Kenapa sebelum operasi harus puasa bukan tanpa alasan. Puasa sebelum tindakan bedah penting untuk mencegah komplikasi sekaligus menjaga keselamatan pasien selama prosedur.

Sebelum menjalani operasi, pasien perlu melakukan beberapa persiapan, seperti pemeriksaan kesehatan, konsultasi dengan dokter, dan menyiapkan perlengkapan yang dibutuhkan. Selain itu, pasien juga dianjurkan untuk berpuasa beberapa waktu sebelum operasi.

Kenapa Sebelum Operasi Harus Puasa? Ini Penjelasan Medisnya - Alodokter

Hal ini mungkin membuat banyak orang bertanya-tanya, “kenapa sebelum operasi harus puasa?” Aturan ini termasuk bagian dari anjuran wajib yang harus dipatuhi agar prosedur bedah bisa berjalan dengan aman.

Alasan Kenapa Sebelum Operasi Harus Puasa

Secara medis, ada beberapa alasan kenapa sebelum operasi harus puasa. Berikut penjelasannya:

1. Mencegah masuknya isi lambung ke saluran pernapasan

Puasa membuat lambung dalam keadaan kosong. Saat menjalani anestesi, refleks tubuh, seperti menelan dan batuk, menjadi berkurang. Jika masih ada makanan atau minuman di lambung, risiko muntah dan masuknya isi lambung ke saluran pernapasan (aspirasi) menjadi lebih tinggi.

Aspirasi bisa menyebabkan pneumonia atau gangguan pernapasan berat yang membahayakan jiwa.

2. Menurunkan risiko komplikasi saluran pencernaan

Makanan dan minuman yang belum tercerna dapat meningkatkan produksi asam lambung dan memicu iritasi, bahkan memperparah gangguan pencernaan pada pasien dengan riwayat masalah lambung.

3. Memudahkan proses operasi

Lambung yang kosong membantu tim medis menjaga kestabilan kondisi tubuh selama tindakan, meminimalkan kemungkinan terganggunya jalannya operasi akibat mual atau muntah mendadak.

4. Operasi lebih aman dan terkendali

Dengan mengikuti aturan puasa, pasien lebih siap menjalani anestesi dan prosedur operasi, sehingga risiko gangguan selama tindakan dapat ditekan seminimal mungkin.

Risiko Bila Tidak Puasa Sebelum Operasi

Mengabaikan puasa sebelum prosedur dapat menimbulkan berbagai risiko serius bagi pasien, di antaranya:

  • Makanan atau cairan yang masuk ke paru-paru saat dibius bisa menimbulkan infeksi berat dan gagal napas
  • Lambung yang masih terisi meningkatkan risiko mual dan muntah selama atau setelah operasi, sehingga mengganggu prosedur anestesi
  • Kurangnya puasa dapat memicu naiknya asam lambung ke kerongkongan, menimbulkan rasa tidak nyaman dan risiko komplikasi tambahan

Jika pasien belum puasa, dokter bisa saja menunda atau membatalkan jadwal operasi demi mencegah risiko fatal saat prosedur berlangsung.

Aturan Puasa Sebelum Operasi yang Perlu Diketahui

Supaya manfaat puasa sebelum operasi bisa optimal, berikut beberapa aturan yang perlu dipahami:

  • Tidak makan minimal 6–8 jam sebelum operasi, termasuk makanan berat seperti nasi, daging, atau makanan berlemak
  • Tidak minum selama 2–4 jam sebelum operasi, termasuk air putih, teh, kopi, atau susu
  • Untuk bayi atau anak-anak, aturan waktu puasa biasanya disesuaikan berdasarkan jenis cairan atau makanan, sesuai petunjuk dokter
  • Beberapa obat masih boleh diminum dengan sedikit air, tapi harus sesuai arahan dokter

Jika lupa atau tidak sengaja melanggar puasa, segera laporkan kepada dokter atau perawat agar mereka bisa menentukan langkah terbaik.

Memahami kenapa sebelum operasi harus puasa sangat penting agar Anda bisa mempersiapkan diri dan keluarga dengan baik. Langkah ini terbukti efektif untuk mencegah komplikasi serius akibat anestesi dan membuat prosedur operasi menjadi lebih aman.

Jika Anda masih memiliki pertanyaan terkait kenapa sebelum operasi harus puasa atau persiapan lain sebelum prosedur bedah, konsultasikan dengan dokter. Konsultasi dapat dilakukan melalui Chat Bersama Dokter di aplikasi ALODOKTER.