Tanya Dokter

  • apa ini tanda-tanda kanker payudara?

  •  Siti Patimah
    Anggota

    siang dok,, dok saya mau tanya apa saya sedang mengalami tanda-tanda kanker payudara.. pada awalnya saya merasa sakit pada payudara dan mengalami pembengkakan, karna saya takut maka saya melakukan pemeriksaan pada dokter ahli dalam, dan menurut dr tersebut sya hanya mengalami pembengkakan payudara saja dan saya dberi obat.. ada 2 blan stelah  berobat saya tidak merasakan sakit lagi, tp setelah itu saya merasakan sakit lgi tp sakitnya tidak hampir setiap blan, kalau pun terasa pling dalam satu blan hanya beberapa waktu, dan rasa sakitnya itu bisa terjadi sbelum haid atau sesudah haid.. tp skarang sudah hampir 3 hari saya merasa kesemutan dikedua tangan saya,. dan apaa bila kedua tangan saya diregangkan keatas payudara saya terasa sakit. tp tidak ada benjolan apakah saya menderita kanker payudara dok? pas saya merasakan sakit dibagian payudarah saya, saya sering mengkonsumsi obat tradisional seperti minum air rebusan daun sirsak dan buah mahkota dewa,apakah gejala kanker payudara bisa dicegah oleh obat tradisional tadi? ditunggu jawabannya, makasih dok...

    Hai, Nyeri pada payudara dapat dirasakan sebagai rasa seperti tertusuk, rasa penuh maupun kencang pada payudara. Nyeri pada payudara dapat dibedakan menjadi nyeri siklik (berhubungan dengan siklus menstruasi) maupun nyeri nonsiklik (tidak berhubungan dengan siklus menstruasi). Nyeri pada payudara yang diakibatkan oleh kanker payudara umumnya disertai dengan gejala lainnya seperti:

    • Benjolan pada payudara
    • Kulit yang menebal pada payudara
    • Puting susu mengeluarkan cairan atau darah
    • Perubahan ukuran payudara
    • Perubahan bentuk puting susu
    • Kulit payudara yang mengkerut menyerupai kulit jeruk
    Diagnosis kanker payudara hanya dapat ditegakkan melalui pemeriksaan jaringan dan tidak dapat ditentukan hanya berdasarkan gejala yang mirip semata. Untuk menelusurinya diperlukan analisis lebih lanjut oleh Dokter melalui pemeriksaan penunjang seperti tes laboratorium, USG, Mammografi, PET-CT Scan, biopsi dan lainnya. Namun demikian, nyeri payudara dapat pula diakibatkan oleh penyebab lainnya berikut ini:
    • Hormon reproduksi, umumnya menyebabkan nyeri siklik yang timbul sesaat sebelum menstruasi, dapat berlangsung selama menstruasi, hingga beberapa hari setelah menstruasi berakhir
    • Kelainan pada struktur payudara, di antaranya adalah: kista payudara, trauma pada payudara, maupun kelainan pada jaringan di sekitar payudara (dinding dada, otot, sendi, jantung dll) yang mengakibatkan nyeri menjalar ke payudara
    • Ketidakseimbangan asam lemak, hal ini dapat mempengaruhi sensitifitas jaringan payudara terhadap hormon yang beredar dalam darah
    • Penggunaan obat-obatan tertentu (obat terapi kesuburan, pil KB, obat hormonal, antidepresan)
    • Ukuran payudara, ukuran payudara yang besar dapat menyebabkan nyeri pada payudara, leher, bahu, dan punggung
    • Mastitis, yaitu peradangan pada payudara misalnya akibat perlukaan pada puting susu
    • Luka bekas operasi payudara
    • dll
    Baca diskusi dengan topik serupa berikut ini: Beberapa anjuran yang dapat dilakukan:
    • Kenakan bra yang dapat menyangga payudara dengan baik
    • Kenakan sport bra saat berolahraga
    • Lakukan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) secara rutin untuk mengenali benjolan yang mungkin muncul agar dapat ditangani secara dini
    • Batasi konsumsi minuman yang mengandung kafein
    • Konsumsi makanan rendah lemak dan tinggi kadar karbohidrat kompleks (gandum, oatmeal, kacang-kacangan dll)
    • Jika nyeri terasa mengganggu Anda dapat mengonsumsi obat pereda nyeri seperti Paracetamol atau Ibuprofen
    • Kompres dingin/hangat dapat membantu meredakan nyeri
    • Hindari mengurut area yang sakit
    Jika keluhan yang dialami tidak kunjung membaik, sebaiknya Anda kembali berkonsultasi dengan Dokter. Dengan pemeriksaan yang cermat oleh Dokter akan dapat ditelusuri penyebab yang mendasari dan penanganan yang tepat sesuai kondisi. Berikut artikel dengan topik terkait: Demikian semoga bermanfaat. Salam, dr. Muliani Sukiman