkan risiko gangguan peredaran darah, misalnya kram otot atau kesemutan. Selain itu, peningkatan aliran darah membantu pembuangan zat sisa metabolisme dari otot setelah beraktivitas.
3. Membantu detoksifikasi
Saat tubuh berkeringat, beberapa zat sisa, seperti logam berat, racun, dan senyawa kimia bisa dikeluarkan bersama keringat. Penggunaan infrared sauna membuat tubuh berkeringat lebih banyak, sehingga dipercaya dapat membantu detoksifikasi ringan.
Namun, perlu diingat proses detoks utama tetap dijalankan oleh hati dan ginjal, sehingga sauna hanyalah pelengkap dan tidak bisa menggantikan fungsi organ tersebut.
4. Menyehatkan kulit
Keringat yang dihasilkan dari infrared sauna membantu membuka pori-pori dan mengangkat kotoran dari permukaan kulit. Peningkatan aliran darah ke kulit juga dapat membantu proses regenerasi sel kulit, sehingga kulit tampak lebih cerah dan sehat. Selain itu, suasana sauna yang hangat meningkatkan kelembapan alami kulit.
5. Meningkatkan kualitas tidur
Efek hangat dan rileks yang diperoleh selama sesi infrared sauna dapat mengurangi stres dan ketegangan di tubuh. Kondisi tubuh yang lebih rileks menjelang waktu tidur akan memudahkan Anda untuk terlelap dan meningkatkan kualitas tidur malam.
Beberapa orang juga melaporkan pola tidur yang lebih teratur dan tidur lebih nyenyak setelah rutin menggunakan infrared sauna sebelum tidur.
6. Mengurangi stres
Menghabiskan waktu di dalam infrared sauna menciptakan suasana tenang dan nyaman, serupa dengan meditasi atau relaksasi ringan. Paparan panas yang stabil membantu menurunkan kadar hormon stres, seperti kortisol. Dengan begitu, Anda pun merasa lebih tenang serta mood menjadi lebih baik.
Aktivitas ini juga memberi waktu sejenak untuk melepaskan diri dari rutinitas harian yang padat, sehingga kesehatan mental pun ikut terjaga.
7. Mendukung metabolisme tubuh
Paparan panas dari infrared sauna dapat meningkatkan kerja jantung dan mempercepat detak jantung, serupa dengan efek olahraga ringan. Kondisi ini dapat membantu meningkatkan metabolisme tubuh, sehingga kalori lebih banyak terbakar.
Meskipun tidak bisa menggantikan olahraga, infrared sauna dapat menjadi penunjang untuk metabolisme yang lebih sehat.
Risiko dan Efek Samping Infrared Sauna
Selain manfaat, infrared sauna juga memiliki risiko yang penting untuk dipahami, antara lain:
Dehidrasi
Dehidrasi terjadi ketika tubuh kehilangan cairan lebih cepat daripada asupannya. Saat berada di dalam infrared sauna, suhu tubuh meningkat dan Anda akan mengeluarkan keringat dalam jumlah yang cukup banyak untuk membantu mendinginkan tubuh.
Jika tidak diimbangi dengan konsumsi air yang cukup sebelum dan sesudah sesi sauna, tubuh bisa cepat kehilangan cairan dan elektrolit penting. Gejala dehidrasi dapat berupa haus berlebihan, mulut kering, sakit kepala, pusing, bahkan denyut jantung menjadi lebih cepat.
Penurunan tekanan darah
Paparan panas dari infrared sauna dapat menyebabkan pembuluh darah melebar, sehingga tekanan darah menurun sementara. Meski efek ini bisa bermanfaat untuk sebagian orang, pada beberapa kondisi bisa menyebabkan keluhan, seperti pusing, kepala terasa ringan, lemas, pandangan berkunang-kunang, atau bahkan pingsan.
Hal ini terutama berisiko pada orang dengan tekanan darah rendah, penyakit jantung, atau orang yang sedang mengonsumsi obat antihipertensi. Selain itu, perubahan posisi secara tiba-tiba, seperti berdiri setelah sesi sauna, juga bisa memperparah gejala ini.
