Home › komunitas › Penyakit › Minum air kelapa untuk penderita kista › Reply To: Minum air kelapa untuk penderita kista
February 19, 2016 at 11:23 am
Halo,
Pada orang yang menderita kista diperbolehkan mengkonsumsi air kelapa, namun air kelapa tidak dapat menyembuhkan kista ovarium yang ada.
Kista ovarium merupakan kantung berisi cairan pada ovarium. Kista ovarium ada yang dari sel fungsional dan sel abnormal. Kista fungsional terdiri dari kista sel folikel dan kista korpus luteum. Keduanya merupakan sel yang normal dan ada di ovarium(kandungan). Pada kista fungsional, kista dapat hilang secara sendirinya setelah beberapa minggu dan kejadian kista fungsional ini berkaitan dengan siklus menstruasi.
Pertumbuhan sel yang tidak normal didalam kandungan dapat menyebabkan kista sel abnormal. Kista demoid merupakan kista yang sering ditemukan pada usia wanita dibawah 40 tahun, Kista adenoma merupakan jenis kista yang sering ditemukan pada wanita usia lebih dari 40 tahun, selain itu endometriosis dan sindrom ovarium polikistik(PCOS) dapat memicu terjadinya kista.
Penderita kista tidak perlu kuatir apa bila kistanya tidak menimbulkan keluhan, dan berukuran kurang dari 5cm, namun perlu di waspadai apabila ditemukan keluhan:
- Nyeri pada tulang panggul,
- Sering buang air kecil,
- Menstruasi tidak teratur,
- Gangguan pencernaan,
- Perut sering terasa penuh.
Pada kasus ini diperlukan pemeriksaan dokter spesialis kebidanan. Dokter akan melakukan pemeriksaan organ intim, USG dan laboratorium darah.
Tindakan pengobatan sangat tergantung dari besar dan jenis kista, usia pasien dan keluhan yang dirasakan.
Kista dapat muncul kembali setelah dilakukan tindakan operasi, dengan jenis yang sama atau dengan jenis yang berbeda. Pola hidup sehat diharapkan memperbaiki hormon sehingga siklus mestruasi dapat berjalan dengan baik dan mengurangi kemungkinan terjadinya sel abnormal. Pola hidup sehat dapat dilakukan dengan cara:
- Mengkonsumsi makanan sehat(hindari produk kemasan, ayam potong(ayam negeri),
- Konsumsi lebih banyak serat(sayur dan buah),
- Istirahat yang cukup,
- Rutin berolah raga,
- Manajemen stress dapat mengurangi kejadian kista.
Lakukan kontrol setidaknya 1 tahun sekali guna memeriksakan kondisi kandungan dan kista yang dimiliki apa bila tidak menimbulkan keluhan.