Home › komunitas › Penyakit › Letak bayi sungsang dan placenta dibawah pada kehamilan 7 bulan › Reply To: Letak bayi sungsang dan placenta dibawah pada kehamilan 7 bulan
November 10, 2016 at 9:53 pm
Halo Margie,
Untuk bisa melakukan persalinan normal dibutuhkan beberapa kondisi seperti kekuatan ibu baik (termasuk kekuatan kontraksi rahim dan mengejan ibu), kondisi janin baik (termasuk posisi, berat janin tidak terlalu besar, denyut jantung normal), serta jalan lahir yang baik (termasuk posisi plasenta, lebar pintu panggul), dll.
Dalam kasus Anda terdapat 2 kondisi yaitu posisi bayi sungsang dan plasenta menutupi jalan lahir. Posisi normal bayi adalah presentasi kepala / kepala ada di bawah. Sedangkan posisi bayi sungsang adalah posisi bayi dengan bokong di bawah dan kepala di atas. Kondisi sungsang ini akan menyulitkan dan beresiko jika dilakukan persalinan normal.
Jika bayi belum masuk panggul, memang masih ada kemungkinan kecil bayi akan berputar menjadi kepala di bawah. Namun jika sudah masuk panggul, pada umumnya posisi bayi akan menetap dan tidak bisa berubah lagi.
Ada teknik khusus yang bisa dilakukan oleh dokter kandungan untuk memperbaiki posisi bayi sungsang yaitu dengan external cephalic version (ECV). Namun ECV tingkat keberhasilannya hanya 50% dan memiliki resiko plasenta lepas dari rahim sehingga teknik ECV jarang dilakukan. Teknik ECV juga tidak bisa dilakukan pada kehamilan dengan plasenta letak rendah / plasenta menutupi jalan lahir. Pada umumnya persalinan paling aman untuk bayi sungsang adalah dengan operasi caesar.
Adapun mengenai plasenta, normalnya plasenta berada di bagian atas rahim atau setidaknya di samping rahim. Apabila plasenta ada di bawah atau sampai menutupi jalan lahir dinamakan dengan plasenta previa. Kondisi plasenta previa ada beberapa derajat. Yang paling berat adalah plasenta yang menutupi jalan lahir.
Kondisi plasenta menutupi jalan lahir merupakan kontraindikasi mutlak persalinan normal karena janin tidak akan bisa keluar dan tertutup oleh plasenta. Jika dipaksakan, akan terjadi perdarahan hebat yang bisa membahayakan ibu dan janin. Oleh sebab itu, persalinan pada kondisi plasenta previa dilakukan dengan operasi caesar. Selain itu dengan kondisi plasenta previa, sebaiknya hubungan intim dihindari dulu karena beresiko menyebabkan perdarahan dan kelahiran prematur.
Sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter kandungan Anda dan mengikuti anjuran dokter tersebut. Apabila Anda kurang puas dengan analisis dokter tersebut, Anda bisa mencari second opinion dari dokter kandungan yang lainnya agar Anda bisa mendapatkan penjelasan yang lebih lengkap dan opsi-opsi yang bisa Anda ambil. Apapun metode dan cara persalinan, baik itu normal maupun caesar, saya kira yang paling penting adalah kondisi ibu dan bayi sehat dan selamat.
Berikut informasi yang dapat Anda baca untuk menambah wawasan:
Plasenta previa
Bayi sungsang
Operasi caesar
Terimakasih dan semoga membantu,
dr. Devika Y