Reply To: Cara agar bisa menguap

Home komunitas Penyakit Cara agar bisa menguap Reply To: Cara agar bisa menguap

Hai Woelan Ithue Aqueh,

Terimakasih telah bertanya ke Alodokter.com.

Menguap (oscitation) adalah sebuah refleks berupa membuka mulut dan meregangkan rahang sambil menghirup napas (inhalasi) dalam lalu diikuti oleh ekshalasi (menghembuskan napas). Dikatakan refleks karena menguap merupakan suatu tindakan yang terjadi secara tidak sadar, dan tidak dapat dikontrol, dicegah, atau dilakukan secara sengaja. Sebab mengapa seseorang menguap hingga kini masih menjadi perdebatan. Sejauh ini ada 2 teori yang sering dikemukakan:

  • Menguap terjadi karena efek fisiologis: mengambil napas dalam saat menguap akan meningkatkan udara dingin masuk ke aliran darah di leher, wajah, dan kepala sehingga mampu mendinginkan otak
  • Menguap terjadi karena efek psikologis: menguap merupakan cara seseorang menginformasikan bahwa ia mengalami bosan, kantuk, atau kelelahan, selain itu menguap pun dapat menular dari 1 orang ke orang lainnya

Umumnya, menguap menjadi masalah ketika terjadi secara berlebihan. Namun, jika ayah Anda mengalami keluhan sulit menguap, maka mungkin itu disebabkan oleh rasa mengganjal di dada. Perlu dikonfirmasi lagi karakteristik rasa mengganjal yang terjadi, apakah sesak, nyeri dada, kembung, atau seperti ada benjolan. Rasa mengganjal di dada dapat terjadi berhubungan dengan hipertensi ataupun tidak, misalnya karena:

  • Gangguan sistem kardiovaskuler: penyakit jantung koroner, angina, kardiomiopati, aritmia, perikarditis, kelainan katup jantung, stenosis aorta
  • Gangguan sistem pernapasan: pleuritis, pneumothoraks, efusi pleura, emboli pulmonalis, asma, COPD, pneumonia, kanker paru-paru
  • Gangguan muskuloskeletal: kostokondritis, cidera tulang dada, mialgia
  • Gangguan payudara (pada wanita)
  • Gangguan sistem pencernaan: GERD, gastritis, pankreatitis, kolesistitis
  • Gangguan kulit: Herpes zoster
  • Gangguan psikologis: cemas, depresi, panik
  • Lainnya: keracunan kokain dan amfetamin, mononeuritis diabetik, tabes dorsalis, dsb

Jika ayah Anda mengalami rasa mengganjal di dada yang sangat mengganggu, sebaiknya Anda ajak ayah Anda untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis penyakit dalam. Dokter dapat melakukan pemeriksaan lanjutan seperti laboratorium, rontgen, USG, atau MRI untuk menegakkan diagnosis. Selanjutnya, penanganan yang tepat akan diberikan sesuai penyebab yang mendasari. Selain itu, lakukan pula beberapa tips berikut ini:

  • Istirahat yang cukup
  • Berolahraga secara teratur dan semampunya (jalan santai, jogging, bersepeda santai)
  • Konsumsi makanan bergizi seimbang, lakukan diet DASH dan rendah garam, hindari rokok, alkohol, dan obat terlarang
  • Cari posisi tidur yang paling nyaman, misalnya dengan meninggikan bantal, miring kanan atau miring kiri
  • Kendalikan stres dengan bijak

Sekian penjelasan dari kami, semoga bermanfaat.

 

dr. Nadia Nurotul Fuadah