Tanya Dokter

  • berat badan anak usia 14 bulan hanya 9 kilo

  •  Mona Rosadhi
    Anggota

    Dok anak saya laki-laki saat ini usia nya sudah 14bulan tapi bb nya hanya 9,5kg .. apakah itu normal ? Anak saya setiap selesai makan dia pasti langsung BAB , mungkin cuman 5 menit selesai makan pasti BAB mau makan apapun itu , makan berat atau buah sama saja , jadi kalau misalkan dia makan 3x ya pasti BAB juga 3x , makan 4x ya BAB juga 4x Kecuali kalau minum susu dia baru gak langsung BAB Kira2 kenapa ya dok ?

    Halo, Mona Rosadhi, terima kasih sudah bertanya pada ALodokter.

                Untuk melihat bayi memiliki pertumbuhan yang normal atau tidak, ada beberapa indikator yang harus dilihat, yaitu usia, jenis kelamin, berat badan, dan panjang/tinggi badan. Data-data tersebut dibutuhkan untuk melihat kenormalan pertumbuhan bayi melalui grafik KMS (kartu menuju sehat) atau grafik pertumbuhan dari WHO. Bunda sebaiknya mengerti cara membaca dan menggunakan grafik pertumbuhan anak. Cari tahu mengenai cara membaca grafik tersebut pada petugas kesehatan terdekat, agar Bunda tahu bagaimana cara memantau pertumbuhan anak. Grafik KMS bisa dilihat di buku KIA (kesehatan ibu dan anak).

    Menurut grafik berat badan KMS (kartu menuju sehat) dan grafik pertumbuhan berat badan menurut usia (BB/U) WHO, bayi laki-laki 14 bulan yang memiliki berat badan 9,5 kg masih berada dalam kategori normal (tidak gizi buruk). Namun, pertumbuhan bayi atau anak harus selalu dipantau. Jika pada setiap pengukuran yang dianjurkan anak tidak mengalami peningkatan berat badan sebanyak 2x berturut-turut, pemeriksaan oleh dokter harus dilakukan untuk melihat kemungkinan anak sakit atau mengalami gangguan pertumbuhan. Pemantauan pertumbuhan dan perkembangan anak yang dianjurkan:

    1.     Bayi 0-12 bulan dianjurkan dipantau setiap bulan

    2.     Anak 12-24 bulan dianjurkan dipantau setiap 3 bulan

    3.     Anak 24-72 bulan dianjurkan dipantau setiap 6 bulan

    Pemantauan bisa dilakukan di posyandu, puskesmas, atau dokter terdekat.

    Anak sering BAB bisa disebabkan oleh beberapa hal, misalnya diare karena adanya infeksi atau radang pada usus atau terjadi peningkatan gerakan usus karena konsumsi makanan tertentu. Diare didefinisikan sebagai buang air besar lebih dari 3 kali sehari dengan konsistensi/kepadatan yang lebih encer/lembek dari biasanya. Sering BAB juga dapat berpengaruh dari apa yang ia makan, jika makanannya tinggi serat maka ia akan lebih sering BAB. Jika seringnya BAB menyebabkan berat badan anak turun, berada dalam status gizi buruk, atau ada gejala lain seperti BAB encer, ada lendir, darah, demam, nyeri perut, dan lemas, segera periksakan ke dokter Anda.

    Berikut ini ada artikel mengenai berat badan normal pada anak, menjaga berat badan anak,  dan tumbuh kembang anak berawal dari pencernaan sehat, dapat dibaca untuk menambah informasi.

    Sekian, semoga bermanfaat yaa.

     

    Salam, dr. Sarah Rizqia.