Tanya Dokter

  • Penyebab tumbuh benjolan di bagian tubuh setelah operasi benjolan leher

  • Halo dok, saya anastasia 25thn, begini dok, tahun lalu di leher saya ada benjolan besar, dan setelah diperiksa ternyata itu adalah abses, kemudian saya melakukan operasi kecil untung mengeluarkan cairan berupa nanah, namun hingga sekarang lukanya beluk kering, kemudian, beberapa bulan berikutnya muncul lagi benjolan dekat dengan payudara, namun saya memutuskan untuk tidak operasi lagi dan setelah beberapa minggu, benjolan itu berubah warna kemerahan pada dan pecah, sekarang saya punya benojaln lagi di dekat leher bekas operasi tahun kemarin, gejalanya sama seperti sebelumnya, saya hanya mengoleskan cream untuk pengobatan luar, pertanyaan saya dok, apakah abses akan sering muncul? Bagaimana cara mengobati nya, dan apa penyebab nya. Terimakasih banyak

    Halo Anastasia, terimakasih telah bertanya di alodokter.

    Abses merupakan pembengkakkan pada bagian tubuh dimana terdapat kumpulan nanah yang terkandung di dalamnya. Kumpulan nanah tersebut dapat dikarenakan cedera lapisan kulit, serta adanya sumbatan kelenjar yang disertai pula dengan adanya infeksi bakteri Staphylococcus. Selain itu perawatan luka tidak yang benar atau tidak bersih, penyakit kulit kronis (berlangsung lama), gangguan imunitas seperti reaksi alergi, diabetes juga memicu terbentuknya abses.

    Kondisi-kondisi mungkin terjadi pada Anda yakni :

    1.      Abses

    Anda mungkin mengalami abses berulang yang dikarenakan infeksi berulang atau faktor pemicu lainnya.

    2.      Pembesaran kelenjar getah bening

    Kelenjar getah bening merupakan bagian dari sistem pertahanan tubuh. Adanya pembengkakkan pada kelenjar getah bening menunjukkan adanya proses infeksi.

    3.      Kista atheroma

    Benjolan pada bagian tubuh yang berkapsul, yang terjadi karena adanya sumbatan pada kelenjar minyak pada tubuh.

    4.      Skrofuloderma tuberkulosis

    Pembengkakkan pada bagian leher yang disebabkan infeksi tuberkulosis (infeksi yang biasanya mengenai jaringan paru-paru).

    Anda sangat disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lengkap seperti wawancara klinis, pemeriksaan fisik pada kulit, serta pemeriksaan laboratorium bila dibutuhkan. Hal-hal yang sementara dapat Anda lakukan yakni menjaga kebersihan tubuh dengan rutin mandi 2 kali sehari, segera mengganti pakaian apabila berkeringat, berobat secara teratur bila Anda memiliki penyakit lain yang menyertai, menjaga kebersihan luka bila terdapat luka, serta dapat pula mengkonsumsi obat antinyeri seperti paracetamol atau ibuprofen bila Anda merasakan adanya nyeri. Semoga bermanfaat. Terimakasih.