Tanya Dokter

  • Solusi meningkatkan sel darah merah pada bayi prematur

  •  Mei Lie Liem
    Anggota

    Dokter cucu sy lahir prematyr dngn berat 2 kg pnjng 44 dibulan ke 37 kehamilan hb cuma 9 dan lgi transfusi darah .apa yang bisa dilakukan tuntuk bayi untuk menambah produktifitas sel darah merah pada bayi apa ada obat oral yang bisa diminumkan??

    Halo Ibu Mei Lie.

    Terimakasih atas pertanyaannya.

    Bayi prematur adalah bayi yang dilahirkan dengan usia kehamilan kurang dari 37 minggu dan berat badan lahir kurang dari 2500 gram. Pada bayi prematur akan ditemui banyak permasalahan kesehatan karena belum matangnya organ dalam tubuh bayi prematur. Adapun permasalahan itu antara lain:

    • Kesulitan bernafas. Zat yang berfungsi dalam pengembangan paru adalah surfaktan. Bayi prematur kekurangan zat surfaktan sehingga bayi mengalami kesulitan bernafas.
    • Masalah gastrointestinal dan nutrisi. Refleks menghisap bayi masih lemah, pergerakan ususnya lambat, pengosongan lambungnya lambat, absorbsi vitamin yang larut dalam lemak berkurang.
    • Belum matangnya fungsi hati sehingga zat warna kuning hasil pemecahan eritrosit dalam hati tidak dapat berjalan sempurna, sehingga bayi mengalami kuning atau ikterus.
    • Belum matangnya fungsi ginjal sehingga terjadi ketidakseimbangan elektrolit dalam tubuh bayi prematur.
    • Berbagai permasaahan jantung dan pembuluh darah, salah satunya adalah Paten Ductus Arteriosus (PDA)
    • Ketidakstabilan suhu tubuh bayi sehingga mudah mengalami kehilangan panas tubuh atau hipotermi yang berisiko kematian.
    • Belum matangnya sistem saraf sehingga bayi mengalami periode henti nafas, kejang, dan kelemahan otot.

    Tidak hanya hal yang disebutkan di atas, bayi prematur juga berisiko mengalami anemia. Anemia ditandai dengan kadar Hemoglobin yang rendah dalam darah. Hemoglobin terkandung di dalam sel darah merah atau eritrosit. Hemoglobin berfungsi untuk mengangkut oksigen dan mengedarkannya ke seluruh tubuh. Hemoglobin normal bayi baru lahir adalah 12%. Sebenarnya semua bayi baru lahir rentan mengalami anemia karena:

    • produksi sel darah merahnya sementara melambat
    • produksi darah tidak mengikuti pertumbuhan bayi
    • umur sel darah merah bayi lebih pendek

    Pada bayi prematur adapun penyebab anemia adalah sebagai berikut:

    • penghancuran sel darah merah akibat penyakit keturunan gangguan darah
    • terjadi ketidakcocokan golongan darah terutama rhesus pada ibu dan bayi
    • mengalami infeksi seperti Rubella yang mempengaruhi sumsum tulang menghasilkan sel darah termasuk eritrosit
    • hilangnya darah dari plasenta sebagai komplikasi akibat persalinan
    • riwayat keluarga anemia

    Bayi prematur yang mengalami anemia dapat diberikan terapi berupa:

    • nutrisi termasuk suplemen zat besi dapat diberikan
    • pemberian hormon eritropoietin yang dapat meningkatkan pembentukan eritrosit oleh sumsum tulang
    • transfusi darah diberikan pada kasus anemia berat

    Namun keseluruhan terapi di atas bergantung pada penyebab dari anemia yang dialami oleh bayi prematur tersebut. Sebaiknya anda berkonsultasi dengan Dokter Spesialis Anak yang merawat cucu anda agar dapat diketahui dengan jelas sebab pastinya.

    Semoga penjelasan saya dapat menjawab pertanyaan anda.

    Salam,

    dr. Kresnawati Wahyu Setiono