Reply To: Keluar air mani saat bangun tidur, berbahaya kah ?

Home komunitas Penyakit Keluar air mani saat bangun tidur, berbahaya kah ? Reply To: Keluar air mani saat bangun tidur, berbahaya kah ?

dr. Andisty Ate dr. Andisty Ate
Dokter

Halo..

Terima kasih sudah bertanya di Alodokter.

Keluarnya cairan setelah bangun tidur bisa disebabkan oleh beberapa kemungkinan seperti :

  • Nocturnal emission atau mimpi basah. Merupakan ejakulasi yang terjadi pada saat seorang pria tertidur. Ejakulasi saat mimpi basah bisa terjadi tanpa rangsangan tertentu. Sering terjadi pada masa pubertas, belum menikah dan sudah menikah. Kondisi ini bukan merupakan keadaan yang berbahaya sebab mimpi basah merupakan respon normal dan alami tubuh terhadap perubahan hormonal.
  • Spermatorhea. Merupakan kondisi dimana sperma keluar sendiri tanpa ereksi yang disebabkan karena lemahnya katup saluran air mani sehingga tidak bisa membuka pada waktu yang tepat. Penyebabnya bisa terjadi karena gangguan pada saraf parasimpatis, ketidakseimbangan hormon, gangguan psikis seperti stres, kelelahan, frekuensi masturbasi yang terlalu sering.
  • Infeksi seperti gonore. Merupakan salah satu penyakit infeksi menular seksual yang dikenal dengan kencing nanah. Penyebabnya disebabkan oleh bakteri Neisseria gonorrhoeae yang dapat ditularkan melalui hubungan seksual bebas. Infeksi gonore biasannya tidak menimbulkan gejala namun keluhan yang sering ditemui adalah tiba-tiba keluar cairan putih, kuning atau hijau dari kemaluan dan disertai dengan nyeri saat BAK
  • Stres
  • Dan penyebab lainnya.

Untuk mengetahui diagnosis yang tepat tentunya harus dilakukan pemeriksaan dahulu oleh dokter secara menyeluruh. Setelah ditemukan penyebabnya maka akan diberikan pengobatan yang sesuai dengan kondisi tersebut. Jika keluhan Anda belum membaik sebaiknya periksakan diri ke dokter urologi untuk mendapatkan penanganan yang tepat sesuai dengan kondisi Anda.

Beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi kondisi Anda adalah dengan :

  • Hindari melakukan masturbasi dengan frekuensi yang terlalu sering dan dengan cara yang kasar.
  • Berolahraga.
  • Mengelola stres dengan baik.
  • Istirahat cukup.
  • Makan makanan yang bernutrisi.
  • Tidak melakukan hubungan seksual secara bebas.
  • Tidak merokok.

Semoga dapat bermanfaat.

dr. Andisty Ate.