Iritasi dan luka bakar ringan
Kulit adalah organ yang langsung terpapar suhu tinggi saat menggunakan infrared sauna. Penggunaan sauna yang terlalu lama, suhu terlalu panas, atau jarak tubuh terlalu dekat dengan panel pemanas bisa menyebabkan kulit menjadi kering, kemerahan, hingga iritasi.
Pada kasus yang lebih jarang, bisa juga terjadi luka bakar ringan, terutama pada kulit yang sensitif atau sudah mengalami gangguan sebelumnya. Jika dibiarkan, iritasi bisa memperparah infeksi atau memperlama proses penyembuhan luka di kulit.
Detak jantung tidak teratur, mual, dan pusing
Paparan panas ekstrem bisa memengaruhi keseimbangan elektrolit serta respons sistem saraf otonom. Akibatnya, sebagian orang mungkin merasakan detak jantung yang tidak teratur, jantung berdebar-debar, rasa mual, atau pusing hebat.
Detak jantung yang cepat atau tidak teratur bisa berbahaya, terutama pada orang dengan riwayat penyakit jantung. Selain itu, mual dan pusing bisa menjadi tanda bahwa tubuh sudah tidak mampu beradaptasi dengan paparan panas dan harus segera dihentikan.
Heatstroke
Heatstroke adalah kondisi medis serius yang terjadi ketika suhu tubuh meningkat drastis dalam waktu singkat, biasanya di atas 40°C, akibat paparan panas yang berlebihan.
Meskipun kasus ini jarang terjadi pada penggunaan infrared sauna yang benar dan terkontrol, risiko tetap ada jika sauna digunakan terlalu lama atau suhu terlalu tinggi.
Gejala heatstroke meliputi kulit sangat panas dan kering, kebingungan, denyut nadi cepat, mual, hilang kesadaran, bahkan kejang. Heatstroke merupakan keadaan gawat darurat yang membutuhkan penanganan medis segera karena bisa menyebabkan kerusakan organ, kegagalan organ, bahkan kematian.
Untuk mencegah kondisi ini, infrared sauna sebaiknya dihindari oleh ibu hamil, penderita penyakit jantung, gangguan kulit tertentu, atau gangguan pernapasan, kecuali telah mendapat izin atau rekomendasi dari dokter.
Tips Aman Menggunakan Infrared Sauna
Perlu diingat, sampai saat ini belum ada bukti medis yang cukup kuat bahwa infrared sauna dapat menyembuhkan penyakit kronis atau menggantikan terapi medis yang diberikan dokter. Kebanyakan manfaat infrared sauna lebih berkaitan dengan relaksasi fisik dan mental.
Agar mendapatkan manfaat infrared sauna tanpa risiko, berikut ini adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan:
- Pastikan tubuh dalam kondisi sehat dan tidak memiliki kontraindikasi medis sebelum sauna.
- Konsultasikan dengan dokter jika Anda memiliki riwayat penyakit jantung, tekanan darah rendah, sedang menjalani pengobatan rutin, atau sedang hamil.
- Batasi waktu penggunaan, umumnya cukup 15–20 menit per sesi.
- Selalu minum air putih sebelum dan sesudah sauna untuk mencegah dehidrasi.
- Hentikan penggunaan jika muncul gejala tidak nyaman, seperti pusing, lemas, mual, atau kulit terasa panas dan iritasi.
Sebelum mencoba infrared sauna, pastikan Anda sudah memahami manfaat dan risikonya. Infrared sauna dapat menjadi pilihan relaksasi yang menyenangkan dan pelengkap gaya hidup sehat, asalkan digunakan dengan bijak dan sesuai anjuran medis.
Selalu perhatikan kondisi tubuh dan segera hentikan penggunaan jika timbul keluhan, seperti pusing, detak jantung tidak teratur, atau iritasi kulit. Jika Anda masih memiliki pertanyaan atau ragu terkait keamanan infrared sauna, Anda bisa Chat Bersama Dokter melalui aplikasi ALODOKTER untuk mendapatkan saran yang tepat sesuai kondisi kesehatan Anda.