Home › komunitas › Penyakit › Penanganan luka digigit monyet › Reply To: Penanganan luka digigit monyet
September 25, 2015 at 1:48 pm
Hai,
Tidak semua penyakit membutuhkan obat suntikan. Tergantung indikasinya (perlu/tidaknya) barulah Dokter memutuskan apakah perlu disuntik atau tidak. Mungkin yang Ibu maksud adalah anti-rabies yang memang pemakaiannya harus disuntik.
Monyet, seperti hewan berdarah panas lainnya, juga dapat menebarkan penyakit rabies. Rabies merupakan penyakit berbahaya yang dapat mematikan bila tidak ditangani dengan baik. Rabies ditularkan melalui liur hewan yang telah menunjukkan gejala rabies, biasa melalui gigitan / cakaran (hewan suka menjilat-jilati kukunya). Apabila hewan tersebut dicurigai rabies, maka seyogianya orang yang tergigit segera dibersihkan lukanya dengan sabun serta mendapatkan vaksin anti-rabies. Anda dapat berkonsultasi pada Dokter Anda mengenai perlu/tidaknya pemberian vaksin anti-rabies pada Anak Anda. Dokter Anda akan melakukan penggalian riwayat lebih lanjut dan pemeriksaan fisik sebelum memutuskan.
Penanganan luka gores di pipi Anak Anda, di sisi lain, mencakup pembersihan luka secara optimal dan pemberian antibiotik bila dirasa perlu. Selama luka tersebut tidak dalam dan telah diberikan penanganan yang baik oleh Dokter, maka seyogianya tidak ada yang perlu ibu khawatirkan. Untuk menunjang penyembuhan luka, Ibu dapat mencoba:
- Mencegah anak menggaruk luka tersebut; biasanya menjelang penyembuhan luka gores, akan terasa gatal. Pengelupasan kulit mati sebelum waktunya akan meninggalkan bekas luka yang sulit hilang
- Memotong dan menjaga kebersihan kuku anak
- Setelah 3-4 hari, luka gores biasanya akan mulai mengering; mencuci muka dengan air dan sabun muka biasanya telah diperbolehkan untuk mengurangi jumlah kuman di kulit. Lap kering sesudahnya.
Sekian, semoga bermanfaat.
dr. Radius Kusuma