Tanya Dokter

  • Mengobati batuk pada penderita hipertensi

  • saya mohon , igin meminta resep obat apa yang cocok untuk demam dan batuk sementara penderita memiliki hipertensi obat apa yang cocok dokter terima kasih....

    Mohon Bantuannya ALODOKTER

    vickyulfaromyata
    Feb 16, 2018 at 06:10 PM

    saya mohon , ingin meminta resep obat apa yang cocok untuk demam dan batuk sementara penderita memiliki hipertensi obat apa yang cocok dokter terima kasih....

    Mohon Bantuannya ALODOKTER

     

    Halo,

    Terima kasih sudah bertanya di Alodokter. Demam adalah salah satu respons tubuh dalam mengatasi infeksi. Demam yang disertai batuk dapat disebabkan oleh beberapa kondisi kesehatan berikut:

    Obat batuk yang dijual bebas di apotek ada yang mengandung pseudoefedrine, yaitu obat yang berfungsi untuk melegakan pernapasan (dekongestan). Pseudoefedrine memiliki efek samping meningkatkan tekanan darah dan denyut nadi. Namun, pada sebuah review, pseduefedrine hanya sedikit meningkatkan tekanan darah dan denyut nadi sehingga obat batuk yang mengandung pseudoefedrine dapat tetap digunakan pada penderita hipertensi terutama mereka yang tekanan darahnya terkontrol dengan baik. Tetapi, penderitanya tentu harus tetap berhati-hati dengan penggunaan obat batuk dengan kandungan ini. Jika mengalami detak jantung yang meningkat sebaiknya segera hentikan penggunaan obat ini dan berkonsultasi dengan dokter untuk pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut. Jika penderita ragu-ragu mengkonsumsi obat tersebut, penderitanya dapat mencoba mengkonsumsi air hangat yang dicampur dengan madu dan perasan lemon. Selain itu, penderita juga diharapkan beristirahat dengan cukup dan menghindari merokok. Untuk mengatasi demam, penderitanya dapat mengkonsumsi parasetamol. Jika keluhan batuk tidak kunjung mereda setelah satu minggu atau disertai demam tinggi terus menerus, sebaiknya penderita segera berkonsultasi dengan dokter. Dokter mungkin perlu melakukan pemeriksaan darah, pemeriksaan dahak, foto rontgen, dan lainnya untuk menentukan penyebabnya sehingga penanganan lebih lanjut dapat diberikan.

    Semoga membantu.

    Dr. Aloisia