Tanya Dokter

  • Napas mengi saat mengalami alergi dingin

  •  Pakbe78
    Anggota
    Menanggapi jawaban dokter Divika. Betul sekali bu. Waktu istri saya kambu alerginya nafasnya sampai terdengar "ngik". Kalau pun harus kedokter sebaiknya saya je dokter spesialis apa dok?

    Hai Pakbe78,

    Terimakasih telah bertanya ke Alodokter.

     

    Sebagaimana telah dijelaskan pada thread Anda sebelumya, hipersensitifitas terhadap suhu dingin yang cukup berat hingga memunculkan keluhan sesak napas dan bunyi mengi "ngik" saat bernapas kemungkinan menandakan penyempitan pada saluran napas bagian bawah, misalnya asma bronkhiale atau bronkhitis. Pada kasus ini, penanganan harus diberikan dengan cepat dan tepat. Karena, pada kondisi istri Anda yang sedang hamil khususnya, sesak napas yang berat dikhawatirkan bisa mengganggu perfusi oksigen ke janin sehingga tentu tidak baik bagi kandungannya. 

    Untuk itu, bila kondisi istri Anda masih sesak, sebaiknya Anda periksakan istri Anda langsung ke UGD (unit gawat darurat). Dengan demikian, bisa dievaluasi dengan cepat penanganan seperti apa yang tepat untuk dilakukan. Pada tahap awal, dokter umumnya akan memberikan terapi oksigen. Selanjutnya, akan dievaluasi, apakah diperlukan terapi lebih lanjut, seperti uap, atau pemberian obat-obatan lainnya. Pilihan terapi ini tentu akan disesuaikan dengan kondisi istri Anda yang sedang hamil sehingga tidak berdampak buruk bagi janin dalam kandungannya. Selanjutnya, setelah sesaknya teratasi, bila perlu dokter akan merujuk istri Anda ke dokter spesialis paru atau dokter spesialis kandungan untuk pemantauan lebih lanjut.

    Saat ini, Anda sebaiknya tenangkan istri Anda. Bantu ia mengatur napasnya dengan baik, yakni dengan membimbingnya menarik napas 2 detik melalui hidung, lalu hembuskan 3 detik melalui mulut, lakukan berulang-ulang. Jauhi segala kemungkinan yang bisa memicu alerginya kambuh. Misalnya, jika istri Anda memiliki alergi dingin, maka berila ia pakaian yang menghangatkan atau selimut. Oleskan minyak penghangat di dada, perut, dan punggungnya. Beri juga ia minuman bersuhu hangat. Atur suhu ruangan agar tidak terlalu dingin. Untuk memudahkannya bernapas, tinggikan sedikit bantalnya.

    Semoga membantu ya..

     

    dr. Nadia Nurotul Fuadah