Cara membersihkan luka bernanah menjadi langkah penting untuk mencegah infeksi semakin parah dan mempercepat proses penyembuhan. Luka bernanah biasanya terjadi akibat adanya infeksi pada area luka sehingga menyebabkan munculnya cairan kuning atau kecokelatan pada area tersebut. Jika tidak dirawat dengan tepat, infeksi dapat meluas dan memicu komplikasi serius.

Luka bernanah bisa dikenali dengan keluarnya cairan berwarna kuning, putih kekuningan, ataupun kecokelatan. Cairan ini biasanya terdiri dari sel darah putih, bakteri yang masih hidup ataupun sudah mati, serta jaringan luka. Kondisi ini biasanya terjadi akibat infeksi bakteri pada luka terbuka, seperti lecet, goresan, atau luka karena benda tajam, gigitan serangga, dan luka bakar. 

Ini Cara Membersihkan Luka Bernanah dengan Benar - Alodokter

Banyak orang masih salah kaprah dalam membersihkan luka bernanah, misalnya memakai cairan yang justru memperparah iritasi kulit. Nah, karena itu, penting untuk mengetahui cara membersihkan luka bernanah yang benar agar risiko infeksi lanjutan bisa dikurangi.

Cara Membersihkan Luka Bernanah di Rumah

Berikut ini adalah beberapa cara membersihkan luka bernanah yang dapat dilakukan di rumah:

1. Cuci tangan hingga bersih

Langkah awal yang perlu dilakukan sebelum membersihkan luka bernanah adalah mencuci tangan. Cara membersihkan luka bernanah ini dilakukan guna menghindari terjadinya penyebaran kuman yang bisa membuat luka bernanah makin terinfeksi.

Untuk melakukannya, pertama-tama, basahi tangan dengan air mengalir, kemudian gosok seluruh permukaan tangan, termasuk sela-sela jari dan bawah kuku, menggunakan sabun selama minimal 20 detik. 

Setelah itu, bilas hingga bersih, lalu keringkan dengan tisu atau handuk bersih. Jika tersedia, kenakan sarung tangan medis sekali pakai agar risiko penularan kuman semakin berkurang.

2. Sterilkan alat bantu

Jika Anda membutuhkan alat, seperti pinset, gunting kecil, atau peralatan lain saat membersihkan luka bernanah, jangan lupa untuk mensterilkannya terlebih dahulu. Caranya, lap seluruh permukaan alat dengan kapas atau tisu yang telah dibasahi alkohol 70%. Setelah itu, biarkan mengering sebelum digunakan. 

Langkah ini termasuk bagian penting dari cara membersihkan luka bernanah guna memastikan bahwa semua alat yang akan Anda gunakan telah bebas dari kuman, sehingga tidak memperparah infeksi pada luka.

3. Bilas luka dengan larutan NaCl 0,9% atau air matang

Bilas area luka yang bernanah dengan larutan saline steril (NaCl 0,9%), yang bisa Anda beli di apotek, atau gunakan air matang yang sudah didinginkan. Larutan ini dapat membantu mengangkat kotoran, sisa nanah, serta partikel asing tanpa merusak jaringan sehat di sekitar luka. 

Caranya, tuangkan larutan secara perlahan ke atas luka, atau celupkan kasa steril ke dalam larutan lalu usapkan secara lembut ke atas luka. Hindari penggunaan air keran, alkohol, maupun hidrogen peroksida karena dapat memperparah iritasi dan memperlambat penyembuhan luka bernanah.

4. Angkat sisa nanah dan kotoran menggunakan kasa steril

Setelah luka dibilas, gunakan kasa steril atau kain bersih untuk mengangkat sisa nanah, darah, atau kotoran yang masih menempel di permukaan luka. Namun, hindari menggosok atau menekan luka terlalu keras agar jaringan baru yang sedang tumbuh tidak rusak. Jika terdapat kerak atau nanah yang sulit lepas, ulangi pembilasan secara perlahan hingga luka bersih.

5. Oleskan antiseptik 

Setelah luka benar-benar kering, aplikasikan antiseptik, seperti povidone iodine, sesuai dosis dan petunjuk penggunaan yang tertera di kemasan atau sesuai anjuran dokter. 

Antiseptik membantu membunuh kuman penyebab infeksi dan melindungi luka selama masa penyembuhan. Namun, hindari penggunaan cairan antiseptik yang terlalu keras seperti alkohol murni, kecuali atas saran dokter karena bisa menimbulkan iritasi atau merusak jaringan baru yang sedang tumbuh.

6. Tutup luka dengan kasa atau perban steril

Langkah terakhir yang tidak kalah penting dari cara membersihkan luka bernanah adalah menutup luka menggunakan kasa steril lalu membalutnya dengan perban bersih. Ini dilakukan untuk melindungi luka dari debu, kotoran, dan paparan bakteri luar.

Namun, pastikan balutan tidak terlalu ketat agar aliran darah tetap lancar dan luka tetap mendapat sirkulasi udara. Selain itu, ganti balutan setidaknya satu kali sehari atau segera bila balutan tampak basah, kotor, atau terkena cairan dari luka. Jika luka cukup besar atau dalam, konsultasikan ke dokter untuk penanganan yang lebih intensif.

Hal-Hal yang Harus Dihindari Saat Membersihkan Luka Bernanah

Selain menerapkan cara membersihkan luka bernanah di atas, ada beberapa hal yang penting yang perlu Anda perhatikan saat merawat luka bernanah agar mempercepat pemulihan dan mencegah terjadinya komplikasi pada luka bernanah. Berikut beberapa di antaranya:

  • Jangan memencet atau mengorek nanah secara paksa, karena dapat membuat bakteri masuk lebih dalam.
  • Jangan menggaruk atau mengelupas jaringan luka agar proses penyembuhan berlangsung optimal.
  • Hindari menggunakan kapas, sebab seratnya mudah tertinggal di luka dan memicu pertumbuhan bakteri.
  • Pastikan untuk mengonsumsi obat antibiotik sesuai dengan dosis dari dokter guna mendukung proses pemulihan dan mencegah resistensi antibiotik.
  • Jangan pernah menggunakan obat atau ramuan tradisional yang belum terbukti aman dan efektif pada luka bernanah.

Dengan mengetahui cara membersihkan luka bernanah dan memantau kondisi luka secara rutin, Anda dapat mencegah terjadinya masalah lebih lanjut pada luka bernanah. Namun, jika setelah melakukan berbagai cara membersihkan luka bernanah di atas tetapi nanah Nanah keluar terus-menerus lebih dari 2–3 hari dan disertai dengan:

  • Nyeri hebat yang tidak kunjung hilang
  • Luka makin membesar, area kemerahan meluas, atau bengkak parah
  • Demam, menggigil, atau muncul gejala infeksi berat (sepsis)
  • Anda menderita diabetes atau kondisi imun lemah
  • Luka karena gigitan hewan

Segera periksakan diri ke dokter, baik melalui fitur Chat Bersama Dokter di aplikasi ALODOKTER atau dengan mengunjungi fasilitas kesehatan terdekat. Dengan begitu, dokter dapat memberikan penanganan yang tepat, salah satunya cara membersihkan luka bernanah.