Telur bebek merupakan salah satu makanan yang umum dikonsumsi di berbagai negara, termasuk di Indonesia. Namun, apakah telur bebek baik bagi kesehatan? Mari kita bahas apa saja kelebihan dan kekurangan telur bebek dari segi nutrisi.

Selain mengandung protein, lemak, dan antioksidan, telur bebek juga mengandung multivitamin dan mineral. Misalnya, vitamin A, vitamin B kompleks, vitamin E, vitamin D, folat, selenium, kalsium, zat besi, magnesium, zinc, dan mangan. Untuk menjelaskan mengenai kelebihan dan kekurangan telur bebek, artikel ini akan menyertakan telur ayam sebagai pembanding. Mari kita simak.

Ketahui Kelebihan dan Kekurangan Telur Bebek - Alodokter

Keunggulan Telur Bebek

Sebutir telur bebek mengandung 130 kalori, 9 gr protein, 1 gr karbohidrat, 100 mg sodium, 150 mg kalium, 154 gr fosfor, dan 600 mg kolesterol. Sedangkan sebutir telur ayam mengandung 60 kalori, 5,5 gr protein, 0,3 gr karbohidrat, 60 mgnatrium, 60 mg kalium, 85 mg fosfor, dan 165 mg kolesterol.

Dari data tersebut bisa kita cermati bahwa kadar protein pada telur bebek lebih tinggi. Protein merupakan komponen yang penting untuk membangun dan memperbaiki berbagai jaringan tubuh, seperti kulit, darah, tulang, dan otot. Selain itu, tubuh juga menggunakan protein untuk memproduksi enzim dan hormon-hormon penting.

Manfaat protein lainnya adalah untuk membantu tubuh merasa kenyang. Nah, karena protein dalam telur bebek lebih banyak, maka telur ini dapat membuat Anda merasa kenyang lebih lama dibanding dengan mengonsumsi telur ayam.

Kekurangan Telur Bebek

Di balik keunggulannya, telur bebek ternyata juga punya kekurangan. Dari angka nutrisi di atas, dapat dilihat bahwa kadar kolesterol telur bebek cukup tinggi. Bahaya kolesterol tinggi tidak bisa diremehkan.

Kolesterol tinggi dapat membuat lemak menumpuk pada dinding pembuluh darah arteri sehingga meningkatkan risiko penyempitan arteri (aterosklerosis). Kondisi ini dapat membuat aliran darah ke jantung, otak, serta seluruh tubuh menjadi terganggu.

Selain itu, terjadinya sumbatan pada pembuluh darah juga dapat menimbulkan beberapa penyakit, seperti penyakit arteri perifer, stroke, bahkan serangan jantung. Bagi Anda yang memiliki riwayat penyakit jantung, disarankan untuk tidak berlebihan dalam mengonsumsi telur bebek.

Hal lain yang mungkin menjadi kekurangan telur bebek adalah memiliki kalori tinggi. Terlalu banyak mengonsumsi makanan berkalori tinggi dapat menyebabkan peningkatan berat badan, jika tidak dibarengi dengan olahraga rutin.

Jadi, boleh saja Anda mengonsumsi telur bebek, asal porsinya tidak berlebihan. Apalagi telur bebek yang sudah dijadikan telur asin. Jika Anda memiliki kondisi kesehatan tertentu, sebaiknya berkonsultasilah terlebih dahulu dengan dokter untuk mengetahui seberapa banyak telur bebek yang boleh Anda konsumsi.