Kamu mulai merasakan tanda-tanda penuaan, berupa tumbuh uban, garis-garis halus pada wajah atau fisik tidak sebugar dulu? Sebelum ingin menyangkal usia dan membeli banyak krim antipenuaan mahal, yuk kembali melakukan refleksi diri. Justru semakin tua, kamu mampu untuk semakin merasa tenang dan lebih dapat menghargai pencapaian dirimu.

Dulu penambahan usia seringkali hanya dikaitkan dengan berkurangnya kemampuan untuk melakukan hal tertentu. Tapi, kini banyak orang memaknai masa tua sebagai masa yang membahagiakan, melakukan hal yang benar-benar disukai dan bermanfaat.

Jangan Takut Tua, Bertambah Umur Bisa Berarti Semakin Bahagia - Alodokter

Alasan Penambahan Usia Membuat Lebih Bahagia

Bertambah usia berarti pengalaman dan pelajaran hidup juga bertambah. Inilah alasan berbagai hal yang dulu membuat kamu khawatir, tidak lagi mengganggu. Coba yuk simak poin-poin di bawah ini:

  • Kamu lebih memahami diri sendiri

Memahami diri sendiri membuatmu tahu apa yang sebenarnya kamu inginkan dalam hidup. Dengan mengetahui tujuan, kamu bisa merencanakan apa yang akan kamu kerjakan di tahun-tahun yang akan datang. Ini alasan banyak orang di usia 40 tahun ke atas memulai karier baru atau melakukan hobi baru, bukan untuk mencari uang, tapi untuk kepuasan pribadi.

  • Lebih mudah melepaskan hal yang menghambat

Kamu lebih mudah mengenali dan melepaskan hal tidak penting, kemudian  fokus pada yang benar-benar penting. Begitu juga jika kamu mengalami kekecewaan dalam hubungan dengan orang lain di masa lalu, kamu mulai berpikir untuk memaafkan dan melepaskan untuk membuat hidup kembali utuh.

  • Kepuasan seksual yang meningkat dengan pasangan

Meski sudah berumur, tetapi bukan berarti kamu menjadi tidak bertenaga saat berhubungan seksual. Studi menemukan, kepuasan seksual justru dapat meningkat seiring penambahan usia. Dengan bertambahnya usia, kamu lebih dapat menerima dan nyaman dengan tubuhmu, sehingga lebih percaya diri dan lebih mudah mencapai kepuasan seksual. Jika jenuh, kamu bisa mencoba variasi berhubungan seksual dengan pasangan, agar hubungan semakin intim dan tetap menyenangkan.

  • Lebih mudah mengendalikan emosi

Jika sebelumnya kamu mudah tersinggung ataupun sulit memberikan toleransi, sekarang kamu menjadi lebih mudah untuk menerima situasi ataupun tindakan orang lain. Antara lain karena kamu lebih mampu mengontrol emosi. Di samping hal-hal di atas, di usia ini kamu juga menjadi lebih ahli di bidangmu karena sudah mengerjakannya bertahun-tahun.

  • Terbiasa menemukan kebahagiaan dalam hal-hal sederhana

Jika saat usia muda kamu merasa bisa gembira dengan momen-momen spesial, seperti nonton konser atau naik gunung, maka semakin tua kamu akan dengan mudah bahagia dengan hal-hal keseharian. Hal-hal sederhana seperti bertemu teman lama, mencoba makan baru, ataupun berkumpul bersama keluarga sudah menjadi hal yang membahagiakan.

  • Mengutamakan hal yang penting

Semakin tua kamu semakin menyadari apa yang penting dalam hidup seperti keluarga dan hubungan persahabatan. Sehingga kamu menjadi semakin sering menyediakan waktu untuk keluarga dan sahabat. Bahkan dalam penelitian ditemukan bahwa risiko terjadinya depresi akan menurun pada orang yang tetap menjalin hubungan komunikasi dengan orang lain, meski hanya melalui media daring (online).

Tidak Ada Kata Terlambat untuk Mengembangkan Diri

Walaupun sudah berumur, tapi bukan berarti kamu berhenti mengembangkan diri lho. Ada banyak hal yang bisa dicoba agar hidup tidak terasa berjalan di tempat, misalnya:

  • Belajar hal¬† baru

Belum terlambat untuk belajar hal baru, seperti bahasa baru ataupun memainkan alat musik baru. Selain menyenangkan dan menciptakan semangat baru, aktivitas semacam ini juga membantu menjaga otak tetap aktif.

  • Meluangkan waktu untuk berolahraga

Kalau sebelumnya kamu jarang berolahraga karena sibuk, belum terlambat untuk meluangkan waktu berolahraga secara teratur. Selain menjaga tubuh tetap bugar, berolahraga membantu mengurangi risiko pikun. Pilih olahraga yang kamu nikmati setidaknya lima kali per minggu, seperti bersepeda, berkebun, atau berjalan kaki.

  • Bersosialisasi dengan keluarga atau kerabat

Semakin bertambah usia, menghabiskan waktu bersama keluarga terasa lebih menyenangkan. Tetapi, jangan lupakan bersosialisasi dengan teman juga penting. Hubungan pertemanan ini terbukti mengurangi risiko penyakit kronis dan mempertahankan daya ingat otak. Melakukan kegiatan sebagai relawan juga dapat mendatangkan manfaat sama.

  • Mengembangkan diri di bidangmu

Meskipun sudah tergolong senior, jangan mau kalah dengan perkembangan pengetahuan di bidangmu. Coba untuk selalu memperbarui kemampuan dan keahlian dengan mengikuti kursus atau pelatihan.

  • Menjadi relawan

Melakukan kegiatan kerelawanan terbukti dapat menurunkan risiko depresi, meningkatkan kesehatan badan, dan bahkan memperpanjang usia hidup. Kamu bisa memilih bidang yang sesuai dengan keahlianmu.

  • Membuat rencana dan tujuan

Penambahan usia dan kesibukan kadang membuat kamu tidak lagi punya tujuan dalam hidup. Padahal punya tujuan membuat otakmu tetap sehat dan bahagia. Dalam studi ditemukan bahwa penurunan mental pada orang yang punya rencana dan tujuan akan lebih lambat.

Bertambah umur hingga beranjak tua, merupakan hal alami. Tidak perlu takut berlebihan dan jangan patah semangat untuk terus mengembangkan diri. Selain beberapa hal di atas, kamu dapat menciptakan cara-cara sendiri untuk terus memperbarui diri sesuai passion dan hobi.