Sudah menjadi hal yang umum melihat anak-anak takut jarum suntik. Bahkan, tidak sedikit yang berteriak histeris ketika melihat jarum suntik. Tentu sebagai orang tua, Anda juga punya peran penting dalam membantu mengatasi rasa takut tersebut.

Jarum suntik tidak dapat dihindari oleh anak-anak. Hal ini karena banyak vaksinasi yang wajib diterima oleh anak, diberikan dengan cara disuntik. Jika anak takut jarum suntik, maka dapat membuat proses vaksinasi terhambat.

Cara Mengatasi Anak Takut Jarum Suntik - Alodokter

Tips Menghadapi Anak Takut Jarum Suntik

Ada beberapa cara yang dapat Anda lakukan agar anak tidak takut jarum suntik. Yang penting, orang tua juga harus tenang. Tidak jarang orang tua ikut panik ketika anaknya akan disuntik. Kepanikan orang tua ini justru membuat anak menjadi lebih ketakutan. Sebagai orang tua, tenangkan diri Anda terlebih dahulu sebelum menenangkan anak.

Beragam cara yang bisa Anda lakukan dalam mengatasi anak yang takut jarum suntik, antara lain:

  • Berikan senyuman kepadanya
    Penelitian menunjukkan, orang tua yang berkata ‘jangan khawatir’ atau ‘ tidak apa-apa’ justru membuat anak stres karena mereka menangkap ada sesuatu yang mengkhawatirkan. Sebaliknya, jika Anda memperlihatkan senyum dan sikap yang tenang, bisa membuat anak juga merasa tenang.
  • Utamakan kejujuran
    Hindari mengatakan bahwa tusukan jarum pada proses vaksinasi tidak menyakitkan. Jika anak menyadari bahwa rasanya sakit, Anda akan dicap sebagai pembohong. Lebih baik mengatakan dengan jujur bahwa proses vaksinasi mungkin terasa sakit, tetapi hanya sebentar dan rasa sakitnya dapat ditahan.
  • Jangan menunda
    Makin dini pemberian imunisasi, maka makin mudah pula prosesnya, sebab bayi tidak bisa mengingat rasa sakit ketika diimunisasi. Sebaliknya, balita dan anak-anak prasekolah akan lebih sulit karena mereka sudah tahu bahwa jarum suntik menyakitkan. Jika anak Anda masih bayi, jangan menunda pemberian imunisasi bila usianya sudah cukup untuk mendapatkannya. Selain memastikan pemberian imunisasinya tepat waktu, juga mempermudah prosesnya.
  • Beri tahu anak waktu penyuntikan
    Sebelum dilakukan vaksinasi, beri tahu anak bahwa hari itu dia akan diimunisasi dengan cara disuntik menggunakan jarum suntik. Di satu sisi, mungkin anak akan merasa cemas, tapi hal ini dianggap lebih baik daripada langsung datang ke dokter tanpa memberitahunya terlebih dahulu.
  • Berikan gambaran
    Anak-anak merasa takut pada jarum suntik karena belum memahaminya. Berikan informasi tentang alasan dilakukannya vaksinasi, sekaligus ceritakan proses berlangsungnya vaksinasi. Selain itu, berikan gambaran bentuk dan ukuran jarum suntik yang digunakan. Kalau bisa, biarkan anak melihat teman-temannya yang sudah berani dan akhirnya berhasil melakukan vaksinasi.
  • Buatlah anak merasa gembira
    Beri informasi mengenai vaksinasi pada anak, dan buatlah anak tetap ceria sebelum dan setelah prosesnya selesai. Ajak anak melakukan aktivitas yang menggembirakan, seperti bercerita hal yang lucu, menyanyi, atau mendengarkan musik.
  • Berikan dukungan moral
    Usahakan Anda menunggu anak selama proses vaksinasi. Bawakan mainan atau boneka kesayangannya. Dukungan moral seperti ini membantu menjadikan anak merasa nyaman.
  • Mengurangi rasa sakit
    Anda dapat menempelkan es pada kulit anak. Lakukan sesaat sebelum vaksinasi, selama satu menit. Hal ini akan mengurangi rasa sakit ketika jarum suntik menembus kulit.

Ada lagi cara yang umumnya efektif agar anak Anda mau disuntik, yaitu memberikan hadiah. Dengan menawarkan hadiah yang menarik untuk anak Anda, maka diharapkan dia akan berhasil melawan ketakutannya akan jarum suntik. Anda juga bisa menawarkannya untuk membeli buku baru, bermain di taman, atau memberikan makanan favoritnya.

Selama menunggu giliran anak untuk disuntik, Anda bisa memberikan makanan yang dia sukai untuk mengalihkan perhatian. Permen atau camilan lain efektif dalam membuat anak sibuk dan lupa dengan jarum suntik yang membuatnya takut.

Penting untuk diingat, orang tua harus tetap tenang sehingga dapat mengusir kecemasan anak dalam menghadapi jarum suntik. Selain itu, pandai-pandailah mengalihkan perhatian anak, dan membuat anak tetap dalam keadaan nyaman.