Reply To: Obat yang cocok untuk konstipasi pada penderita stroke

Home komunitas Penyakit Obat yang cocok untuk konstipasi pada penderita stroke Reply To: Obat yang cocok untuk konstipasi pada penderita stroke

dr. Yan William dr. Yan William
Dokter

Hai

Setelah stroke dapat menyebabkan konstipasi secara tidak langsung akibat dari:

  • Kurangnya gerakan/aktivitas karena lebih banyak berbaring di tempat tidur
  • Kurangnya asupan cairan
  • Terkadang mengabaikan keinginan untuk BAB karena sulit untuk ke toilet atau kondisi dari BAB yang tidak nyaman seperti pada popok atau pot di tempat tidur
  • Keadaan stres psikologis setelah terkena stroke.

Bila BAB melebihi 3 hari dan dengan mengkonsumsi buah, sayuran serta air putih masih tetap sulit untuk BAB, maka dapat diberikan pencahar seperti dulcolax (bisacodyl) dan laxadine yang berfungsi untuk meningkatkan gerakan usus sehingga dapat mengeluarkan tinja yang keras. Kedua obat tersebut umumnya diberikan untuk jangka pendek hanya untuk mengeluarkan tinja dan selanjutnya sebaiknya dengan cara alami atau dicari tahu penyebabnya. Efek dari penggunaan jangka panjang dari obat perangsang gerakan usus adalah adanya efek adiksi, dimana bila tanpa obat tersebut akan terjadi sulit BAB. Pada penggunaan jangka panjang lebih aman digunakan obat pencahar yang bekerja dengan cara melunakan tinja seperti golongan laktulose.

Sebaiknya Anda mengkonsultasikan terlebih dahulu pada dokter Anda. Untuk mengetahui apakah adanya penyebab lain dari sulit BAB diperlukan pemeriksaan kolonoskopi untuk melihat keadaan usus besar.

Berikut informasi mengenai konstipasi dapat Anda baca pada artikel berikut ini:

Konstipasi.

Semoga membantu ya. Terima kasih.

dr.Yan william