Perbedaan gatal karena ginjal dan gatal biasa penting untuk dikenali agar Anda dapat lebih waspada terhadap kemungkinan masalah kesehatan yang serius. Rasa gatal, terutama jika berlangsung lama, terus-menerus, atau tidak jelas penyebabnya, bisa menjadi tanda adanya gangguan pada ginjal.

Gatal akibat gangguan ginjal muncul karena ginjal yang rusak tidak mampu membuang zat sisa metabolisme secara optimal, sehingga zat-zat tersebut menjadi menumpuk dan memicu iritasi pada saraf dan kulit. Sementara gatal biasa lebih sering disebabkan oleh iritasi, alergi, atau infeksi kulit.

Kenali Perbedaan Gatal karena Ginjal dan Gatal Biasa - Alodokter

Memahami perbedaan gatal karena ginjal dan gatal biasa penting karena keduanya bisa mirip. Anda perlu memperhatikan tanda-tanda khusus yang dapat membantu menentukan apakah gatal tersebut terkait masalah ginjal atau hanya gatal kulit biasa.

Perbedaan Gatal Karena Ginjal dan Gatal Biasa

Berikut ini adalah ciri-ciri yang membedakan gatal karena ginjal dan gatal biasa:

1. Lokasi gatal

Gatal karena ginjal biasanya terasa di seluruh tubuh dan tidak terbatas hanya di satu area saja. Area yang paling sering terkena adalah punggung, lengan, dan perut. Namun, sensasi gatal bisa muncul kapan saja dan berpindah-pindah lokasi.

Pada kondisi gatal biasa, rasa gatal umumnya hanya terjadi pada salah satu bagian tubuh, misalnya di tangan, kaki, atau leher. Bagian tubuh yang gatal biasanya sesuai dengan lokasi kulit yang terpapar pemicu, seperti gigitan serangga, kontak dengan sabun, atau alergi makanan.

2. Durasi dan waktu kemunculan

Gatal karena ginjal cenderung bersifat kronis atau berlangsung lama. Rasa gatal ini bisa terjadi setiap hari dan biasanya semakin parah di malam hari, sehingga bisa mengganggu tidur. Hal yang perlu diwaspadai, gatal ini tidak membaik meski sudah menggunakan salep antigatal.

Sementara itu, gatal biasa cenderung muncul secara mendadak karena penyebab yang jelas, misalnya setelah digigit nyamuk atau terkena zat tertentu. Rasa gatal ini akan berangsur membaik jika penyebabnya diatasi, misalnya dengan mengoleskan krim antialergi atau menghindari pemicu gatal.

3. Gejala penyerta

Perbedaan gatal karena ginjal dan gatal biasa juga terletak dari gejala lain yang muncul. Gatal karena ginjal umumnya disertai keluhan tambahan, misalnya kulit terasa sangat kering dan bersisik, tubuh mudah lelah, kaki atau tangan bengkak, mual, muntah, hingga perubahan warna urin, seperti menjadi lebih gelap atau berbusa.

Gatal biasa biasanya hanya menimbulkan keluhan di kulit, seperti ruam merah, bentol, atau pembengkakan ringan di area yang gatal.

4. Respons terhadap pengobatan

Gatal karena ginjal sulit membaik dengan perawatan kulit biasa, seperti penggunaan lotion pelembap, salep antigatal, atau mandi air dingin. Bahkan, penggunaan obat gatal yang dijual bebas pun sering kali tidak mengurangi rasa gatal secara signifikan.

Berbeda dengan gatal karena ginjal, kondisi gatal biasa umumnya akan membaik atau hilang setelah pemicu diatasi atau setelah dioleskan salep antialergi.

5. Faktor pemicu dan riwayat penyakit

Gatal karena ginjal sering terjadi pada orang yang sudah diketahui memiliki penyakit ginjal kronis, baik bagi yang sudah menjalani cuci darah maupun belum. Selain itu, penderita diabetes atau tekanan darah tinggi juga berisiko lebih tinggi mengalami gatal jenis ini.

Sementara pada gatal biasa, pemicunya jelas dan sering ditemui dalam kehidupan sehari-hari, misalnya alergi makanan, debu, perubahan cuaca, penggunaan deterjen atau sabun tertentu, kontak dengan tanaman, dan gigitan serangga.

Pentingnya Mengenali Perbedaan Gatal karena Ginjal dan Gatal Biasa

Gatal yang berkaitan dengan gangguan ginjal dapat meningkatkan risiko terjadinya infeksi kulit akibat garukan terus-menerus. Jika dibiarkan, masalah pada ginjal yang mendasari juga bisa semakin memburuk tanpa penanganan yang tepat.

Sementara pada gatal biasa, komplikasi berat jarang terjadi dan biasanya cukup diatasi dengan perawatan kulit atau menghindari pencetus rasa gatal.

Memahami perbedaan gatal karena ginjal dan gatal biasa bisa membantu Anda mengambil langkah pencegahan sejak dini dan mendapatkan penanganan yang sesuai.

Jika Anda sering mengalami gatal yang tidak kunjung hilang, terutama memiliki riwayat penyakit ginjal, sebaiknya segera Chat Bersama Dokter melalui aplikasi ALODOKTER untuk mendapatkan diagnosis yang tepat.