Reply To: warna kotoran pada bayi usia 3-6 bulan

Home komunitas Penyakit warna kotoran pada bayi usia 3-6 bulan Reply To: warna kotoran pada bayi usia 3-6 bulan

Hai Nita,

BAB bayi adalah hasil dari pencernaan susu yang dikonsumsi bayi. Susu yang dikonsumsi, akan tercampur dengan asam lambung dan berlanjut ke usus. Di usus, kemudian akan kembali bercampur oleh zat-zat pencernaan lainnya, salah satunya adalah empedu. Zat empedu ini memang berwarna hijau dan merupakan salah satu faktor yang memberikan warna pada kotoran. Bila warna BAB bayi kuning sampai kuning tua/coklat/hijau/orange, Anda tidak perlu khawatir karna masih merupakan warna-warna normal BAB bayi. Ada perbedaan antara warna BAB bayi yang baru lahir dan warna BAB bayi yang sudah sudah berumur lebih dari 1 bulan. Pada bayi baru lahir, BAB-nya berwarna hijau tua kehitaman dengan konsistensi seperti pasta yang disebut dengan meconium. Sedangkan setelah bayi mengkonsumsi ASI atau susu formula, warna BAB akan menjadi lebih kuning kecoklatan dan konsistensinya lebih lembek.

Yang perlu Anda perhatikan berhubungan dengan BAB bayi:

  • Konsistensi yang sangat cair (diare)
  • Warna BAB menjadi pucat atau tidak berwarna
  • Warna BAB sangat hitam pekat (mungkin ada tanda perdarahan pada saluran pencernaan atas)
  • Warna BAB merah segar (mungkin ada darah segar)

Bila tanda-tanda diatas tidak tampak, Anda tidak perlu terlalu khawatir, karena warna hijau, kuning atau orange coklat, dengan konsistensi yang padat pada BAB bayi masih tergolong normal.

Bayi yang mengkonsumsi ASI biasanya akan buang air besar lebih sering karena komponen-komponen dalam ASI yang lebih mudah dicerna oleh pencernaan bayi dibandingkan dengan susu formula. Seiring dengan konsumsi makanan bayi yang berubah (termasuk mengganti susu formula bayi dengan merek yang berbeda) akan merubah warna BAB bayi karena adanya pengaruh bakteri normal pencernaan yang akan membantu pencernaan si bayi. Bila ada perubahan profil bayi (menjadi lebih cair dan lebih sering, BAB warna hitam arang, BAB warna merah segar, BAB pucat, BAB berlendir dan bau busuk) Anda sebaiknya memeriksakan bayi Anda ke Ahli Kesehatan Anak / Sp. A supaya dapat dilakukan pemeriksaan fisik atau pemeriksaan laboratorium untuk kotoran bayi Anda.

Tips yang dapat anda perhatikan:

  • Usahakan tetap memberikan ASI eksklusif pada bayi sampai usia 6 bulan
  • Perhatikan konsistensi BAB bayi (BAB cair atau terlalu lembek merupakan tanda adanya gangguan pada pencernaan bayi)
  • Jaga kebersihan botol dan alat-alat makan bayi
  • Rebus botol dan alat makan bayi dengan air mendidih

Sekian, semoga bermanfaat.

dr. Radius Kusuma