Home › komunitas › Penyakit › sakit saat menstruasi › Reply To: sakit saat menstruasi
September 6, 2016 at 3:50 pm
Terima kasih PE EF U atas pertanyaannya.
Menstruas adalah siklus normal yang dialami wanita setelah pubertas hingga masa menopasue. Siklus ini normalnya terjadi setiap 21- 35 hari dimana pada sekitar 10 hari menjelang keluar darah haid, adalah masa puncak kesuburan / ovulasi / sel telur sudah matang. Selain dilihat dari frekuensinya setiap 21-35 hari, siklus menstruasi normal terjadi selama 3-7 hari, jumlah darah 40-60 cc atau normal tidak berganti pembalut lebih dari 5 kali sehari, dan bisa disertai gejala nyeri perut, nyeri punggung, payudara terasa tegang, sakit kepala, badan meriang, atau yang lain, namun normalnya gejala ini hanya dirasakan pada awal keluar darah haid dan mereda / membaik dengan sendirinya setelah hari kedua atau ketiga. Bila gejala yang dirasakan sangat berat / berlebihan dan sering berulang, menyebabkan gangguan aktivitas sehari hari, disertai keluhan lain berupa siklus menstruasi tidak teratur, maka bisa jadi hal tersebut tidak normal dan perlu pemeriksaan lebih lanjut.
Gejala nyeri perut / kram perut pada saat haid normal terjadi akibat dari kontraksi rahim guna usaha mengeluarkan dinding rahim yang meluruh. Akibat kontraksi itu, perut terasa tidak nyaman. Namun bila darah haid sudah semakin berkurang, atau bisa dikatakan dinding rahim sudah cukup bersih, maka kontraksi tidak akan berlebihan dan normalnya kram atau nyeri juga berkurang. Nyeri haid yang berlebihan disebut juga dismenore, bisa berkaitan dengan penyakit seperti kista ovarium, mioma uteri, endometriosis, dan lain lain.
Dari informasi yang Anda berikan, bisa jadi hal yang Anda alami tidak perlu dikhawatirkan karena masih terjadi pada hari hari pertama haid dan sudah mereda dengan sendirinya. Namun bila keluhan itu sudah sangat mengganggu aktivitas Anda, untuk memastikan penyebab keluhan, sebaiknya Anda memeriksakan diri ke dokter Anda atau dokter spesialis kandungan dan kebidanan guna mendapat perawatan lebih lanjut. Dokter akan melakukan anamnesa/ tanya jawab dan pemeriksaan fisik sederhana pada Anda. Serta bila perlu juga disarankan pemeriksaan lanjutan berupa ultrasonografi, tes darah, atau yang lain, tergantung kondisi Anda dan pertimbangan dokter yang memeriksa Anda. Pengobatannya bisa bermacam macam tergantung penyebab, baik obat atau tindakan operatif, bila perlu. Untuk sementara guna meredakan keluhan Anda, Anda dapat melakukan hal ini saat mengalami nyeri haid: istirahat cukup, usahakan tetap beraktivitas / berolah raga rutin agar kontraksi rahim lebih baik dan darah haid keluhan lebih lancar, cukup minum air putih setidaknya 1.5 liter per hari, kompres daerah perut dengan kompres hangat, dan bila perlu Anda juga dapat konsumsi obat antinyeri berupa asam mefenamat atau parasetamol.
Anda juga dapat membaca artikel terkait:
yang terjadi selama siklus menstruasi
waspada menstruasi tidak normal
penyebab nyeri haid berlebihan
Demikian jawaban dari saya, semoga dapat membantu
dr. Andika Surya