Home › komunitas › Penyakit › Solusi untuk kista bartholini › Reply To: Solusi untuk kista bartholini
August 2, 2016 at 9:37 pm
Terima kasih Cik Puan June Conan atas pertanyaannya.
Kista bartholin adalah kantong berisi cairan di daerah bibir luar vagina yang timbul akibat sumbatan pada saluran kelenjar bartholin. Kelenjar bartholin normalnya terletak sepasang di bibir luar vagina dan berfungsi dalam menghasilkan cairan lubrikan vagina. Sebagian besar penderita kista bartholin tidak mengeluhkan gejala apapun selain terasa benjolan / mengganjal di daerah vagina. Namun bila dibiarkan, kista bisa bertambah besar ataupun terinfeksi sehingga menjadi abses bartholin. Bila sudah terjadi abses bartholin, maka keluhan yang timbul berupa benjolan sangat nyeri di daerah bibir vagina, demam, nyeri saat berhubungan seksual maupun beraktivitas normal.
Bila Anda merasakan benjolan di daerah bibir vagina yang tak kunjung hilang / kempes dalam beberapa hari maka sebaiknya Anda memeriksakan diri ke dokter Anda atau dokter spesialis kandungan dan kebidanan agar mendapat perawatan yang sesuai dan mencegah komplikasi lebih lanjut. Bila kista dibiarkan, bisa timbul infeksi dan pecah secara tidak steril. Hal tersebut bisa jadi memperluas infeksi. Dengan memeriksakan diri, dokter dapat melakukan anamnesa/ tanya jawab dan pemeriksaan fisik terutama daerah keluhan. Umumnya diagnosa kista bartholin dapat ditegakkan dengan pemeriksaan fisik sederhana, namun bila perlu, dapat disarankan pemeriksaan penunjang berupa tes darah, ambil sampel dari benjolan dan diperiksa di laboratorium, dan lain lain, tergantung kondisi pasien.
Pengobatan yang dapat diberikan tergantung kondisi kista tersebut. Bila kista tersebut berukuran kecil, tidak meradang, dan tidak menyebabkan keterbatasan aktivitas pasien, maka cukup dilakukan observasi dan kontrol karena beberapa kista kecil bisa sembuh secara spontan. Cukup lakukan rendam daerah kemaluan dengan air hangat 3-4 kali sehari. Namun bila kista berukuran besar atau sudah meradang membentuk abses bartholin, maka dianjurkan untuk diobati dengan tindakan pembedahan secara steril. Pada kasus abses bartholin juga terkadang perlu diberikan obat antibiotik untuk membantu mengatasi infeksi yang sudah terjadi.
Untuk sementara Anda dapat mencoba hal berikut guna mengurangi keluhan Anda: gunakan pakaian dalam berbahan katun dan cukup longgar guna menghindari gesekan atau iritasi, konsumsi antinyeri bila perlu yaitu parasetamol atau asam mefenamat, rendam daerah kelamin terutama benjolan kista ke dalam air hangat 3-4 kali sehari selama sekitar 10 menit. Bila setelah beberapa hari kondisi tidak membaik, dianjurkan untuk memeriksakan diri lebih lanjut.
Anda juga dapat membaca artikel terkait:
Demikian jawaban dari saya, semoga dapat membantu
dr. Andika Surya